Ini Jenis Sel yang Aman Untuk Terapi Sel Punca

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2015 | 18:10 WIB
Ini Jenis Sel yang Aman Untuk Terapi Sel Punca
Ilustrasi penelitian sel punca (stem cells). (Shutterstock)

Suara.com - Pelayanan berbasis penelitian untuk terapi sel punca telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengobati berbagai penyakit. Mulai dari diabetes, stroke, kardiovaskular, sirosis hingga gangguan pada tulang bisa diatasi dengan terapi sel punca.

Ketua Komite Pengembangan Sel Punca dan Rekayasa Jaringan, Prof. DR. dr. Farid Anfasa Moeloek, SpOG mengatakan terapi sel punca (stem cell) merupakan suatu perkembangan dalam dunia medis dimana sel-sel sehat dikembangbiakkan lalu digunakan kembali untuk mereparasi sel-sel tubuh yang rusak.

"Sel-sel dalam tubuh bisa diambil dari sumsum tulang belakang, darah tali pusat atau lemak yang kemudian dikultur dan dibiarkan berkembang biak hingga mencapai jumlah yang dibutuhkan dan disuntikkan kembali ke organ yang mau direparasi," kata mantan Menteri Kesehatan ini pada temu media di Jakarta, Rabu (28/10/2018).

Sementara itu Kepala Penelitian dan Pengembangan Sel Punca RSCM, dr Andri Lubis, SpOT(K) menambahkan, sel tubuh yang aman digunakan untuk terapi sel punca adalah sel tubuh usia dewasa. Meski seiring dengan pertambahan usia, kualitas sel punca juga ikut menurun, tapi risiko bahayanya sangat kecil.

"Jadi ada penelitian yang mengatakan bahwa sel punca dari embrio sangat bagus dan potensi keberhasilannya sangat besar. Sayangnya hal ini juga menimbulkan risiko keganasan, karena sel-selnya sulit untuk dikontrol. Salah satunya bisa memicu kanker," sambungnya.

Melihat fakta ini, peneliti atau para ahli sel punca memilih menggunakan sel tubuh orang dewasa muda karena dianggap memiliki risiko yang lebih kecil.

"Melihat risiko ini, hampir semua peneliti sel punca menggunakan sel dewasa atau usia 30 tahun ke bawah untuk digunakan dan menghindari penggunaan sel punca embrio, karena secara etika juga tentu menimbulkan kontra," lanjutnya.

Di RSCM terapi sel punca telah berhasil mengatasi berbagai penyakit mulai dari gangguan pada tulang, diabetes, luka bakar, hingga gagal jantung.

Salah satu pasien yang mendapatkan terapi sel punca di RSCM adalah Rio Gunawan, seorang karyawan Bank Asing di Jakarta. Kecelakaan yang menimpanya pada 2009 membuatnya harus menjalani pemasangan pen di kakinya.

Sayangnya hingga 2012 kondisinya tidak semakin membaik. Hingga akhirnya Rio dipertemukan dengan dokter peneliti sel punca di RSCM.

"Sejak 2009 saya bergantung dengan kruk untuk berjalan. Namun setelah menjalani stem cell saya bisa beraktivitas kembali, berjalan seperti sediakala tanpa bantuan apapun. Sebelum mendapatkan terapi ini saya sudah riset dan ternyata di luar sudah banyak yang melakukan," terangnya panjang lebar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Siap Kembangkan Terapi Sel Punca

Indonesia Siap Kembangkan Terapi Sel Punca

Health | Rabu, 28 Oktober 2015 | 14:57 WIB

Terapi Electro Capacitive Terbukti Membunuh Sel Kanker

Terapi Electro Capacitive Terbukti Membunuh Sel Kanker

Health | Selasa, 29 September 2015 | 06:30 WIB

Kanker Payudara Kini Bisa Dideteksi dengan Tes Darah

Kanker Payudara Kini Bisa Dideteksi dengan Tes Darah

Health | Kamis, 27 Agustus 2015 | 17:20 WIB

Menguji Metode Sistem Pengobatan "Stem Cell"

Menguji Metode Sistem Pengobatan "Stem Cell"

Health | Senin, 30 Maret 2015 | 15:01 WIB

Terkini

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:30 WIB

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:17 WIB

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:11 WIB

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:00 WIB

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:13 WIB