Ajak Warga Amerika Serikat Untuk Pilih Kamala Harris, Barack Obama Ungkap Alasannya

Andi Ahmad S | Suara.com

Minggu, 13 Oktober 2024 | 12:57 WIB
Ajak Warga Amerika Serikat Untuk Pilih Kamala Harris, Barack Obama Ungkap Alasannya
Barack Obama (Twitter/@BarackObama)

Suara.com - Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama meminta agar warga AS memilih Kamala Harris di Pilpres AS, hal itu diungkapkan pada kampanye pemilu 2024 untuk pertama kalinya.

Presiden kulit hitam itu juga mengungkapkan, pemilu di negara bagian Pennsylvania yang harus dimenangkan, Obama juga mencaci para pemilih laki-laki kulit hitam karena ragu-ragu mendukung Harris dari Partai Demokrat.

Obama melontarkan serangannya kepada Trump dalam rapat umum di Pittsburgh, membandingkan pidato panjang Partai Republik dengan pidato mendiang pemimpin komunis Kuba Fidel Castro dan menyebut miliarder itu tidak berhubungan dengan masyarakat biasa.

Presiden kulit hitam pertama Amerika ini mengakui bahwa "pemilihan ini akan berlangsung ketat" karena banyak pemilih yang masih kesulitan dengan harga yang tinggi.

Namun dia mengatakan kepada hadirin bahwa "apa yang saya tidak mengerti adalah mengapa ada orang yang berpikir bahwa Donald Trump akan mengubah keadaan", dan menambahkan: "Anda pikir Donald Trump pernah mengganti popok?"

Tokoh populer dari Partai Demokrat ini menyebut skema Trump untuk menjual Alkitab sebagai tindakan yang "gila" dan menggunakan kata yang sama untuk menggambarkan teori konspirasi yang dipegang mantan presiden berusia 78 tahun itu.

Ketika massa mencemooh Trump, penggantinya di Gedung Putih, Obama menambahkan: "Jangan mencemooh, pilihlah."

“Kamala siap menerima jabatan ini seperti calon presiden mana pun,” tambahnya.

Tim kampanye Wakil Presiden Harris mengatakan kemunculan Obama, yang pertama dari serangkaian penampilan di negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran sebelum pemilu 5 November, dirancang untuk mengajak masyarakat memilih di wilayah penting Pennsylvania.

Obama menargetkan pemilih laki-laki yang mungkin tertarik dengan daya tarik Partai Republik terhadap kejantanan.

“Saya minta maaf tuan-tuan, saya memperhatikan hal ini, terutama pada beberapa orang yang tampaknya menganggap perilaku Trump, penindasan dan merendahkan orang lain, adalah tanda kekuatan,” katanya.

"Dan saya di sini untuk memberi tahu Anda bahwa bukanlah kekuatan yang sebenarnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badai Milton Telan 17 Korban Jiwa di Florida, Jutaan Orang Tanpa Listrik!

Badai Milton Telan 17 Korban Jiwa di Florida, Jutaan Orang Tanpa Listrik!

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 12:50 WIB

Hamas Tuding Amerika Dukung Israel Bantai Warga Sipil di Gaza

Hamas Tuding Amerika Dukung Israel Bantai Warga Sipil di Gaza

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 04:00 WIB

Amerika Serikat Setuju Jual Senjata ke Arab Saudi, Nilainya Mencapai Rp34 Triliun

Amerika Serikat Setuju Jual Senjata ke Arab Saudi, Nilainya Mencapai Rp34 Triliun

News | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 12:32 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB