Total 2.000 Penerbangan Dibatalkan karena Kabut Asap

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 22 Oktober 2015 | 17:24 WIB
Total 2.000 Penerbangan Dibatalkan karena Kabut Asap
Bandara yang ditutupi oleh kabut asap. (Antara/Wahdi Septiawan)

Suara.com - Kinerja perusahaan penerbangan atau maskapai nasional untuk Kuartal II atau Kuartal III terhambat karena kabut asap yang berkepanjangan. Ribuan penerbangan dan ratusan ribu penummpang gagal terbang.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk M Arif Wibowo mengatakan pihaknya telah membatalkan sebanyak 2.000 penerbangan karena kabut asap terhitung sampai September. Itu dia katakan di sela-sela Rapat Umum Anggota Asosiasi Perusahaan Penerbangan Sipil Indonesia (Inaca) di Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Arif menambahkan khusus Citilink 600 penerbangan yang dibatalkan dan sebanyak 120.000 penumpang yang terdampak akibat pembatalan tersebut.

"Sangat signifikan di Kuartal III kemarin yang mempengaruhi 'revenue loss' (pengurangan pendapatan) dan 'opportunity loss'," ucapnya.

Hanya saja dia mengaku belum menghitung total kerugian dan akan membahasanya dengan Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura terkait kompensasi akibat kejadian "force majeur" seperti ini.

"Masih kita kalkulasi dengan cermat, inj menjadi pekerjaan rumah kita semua, kita harus menanggung 'refund' (pengembalian) tiket," tukasnya.

Arif mengatakan hal itu mempengaruhi kinerja keuangan Kuartal III yang tidak terlalu menunjukan peningkatan yang signifikan. "Pertumbuhannya 'flat' (stagnan), tidak terlalu jauh dengan tahun lalu," tambahnya.

Dampak kabut asap lebih sulit diatasi dibandingkan dengan abu vulkanik karena perubahannya yang cepat dalam hitungan menit.

Sementara, dalam kesempatan sama, Marketing Manager PT Kalstar Aviation Mochammad Zainuddin mengaku sangat terdampak dengan dampak kabut asap karena 90 persen rute penerbangannya di kota-kota seluruh provinsi Kalimantan. Zainuddin menyebutkan sebanyak 1.000 penerbangan yang dibatalkan dengan hampir 120.000 penumpang terdampak.

"Kondisi asapnya sangat parah, yakni jarak pandang hanya 100-200 meter, yang mengakibatkan banyaknya penerbangan dibatalkan," ujarnya.

Akibat ya, lanjut dia, perusahaan harus menanggung kerugian puluhan miliar karena yang seharusnya frekuensi 70 penerbangan sehari dengan adanya kabut asap harus dipangkas jadi 20 penerbangan sehari.

"Penerbangan kita terdampak sampai 60-70 persen, target penumpang pun turun yang tadinya 1,5 juta di akhir tahun menjadi 1,3 juta penumpang," ungkapnya.

Lainnya, Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko menyebutkan dengan adanya kabut asap, target kinerja keuangan juga terdampak.

"Pasti terdampak, meski tidak terlalu banyak, tapi secara industri berpengaruh," katanya.

Sunu menyebutkan rute yang paling terdampak, yakni Palembang-Medan dan Pekanbaru-Bandung.

Untuk menanggulangi hal tersebut, dia mengatakan AirAsia membatalkan penerbangan daripada menunda karena karakter kabut asap yang tidak pasti dan cepat berubah.

"Kita 'cancel flight' karena kalau 'delay-delay' gitu secara operasi nggak efisien, lebih baik saya 'cancel' sehingga bisa istirahatkan pesawat," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menristekdikti Kerahkan Mahasiswa Kedokteran Bantu 'Daerah Asap'

Menristekdikti Kerahkan Mahasiswa Kedokteran Bantu 'Daerah Asap'

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 16:25 WIB

Bencana Asap, Anies: Nomor Satu Kesehatan, Nomor Dua Pendidikan

Bencana Asap, Anies: Nomor Satu Kesehatan, Nomor Dua Pendidikan

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 12:40 WIB

Tangani Bencana Asap, Pemerintah Bakal Libatkan Kapal Perang TNI

Tangani Bencana Asap, Pemerintah Bakal Libatkan Kapal Perang TNI

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 11:55 WIB

Menkopolhukam Gelar Rapat Internal Bahas Kabut Asap

Menkopolhukam Gelar Rapat Internal Bahas Kabut Asap

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 09:35 WIB

Kabut Asap di Palu Makin Memburuk

Kabut Asap di Palu Makin Memburuk

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 09:05 WIB

Kebakaran Hutan, Walhi Ragu Pemerintah Berani Lawan Perusahaan

Kebakaran Hutan, Walhi Ragu Pemerintah Berani Lawan Perusahaan

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 05:45 WIB

MUI Serukan Umat Islam Indonesia Salat Minta Hujan

MUI Serukan Umat Islam Indonesia Salat Minta Hujan

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 06:12 WIB

Gubernur Sumsel: Kabut Asap Telah Jadi Bencana Internasional

Gubernur Sumsel: Kabut Asap Telah Jadi Bencana Internasional

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 01:17 WIB

Indonesia Akan Miliki Peta Konservasi Gambut pada 2016

Indonesia Akan Miliki Peta Konservasi Gambut pada 2016

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 22:07 WIB

Atasi Dampak Asap pada Kulit dengan Cara Ini

Atasi Dampak Asap pada Kulit dengan Cara Ini

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2015 | 18:57 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×