Bandara Pekanbaru Lumpuh Total karena Angin dan Asap

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 22 Oktober 2015 | 18:03 WIB
Bandara Pekanbaru Lumpuh Total karena Angin dan Asap
Kondisi kabut asap di Jambi (Antara/Wahdi Septiawan).

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyebut pergerakan angin dalam beberapa hari terakhir telah melumpuhkan Banda Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

"Angin secara umum dari Tenggara ke Selatan, kecepatan 9-29 kilometer per jam. Tapi geraknya lambat atau cenderung pada angka 9 kilometer," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, di Pekanbaru, Kamis (22/10/2015).

Ia jelaskan bahwa kabut asap pekat akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatera seperti dari Provinsi Sumatera Selatan hari ini terpantau 572 titik panas dari total 656 titik tidak dapat diuraikan.

Jarak pandang terutama bagi pilot pesawat baik Boeing 737 atau Airbus A320 di wilayah udara sekitar bandara Pekanbaru bertahan hanya sekitar 400 meter.

Kondisi tersebut membuat aktivitas pendaratan maupun lepas landas pesawat dari bandara setempat belum dilakukan. Karena diperlukan jarak pandang minimal 1.000 meter untuk pendaratan dan 500 meter untuk lepas landas.

"Dari pagi tadi sampai sekarang dikisaran 400 meter. Angin cenderung 'kalem' bawa asap dari kosentrasi atau daerah kebakaran menuju ke kita dan memang saat ini tidak ada hujan. Jadi, anginnya cenderung 'kalem' atau seperti mengendap gitu," ucapnya.

Ongah Hasnan, Airport Duty Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru berujar, dari 70 penerbangan sesuai jadwal sampai hingga pukul 17.15 WIB belum ada pesawat mendarat atau lepas landas.

"Jumlah penerbangan hari ini 70 kali dan maskapai batalkan penerbangan sampai saat ini sudah 69 kali. Tinggal satu penerbangan lagi yang kita tunggu dan jarak pandang saat ini hanya 200 meter," terangnya.

Pada waktu normal tidak kurang dari 66 sampai 78 kali pesawat terbang melakukan aktivitas mendarat atau lepas landas melalui Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II dengan jumlah penumpang mecapai 8.000 orang.

Aktivitas penerbangan tersebut dilakukan oleh 11 maskapai baik rute domestik dan internasional seperti Lion Air, Garuda Indonesia, Batik Air, Indonesia AirAsia, Citilink, Susi Air, Silk Air, AirAsia, Firefly, Sriwijaya Air dan Malindo Air. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Maluku-Papua, Ada 215 Titik Api Pemicu Kebakaran

Di Maluku-Papua, Ada 215 Titik Api Pemicu Kebakaran

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 17:41 WIB

Total 2.000 Penerbangan Dibatalkan karena Kabut Asap

Total 2.000 Penerbangan Dibatalkan karena Kabut Asap

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 17:24 WIB

Menristekdikti Kerahkan Mahasiswa Kedokteran Bantu 'Daerah Asap'

Menristekdikti Kerahkan Mahasiswa Kedokteran Bantu 'Daerah Asap'

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 16:25 WIB

Tangani Bencana Asap, Pemerintah Bakal Libatkan Kapal Perang TNI

Tangani Bencana Asap, Pemerintah Bakal Libatkan Kapal Perang TNI

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 11:55 WIB

Menkopolhukam Gelar Rapat Internal Bahas Kabut Asap

Menkopolhukam Gelar Rapat Internal Bahas Kabut Asap

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 09:35 WIB

Gubernur Sumsel: Kabut Asap Telah Jadi Bencana Internasional

Gubernur Sumsel: Kabut Asap Telah Jadi Bencana Internasional

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 01:17 WIB

Indonesia Akan Miliki Peta Konservasi Gambut pada 2016

Indonesia Akan Miliki Peta Konservasi Gambut pada 2016

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 22:07 WIB

Terkini

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB