SAR Perpanjang Pencarian Helikopter yang Hilang di Danau Toba

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 18 Oktober 2015 | 03:32 WIB
SAR Perpanjang Pencarian Helikopter yang Hilang di Danau Toba
Tim SAR menggunakan alat pendeteksi untuk mencari helikopter EC130 yang hilang di Danau Toba. (Antara/Dhev Bakkara)

Suara.com - Tim SAR memperpanjang pencarian helikopter tipe EC-130 PK-BKA dan empat orang penumpang yang masih belum ditemukan di sekitar perairan Danau Toba, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara.

"Perpajangan pencarian tersebut dilaksanakan hinga Selasa (20/10/2015). Dan setelah itu, pencarian dihentikan atau tidak dilanjutkan lagi," kata Kapendam I/Bukit Barisan Kol Inf Enoh Solehuddin yang dihubungi dari Medan, Sabtu.

Menurut dia, perpanjangan pencarian tersebut, boleh saja dilakukan dan setelah pencarian selama tujuh hari dilaksanakan oleh Tim SAR gabungan.

"Ini seluruhnya berdasarkan hasil evaluasi Basarnas dan pertemuan dengan personel TNI AD, TNI AL dan Polri," ujar Enoh.

Dia menjelaskan, ketentuan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Basarnas, pencarian korban dan helikopter yang hilang hanya dilakukan selama tujuh hari.

Setelah itu, pencarian tersebut harus segera dihentikan.

"Tapi kententuan Basarnas itu, bisa saja dipertimbangkan demi kepentingan pencarian lanjutan untuk menemukan helikopter terseebut," katanya.

Kapendam menambahkan, setelah perpanjangan pencarian, maka Tim SAR dapat bekerja lebih maksimal dan efektif untuk menemukan empat penumpang yang hilang.

"Ya, mudah-mudahan dua hari ke depan TIM SAR diharapkan dapat membuahkan hasil dalam pencarian tersebut," kata juru bicara Kodam I/BB.

Kodam I/BB mengerahkan sebanyak 500 prajurit TNI AD, yakni dari Batalyon 122/Tombak Sakti, Batalyon 125/Simbisa, Batalyon 123/Rajawali, personel Kodim 0210/Tapanuli Utara, Korem 023/Kawal Samudera, dan Kodim 0207/ Simalungun Korem 022/Pantai Timur.

Sebelumnya, penumpang helikopter yang selamat, yakni Fransiskus Subihardayan (22) warga Dusun Tegal Bojan, Sleman, Yogyakarta, ditemukan Tim SAR gabungan Selasa (13/10) pukul 13.00 WIB disela-sela tanaman eceng gondok di perairan Danau Toba.

Lokasi tersebut berada di Desa Sitinjak atau sekitar lima mil dari Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.

Helikopter milik PT Penerbangan Angkasa Semesta (PAS) terbang Minggu (11/10/2015) sekitar pukul 11.00 WIB dari Sihotang, Kabupaten Samosir tujuan Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang.

Jika tidak ada halangan, helikopter yang dikemudikan pilot Teguh Mulyatno akan tiba di Bandara Kualanamu pada pukul 12.23 WIB.

Namun ternyata helikopter dengan tipe EC-130 PK-BKA yang diisi teknisi Heri Purwantono dan tiga penumpang Nurhayanto, Sugianto, dan Fransiskus Subihardayan hilang kontak sebelum tiba di Bandara Kualanamu.

Sementara, berdasarkan laporan masyarakat, helikopter tersebut terlihat Minggu (11/10/2015) pada pukul 14.30 WIB dan berputar-putar di sekitar wilayah Tarabunga, 15 Km dari Silangit. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tegang! Pencarian Helikopter Wakil Presiden Malawi Diperluas, Presiden Batalkan Kunjungan Luar Negeri

Tegang! Pencarian Helikopter Wakil Presiden Malawi Diperluas, Presiden Batalkan Kunjungan Luar Negeri

News | Selasa, 11 Juni 2024 | 12:39 WIB

Helikopter Polri Hilang Kontak di Belitung Timur saat Terbang Menuju Jakarta, Ini Kronologinya

Helikopter Polri Hilang Kontak di Belitung Timur saat Terbang Menuju Jakarta, Ini Kronologinya

Video | Senin, 28 November 2022 | 18:40 WIB

4 Kru Jadi Korban Helikopter Polri Jatuh di Bangka Belitung, Ini Tugasnya Dalam Perjalanan

4 Kru Jadi Korban Helikopter Polri Jatuh di Bangka Belitung, Ini Tugasnya Dalam Perjalanan

News | Senin, 28 November 2022 | 15:13 WIB

Kronologi Helikopter Polri Hilang Kontak Di Belitung Timur Saat Terbang Menuju Jakarta

Kronologi Helikopter Polri Hilang Kontak Di Belitung Timur Saat Terbang Menuju Jakarta

News | Senin, 28 November 2022 | 05:47 WIB

Polri akan Cari Helikopter Hilang Kontak di Belitung Timur

Polri akan Cari Helikopter Hilang Kontak di Belitung Timur

News | Minggu, 27 November 2022 | 19:55 WIB

Terkini

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:17 WIB

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:15 WIB

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB