Makna "Selamat Siang" Obama Bagi Hubungan AS-Indonesia

Ruben Setiawan

Kamis, 29 Oktober 2015 | 05:45 WIB
Makna "Selamat Siang" Obama Bagi Hubungan AS-Indonesia
Jokowi bertemu Obama di Gedung Putih. (Reuters)

Suara.com - Pernyataan pers bersama antara Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di Oval Office, Kompleks Gedung Putih, Washington DC, menjadi momen yang menarik perhatian.

Dua pemimpin dari negara demokrasi terbesar dunia itu berada dalam satu frame yang tergolong sebuah kesempatan langka.

Baik pernyataan, penampilan, mimik hingga gestur kedua pemimpin itu pun menjadi bahan yang menarik untuk ditelisik lebih dalam.

BACA JUGA:

Cara Unik Jokowi Jawab Pertanyaan dalam Diskusi di Washington DC

Pada kesempatan itu, Presiden Obama terlebih dahulu menyampaikan pernyataan media.

Namun dasar Obama yang selama ini dikenal pandai memesona publik, suami Michelle Obama itu melontarkan salam selamat siang dalam bahasa Indonesia kepada wartawan yang sebagian di antaranya berasal dari Indonesia.

Sontak sapaan itu menjadi semacam hadiah tersendiri tidak saja bagi Jokowi namun siapa saja yang berasal dari Indonesia di ruangan yang tidak terlampau luas itu.

Salam Obama dalam bahasa Indonesia menyimbolkan sebuah penerimaan yang hangat dari seorang tuan rumah terhadap tamunya.

Itu sekaligus melambangkan adanya hubungan pribadi yang dekat antara Obama dengan Indonesia sebagaimana diakuinya ketika membuka pernyataan persnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said misalnya mengamati hal itu sebagai upaya Obama yang mencoba mengirim pesan bahwa dirinya tahu Indonesia dan pernah tinggal di sana.

"Obama tampak sangat menikmati pertemuan itu bahkan hingga waktunya molor lebih panjang sampai stafnya memberikan kode waktu telah habis," katanya.

Suasana penuh keakraban dan raut Obama yang penuh perhatian ketika Jokowi berbicara menjadi sesuatu yang layak untuk diperhatikan.

Namun dari sisi penampilan di depan publik, Sudirman mengatakan tidak bisa dibandingkan antara Presiden yang baru setahun menjabat dan merupakan seorang "pendatang baru" di Jakarta dengan seorang Presiden yang telah hampir menghabiskan dua periode kepemimpinannya.

"Seorang Presiden AS yang sudah dua periode pasti beda tapi ia tetap menunjukan respek yang tinggi terhadap Presiden Jokowi yang sempat memberikan 'mention' khusus bahwa Jokowi adalah pendatang baru di Jakarta dengan tantangan yang besar tetapi hanya dalam setahun sudah melakukan banyak hal yang fundamental," katanya.

Obama di akhir pernyataannya bahkan sempat mengajak Jokowi bersalaman dengan wajah menghadap kamera.

Gestur itu memiliki filosofi yang mendalam karena Obama ingin dunia tahu bahwa ia punya tekad untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia.

Senyum Oval Pasti bukan mudah untuk mengalahkan pesona Obama yang dikenal "charming" itu. Namun hal itu seperti tidak menjadi beban tersendiri bagi seorang seperti Jokowi.

Senyum ala Jokowi tetap terkembang di ruang kerja Obama, Oval Office, ketika keduanya duduk bersisian memberikan pernyataan media.

Berbeda dengan Obama, Jokowi menyiapkan catatan dalam map kulit warna hitam yang menjadi acuannya ketika memberikan pernyataan pada camera spray Gedung Putih.

Catatan itu menjadi filosofi tersendiri yang menunjukkan betapa Jokowi sangat berhati-hati meskipun ada improvisasi yang dilakukannya ketika berbicara soal asap.

Jokowi yang terbiasa bersikap santai kemudian diuji untuk lebih sistematis di hadapan puluhan media asing yang hadir yang sangat mengharapkan berita besar dari kunjungannya tersebut.

Dalam berbagai kesempatan Jokowi selalu menyampaikan posisinya ingin disejajarkan dengan pemimpin dari negara-negara besar yang lain. Barangkali mindset seperti itulah yang menjadikan kepercayaan dirinya tumbuh demikian kuat.

Penampilan Jokowi terbilang lumayan untuk seukuran "pendatang baru" di Jakarta bahkan melebihi ekspektasi.

Jokowi boleh dikatakan mampu sedikitnya mengimbangi Obama saat menyampaikan kalimat; "Saya dan Presiden Barack Obama berkomitmen untuk memperkuat hubungan Indonesia-Amerika." Tak seperti Obama, Jokowi mengancingkan jasnya sementara Obama membiarkan jasnya tidak terkancing sehingga kemeja biru muda dan dasinya tampak sangat jelas.

Hal itu menunjukan filosofi betapa Jokowi ingin menghormati tuan rumah sementara Obama justru ingin membangun suasana yang lebih akrab, bersahabat, dan tidak terlampau formal menegangkan.

Babak Baru Berdua berjalan menyusuri lorong Rose Garden sesaat setelah memberikan keterangan pers di Oval Office membuat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat laksana memasuki babak baru yang semakin cerah.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan Presiden Obama yang berlangsung di Oval Office, Gedung Putih, dan berlangsung selama 1 jam 10 menit dan pernyataan pers bersama selama 20 menit berlangsung penuh makna.

"Pertemuan berlangsung dengan sangat baik, akrab juga produktif," ucap Menlu.

Pertemuan dimulai dengan pernyataan belasungkawa Presiden Obama kepada Presiden Jokowi atas meninggalnya Eyang Sani Wirorejo, nenek dari Jokowi.

Dalam catatan Menlu, ada satu hal yang menarik setelah pertemuan selesai dilakukan, di mana tidak menjadi kebiasaan dari Presiden Obama pada saat pertemuan selesai dilakukan.

"Presiden Jokowi diundang untuk berjalan di lorong rose garden sampai ke tempat kediaman Presiden Obama," kata Menlu.

Dari kediaman, Presiden Obama mengajak Presiden Jokowi masuk ke lorong yang menghubungkan antara kediaman Presiden Obama ke oval office dan Presiden Obama sendiri yang mengantar ke depan pintu, sebelum masuk ke mobil. "Hal yang menarik menunjukkan kedekatan terhadap Indonesia," kata Menlu.

Dan treatment semacam ini, menurut pengamatan Menlu, di mana seorang Kepala Negara diajak ke area residen Presiden Obama, tidak pernah diberikan kepada kepala negara lain.

"Menunjukkan kedekatan Presiden Obama dan harapan Amerika untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia untuk menciptakan kerja sama strategis dengan Indonesia dan mengharapkan Indonesia dapat terus memainkan peran yang penting dan signifikan di ASEAN," ucap Menlu.

Sesaat setelah melakukan pernyataan pers, Obama mengajak Jokowi berkeliling termasuk melihat sejumlah foto dan lukisan Presiden AS dari masa ke masa.

Keduanya melalui koridor dan terlibat pembicaraan akrab.

Filosofi yang penuh makna antar keduanya tampak di sela keakraban sesaat yang dibangun.

Di balik semuanya itu, Obama tetaplah yang paling mampu menghadirkan suasana "cair" barangkali karena ingin menunjukkan betapa berartinya Indonesia sebagai bagian dari masa kecilnya.

Sebuah filosofi penuh arti yang menandai terbukanya babak baru yang semakin positif bagi hubungan Indonesia dan Amerika Serikat (AS). (Antara)

BERITA MENARIK LAINNYA:

Kini, Warga Cina Diperbolehkan Punya Dua Orang Anak

Ternyata Ini Motif Leopard Pasang Bom di Mal Alam Sutera

Ratu Kecantikan Thailand Ternyata Anak Pemulung

Andi Soraya Sudah Taaruf dengan Calon Suami Ketiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:41 WIB

Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu

Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 11:02 WIB

Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama

Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama

Bisnis | Jum'at, 11 April 2025 | 08:45 WIB

Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!

Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!

News | Kamis, 10 April 2025 | 16:46 WIB

Moment Langka! Trump dan Obama Terlihat Akrab saat Pemakaman Jimmy Carter

Moment Langka! Trump dan Obama Terlihat Akrab saat Pemakaman Jimmy Carter

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 16:39 WIB

Kalah Pemilu, Obama Puji Kamala Harris dan Tim Walz "Pelayan Masyarakat Luar Biasa"

Kalah Pemilu, Obama Puji Kamala Harris dan Tim Walz "Pelayan Masyarakat Luar Biasa"

News | Kamis, 07 November 2024 | 08:30 WIB

Mengenal Sosok Melli Darsa Junior Barack Obama, Kini Maju di Pilkada Bogor Dampingi Sendi Fardiansyah

Mengenal Sosok Melli Darsa Junior Barack Obama, Kini Maju di Pilkada Bogor Dampingi Sendi Fardiansyah

Kotak Suara | Senin, 28 Oktober 2024 | 11:42 WIB

Barack Obama Ngerap Lagu Eminem di Kampanye Kamala Harris, Disambut Sorak-sorai Massa Pendukung

Barack Obama Ngerap Lagu Eminem di Kampanye Kamala Harris, Disambut Sorak-sorai Massa Pendukung

Entertainment | Kamis, 24 Oktober 2024 | 07:10 WIB

"Orang yang Menyebalkan!", Donald Trump dan Obama Saling Serang Jelang Pilpres AS

"Orang yang Menyebalkan!", Donald Trump dan Obama Saling Serang Jelang Pilpres AS

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 15:36 WIB

Ajak Warga Amerika Serikat Untuk Pilih Kamala Harris, Barack Obama Ungkap Alasannya

Ajak Warga Amerika Serikat Untuk Pilih Kamala Harris, Barack Obama Ungkap Alasannya

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 12:57 WIB

Terkini

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

×