Di Balik Patrice Jadi Tersangka, Ini Dugaan Politisi Nasdem

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 17 Oktober 2015 | 06:47 WIB
Di Balik Patrice Jadi Tersangka, Ini Dugaan Politisi Nasdem
Ketua Dewan Pimpinan Partai Nasional Demokrat Luthfi Andi Mutty [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Partai Nasional Demokrat Luthfi Andi Mutty menilai penetapan mantan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Patrice Rio Capella menjadi tersangka sarat dengan muatan politis. Ia menduga ada pihak lain yang tidak suka dengan partainya.

"Ya, kelihatan sekali nuansa politisnya," ujar Luthfi di acara diskusi di balai wartawan DPR, Jumat (16/10/2015).

Kemarin, Patrice ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena diduga menerima hadiah dari Gubernur Sumatera Utara (nonaktif) Gatot Pujo Nugroho dan istri: Evy Susanti, atas jasanya memfasilitasi penanganan perkara korupsi dana bantuan sosial di Sumatera Utara ketika diusut oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Keterlibatan Patrice dalam perkara tersebut terungkap dari sadapan pembicaraan antara Gatot dan Evy.

Luthfi kemudian mempertanyakan alasan KPK tidak merinci jumlah rupiah yang diterima Patrice.

"Sudah menjadi tradisi KPK, ketika menetapkan seorang tersangka pasti disebutkan berapa angka yang disangkakan dengan tindak pidana korupsi. Sejak Rio disebut terlibat saya tidak pernah mendengar berapa sih sebenarnya nilai (uang) yang disangkakan kepada Patrice Rio Capella. Ini pertanyaan besar buat saya," katanya.

Keyakinan Luthfi penetapan Patrice menjadi tersangka tidak lepas dari kepentingan politik, antara lain karena posisi Patrice saat ini yang sangat penting di Nasdem dan DPR.

"Pertama Rio sebagai Sekjen Nasdem, kedua anggota DPR, sehingga sulit dipisahkan dengan kasus politik. Ini yang perlu kita pahami bersama," tutur Luthfi.

Selain itu, kata dia, Luthfi curiga ini ada kaitannya dengan posisi dan sepakterjang Partai Nasdem selama ini.

"Saya mohon maaf kepada teman-teman dari partai dan politisi bahwa sejak Nasdem hadir di cakrawala politik di Indonesia. seperti kelihatan keluar dari mainstream politik yang ada selama ini," kata Luthfi.

Ia mengungkapkan saat ini sistem politik Indonesia bermain di ranah politik transaksional. Oleh karena itu, hadirnya Partai Nasdem sebagai partai politik dengan nuansa baru membuat keadaan tidak nyaman bagi partai atau politisi lain.

"Kalau ada pencalonan caleg baik itu DPR, DPD biasanya selalu ada transaksi, tetapi Nasdem tidak melakukan transaksi jadi pasti akan membuat gelisah partai lain," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inikah Pengganti Patrice Rio Capella di DPR?

Inikah Pengganti Patrice Rio Capella di DPR?

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 19:18 WIB

Patrice Terjerat, Nasdem: Tak Jadi Soal Surya Paloh Diperiksa KPK

Patrice Terjerat, Nasdem: Tak Jadi Soal Surya Paloh Diperiksa KPK

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 18:55 WIB

Nasdem: yang Dilakukan Patrice Tindakan Pribadi, Bukan Partai

Nasdem: yang Dilakukan Patrice Tindakan Pribadi, Bukan Partai

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 17:58 WIB

Patrice Jadi Tersangka, KIH Tetap Kompak Dukung Jokowi

Patrice Jadi Tersangka, KIH Tetap Kompak Dukung Jokowi

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 15:50 WIB

Kasus Suap di Medan, Jaksa Agung Siap Diperiksa KPK

Kasus Suap di Medan, Jaksa Agung Siap Diperiksa KPK

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 15:20 WIB

Terkini

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku

Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman

Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:30 WIB

5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:17 WIB

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:15 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:10 WIB

×