Bencana Asap, Anies: Nomor Satu Kesehatan, Nomor Dua Pendidikan

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 22 Oktober 2015 | 12:40 WIB
Bencana Asap, Anies: Nomor Satu Kesehatan, Nomor Dua Pendidikan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan dalam situasi darurat asap seperti di Kalimantan dan Sumatera, yang utama ialah menangani masalah kesehatan dan keselamatan korban.

"Nomor satu kesehatan dan keselamatan, pendidikan nomor dua. Jangan pernah ada daerah yang menomorsatukan pendidikan. Nomor duakan kesehatan. Dalam situasi semacam ini nomor satu adalah kesehatan," kata Anies usai rapat koordinasi penanganan kabut asap di kantor Kemenpolhukam, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Meski demikian, Anies menjamin telah melakukan langkah-langkah untuk menangani siswa yang terkena dampak asap.

Anies memastikan meski kegiatan pembelajaran di sekolah yang daerahnya terkena bencana asap dihentikan, anak-anak tidak akan ketinggalan pelajaran karena pemerintah sudah menyiapkan program belajar.

"Kegiatan belajar mengajar di rumah dibekali dengan bahan-bahan ajar yang disiapkan juga dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah sehingga kegiatan belajar mandiri yang dilakukan di rumah bisa berjalan dengan baik," Anies menambahkan.

Program belajar yang disiapkan pemerintah, kata Anies, bakal disiarkan melalui media televisi.

"Kita menyiapkan program-program yang akan ditayangkan lewat televisi agar mereka menonton TV di rumah, materi tontonan yang mendidik sehingga aman ditonton siswa selama berjam jam," katanya.

Kementerian, kata Anies, sudah berkoordinasi dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi untuk memberikan bahan-bahan pelajaran bagi mahasiswa. Hal tersebut untuk menyiasati agar mereka tidak ketinggalan mata kuliah selama kampus diliburkan.

"Kami juga sudah berbicara dengan kementerian ristek dan pendidikan tinggi bahwa yang menyangkut dengan urusan ke perguruan tinggi bahan-bahannya akan disesuaikan dengan masa liburan akibat asap," katanya.

Kemudian kepada guru yang sekolahnya diliburkan, mereka juga dijamin tidak akan ada pemotongan gaji.

"Kami memantau di lapangan banyak sekolah memaksakan mengajar, banyak daerah memaksakan jalan karena khawatir penghitungan jam kerja guru yang dikaitkan dengan gaji," kata dia

"Karena itu kami tegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar yang ditiadakan karena bencana asap, Penghitungan jam kerja guru adalah penghitung jam kerja darurat bukan penghitungan masa normal. Tidak perlu khawatir akan ada pemotongan, akan ada pengurangan, karena jam mengajar," tambah Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangani Bencana Asap, Pemerintah Bakal Libatkan Kapal Perang TNI

Tangani Bencana Asap, Pemerintah Bakal Libatkan Kapal Perang TNI

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 11:55 WIB

Menkopolhukam Gelar Rapat Internal Bahas Kabut Asap

Menkopolhukam Gelar Rapat Internal Bahas Kabut Asap

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 09:35 WIB

Ini Hukuman Buat Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan

Ini Hukuman Buat Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 15:15 WIB

Terkini

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:07 WIB

4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!

4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi

Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya

Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?

Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres

Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung

Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah

Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah

Lampung | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness

Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:55 WIB

×