Sepanjang 2015, 450 WNI Jadi Korban Perdagangan Manusia

Laban Laisila | Suara.com

Minggu, 25 Oktober 2015 | 18:43 WIB
Sepanjang 2015, 450 WNI Jadi Korban Perdagangan Manusia
TKI tak berdokumen tiba di Bandara Halim, Selasa (23/12/2014). [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri mencatat, sejak Januari hingga Oktober 2015 sudah 450 WNI menjadi korban perdagangan manusia dan berhasil dipulangkan ke tanah air.

Pengungkapan kasus perdagangan manusia ini, dari rilis Kemlu yang diterima suara.com, Minggu (25/10/2015), juga merupakan hasil kerjasama antara perwakilan pemerintah dengan kepolisian negara setempat. Sebagian diantaranya bahkan melibatkan Perwakilan RI di luar negeri dalam proses penggeledahan.

Salah satu yang terbaru adalah terungkapkan kasus perdagangan manusia di Kota Qatif, Provinsi Timur Saudi, 450 kilometer dari Riyadh.

Di lokasi itu 39 WNI jadi korban sindikat perdagangan manusia yang digembongi oleh WNA Arab Saudi.

“Ini bukan kasus WNI korban perdagangan manusia pertama yang berhasil diselamatkan KBRI Riyadh maupun KJRI Jeddah. Trendnya semakin meningkat. Tapi kita yakin dengan bantuan Kepolisian Saudi kita akan dapat menyelamatkan lebih banyak dalam waktu dekat,” kata Atase Hukum KBRI Riyadh Muhibuddin.

 Dalam kasus itu puluhan TKI ternyata diberangkatkan oleh salah satu PJTKI yang berkantor di Cileungsi Bogor.

Mereka diiming-imingi kerja di Bahrain, namun belakangan dijual ke Arab Saudi dan dipaksa bekerja oleh pelaku yang bernama Basma Al-Ghanif.

Kini Kepolisian Arab Saudi telah menangkap pelaku dan dituntut dengan pasal perdagangan manusia dengan tuntutan penjara maksimal 15 tahun atau denda sebesar SAR 1 juta (Rp3,5 miliar).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Proses 39 WNI Jadi Korban Perdagangan Manusia di Riyadh

Begini Proses 39 WNI Jadi Korban Perdagangan Manusia di Riyadh

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 14:53 WIB

Lobi Sia-sia Jokowi untuk TKI Terancam Hukuman Mati

Lobi Sia-sia Jokowi untuk TKI Terancam Hukuman Mati

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 13:45 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB