Israel Larang Pekerja Arab di Empat Kota

Laban Laisila

Senin, 19 Oktober 2015 | 06:23 WIB
Israel Larang Pekerja Arab di Empat Kota
Perempuan muslim berlari menghindari bom asap yang dilontarkan militer Israel. (REUTERS/Ammar Awad

Suara.com - Empat kota di Israel, termasuk Tel Aviv, melarang para buruh negara Arab bekerja di sekolah mereka sebagai upaya menekan kekhawatiran negara zionis itu terhadap serangan yang dilakukan oleh kelompok Palestina di Israel.

Aksi ini juga direstui kabinet Israel dengan meminta pihak aparat meningkatkan keamanan menyusul serangan Palestina. Polisi juga melakukan penggeladahan dan razia terhadap siapapun di jalanan.

Sebuah partai yang mewakili minoritas Arab Israel menyebut kalau aksi itu adalah sikap rasis pemerintah.

Kendati demikian, seperti dilansir Reuters, Senin pagi (19/10/2015), Kementerian Dalam Negeri Israel mengimbau semua walikota untuk bertindak mengjormati kesetaraan terhadap semua pekerja mereka, terlepas dari agama, suku atau jender.

Tapi sayangnya, imbauan menteri itu tidak diikuti dengan mencabut larangan yang kini berlaku di kota-kota tersebut.

41 warga Palestina dan tujuh warga Israel tewas dalam kekerasan jalanan baru-baru ini, yang sebagian dipicu oleh kemarahan warga Palestina menyusul pendudukan Yahudi di kompleks Masjid Yerusalem al-Aqsa.

"Kami mempertahankan status quo, kami akan terus melakukannya," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pernyataan publik.

Pernyataan itu merujuk ke situs yang juga dihormati oleh orang Yahudi di dua lokasi yang dianggap suci.

Netanyahu akan bertemu Menteri Luar Negeri AS John Kerry di Jerman pada minggu mendatang sebagai bagian dari upaya Washington untuk memulihkan ketenangan.

Kerry juga berencana untuk mengadakan pembicaraan di Timur Tengah dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, namun lokasinya masih dirahasiakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yerusalem Mencekam, Polisi dan Tentara Disebar di Tempat Umum

Yerusalem Mencekam, Polisi dan Tentara Disebar di Tempat Umum

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 15:51 WIB

Yerusalem Kian Memanas, Tiga Warga Israel Tewas

Yerusalem Kian Memanas, Tiga Warga Israel Tewas

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 19:50 WIB

Pimpinan DPR Dukung RI Segera Bangun Kedubes di Palestina

Pimpinan DPR Dukung RI Segera Bangun Kedubes di Palestina

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 21:22 WIB

Istana: Kapan Palestina Merdeka?

Istana: Kapan Palestina Merdeka?

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 17:44 WIB

Terkini

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

×