Rebutan Lahan, Petani di Mesuji Tewas Adu Bacok

Laban Laisila | Suara.com

Jum'at, 16 Oktober 2015 | 22:52 WIB
Rebutan Lahan, Petani di Mesuji Tewas Adu Bacok
Ilustrasi pembunuhan. [shutterstock]

Suara.com - Diduga akibat rebutan lahan garapan di areal Register 45 Mesuji, Lampung, seorang warga petani setempat tewas.

Informasi dari warga di lokasi kejadian menyebutkan, warga dari kelompok penggarap lahan di Talang Gunung Register 45, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, digegerkan dengan aksi pembacokan yang diduga dilakukan oleh Syamsudin (55), Rohman (40), dan Supri (25) yang diketahui warga Desa Umbul Pelitajaya Kecamatan Mesuji Timur. Ketiganya merupakan satu keluarga.

Awal kejadian pada Jumat (16/10/2015), sekitar pkl.07.15 WIB, ketiganya terlibat perebutan lahan garapan seluas sekitar enam hektare yang terletak di Umbul Desa Talang Gunung yang saat ini sedang digarap oleh Suwan dan para pekerjanya.

Sekitar pukul 06.40 WIB, para pekerja lahan garapan milik Suwan (korban) yang berjumlah empat orang, warga Umbul Pelitajaya didatangi oleh Syamsudin, Rohman dan Supri yang langsung memarahi empat pekerja di lahan garapan Suwan itu.

Merasa ketakutan, salah satu pekerja yang berada di lahan garapan Suwan langsung menghubungi pemilik lahan garapan itu. untuk menyampaikan kedatangan ketiga orang itu.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Suwan datang ke lokasi itu dan bertemu dengan ketiganya.

Suwan tak terima atas kedatangan ketiga orang itu, sehingga terjadi cekcok dengan ketiga orang tersebut.

Cekcok yang berakhir dengan perkelahian itu, mengakibatkan Suwan mengalami luka bacok di bagian kepala hingga meninggal di tempat kejadian.

Melihat Suwan tergeletak, ketiga pelaku merasa ketakukan dan melarikan diri ke arah Umbul Air Mati Korban Suwan masih disemayamkan di rumah duka di Dusun Talang Gunung, Mesuji Timur untuk dimakamkan hari ini.

Pihak kepolisian mendengar adanya korban pembacokan, personel dari Polres Mesuji yang dipimpin oleh Kasat Intel AKP Sudarso serta beberapa anggota TNI yang dipimpin oleh Danramil Mesuji Mayor I Ketut Subangga langsung menuju ke lokasi kejadian.

Namun para pelaku belum dapat ditangkap.

Saat ini jajaran Polres Mesuji dan sejumlah personel TNI masih bersiaga di rumah korban dan di rumah yang diduga para pelaku pembacokan.

Jajaran Reskrim Polres Mesuji yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Efendi SH SIK masih melakukan pengejaran ketiga tersangka pembacokan tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Mekanisme Asuransi Pertanian

Begini Mekanisme Asuransi Pertanian

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2015 | 15:12 WIB

Petani Karet di Aceh Beralih Jadi Kuli Bangunan

Petani Karet di Aceh Beralih Jadi Kuli Bangunan

News | Selasa, 29 September 2015 | 16:16 WIB

Kemarau, Petani Bekasi Beralih Tanam Sayur

Kemarau, Petani Bekasi Beralih Tanam Sayur

News | Minggu, 23 Agustus 2015 | 06:48 WIB

Petani Cabai Dijegal Preman, Ini Tanggapan Menteri Perdagangan

Petani Cabai Dijegal Preman, Ini Tanggapan Menteri Perdagangan

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 05:59 WIB

Terkini

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB