Mikrolet Diserang Tiba-tiba, Sopir Balik Lagi dan Malah Dipukuli

Arsito Hidayatullah

Minggu, 01 November 2015 | 02:20 WIB
Mikrolet Diserang Tiba-tiba, Sopir Balik Lagi dan Malah Dipukuli
Mikrolet M-16 yang diserang pada Minggu (1/11/2015) dini hari di Pasar Minggu, Jakarta. [Suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Sekelompok remaja tanggung dilaporkan tiba-tiba saja menyerang sebuah mikrolet M-16 bernomor polisi B 1450 VD jurusan Pasar Minggu - Kampung Melayu, sekitar pukul 00.00 WIB. Mereka menyerang menggunakan batu dan senjata tajam, tanpa diketahui apa penyebabnya.

"Pas temen saya (sopir mikrolet) lagi mau nurunin penumpang, pas banget di depan Tetap Segar, Pasar Minggu, yang lagi banyak gerombolan orang, eh mobilnya disambitin. Ya udah, temen saya nggak jadi nurunin penumpang yang isinya anak muda," ungkap Tatang (21), teman sang sopir yang saat itu ikut hadir di Mapolsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (1/11/2015) dini hari.

Tatang menjelaskan bahwa tak lama setelah mobilnya diserang oleh gerombolan remaja tak dikenal itu, sang sopir yang bernama Ujang (19) langsung putar balik lagi. Dia tidak terima kalau mobilnya telah diserang, sehingga berniat hendak minta ganti rugi.

"Ya udah, si Ujang langsung balik lagi ke tempat tadi. Nah, terus dia turun sendirian buat nyamperin bocah yang tadi rame, ke dalam gang, buat minta ganti rugi. Eh, malah dia dipukulin," jelas Tatang.

Latif (14), salah seorang penumpang mikrolet tersebut saat penyerangan itu, mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui apa penyebab kejadian itu.

"Gua nggak tau bang, kenapa. Gua baru balik nonton konser di Kalibata, pas mau turun dari mobil, eh langsung dilemparin pake batu," kata Latif di tempat yang sama.

Penumpang lainnya, Opan (15) dan Fikri (14), memberikan keterangan yang kurang lebih senada. Opan bahkan mengaku penyerangan itu juga melibatkan beberapa senjata tajam.

"Gua liat tadi tu dia pada nyerang pake samurai, stick golf, sama pake batu, bang," ujar Opan yang juga berada di Mapolsek Pasar Minggu.

"Gua kaget aja bang. Kok tiba-tiba udah diserang. Mungkin pada mau cari rusuh aja kali tuh bocah," kata Fikri pula.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum mengetahui apa penyebab kejadian tersebut. Sejauh ini, beberapa oknum yang diduga sebagai pelaku pelemparan pun masih dalam proses pemeriksaan oleh petugas Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ujang sang sopir sendiri juga masih menjalani visum sebagai korban pemukulan oleh beberapa oknum yang menyerangnya. [Nur Habibie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lelaki Bersenjata Pedang Serang Sekolah, Lima Orang Terluka

Lelaki Bersenjata Pedang Serang Sekolah, Lima Orang Terluka

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 16:45 WIB

Ini Kata Ketum The Jak Mania Soal Penyerangan Kendaraan Berplat D

Ini Kata Ketum The Jak Mania Soal Penyerangan Kendaraan Berplat D

News | Sabtu, 17 Oktober 2015 | 12:55 WIB

Kantor DPP KNPI di Kuningan Dilempari Batu Orang Tidak Dikenal

Kantor DPP KNPI di Kuningan Dilempari Batu Orang Tidak Dikenal

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 17:01 WIB

Terkini

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:32 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 18:28 WIB

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:27 WIB

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:22 WIB

Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice

Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:20 WIB

Kemarau Panjang Bikin Warga Pondok Labu Kelimpungan Cari Air Bersih

Kemarau Panjang Bikin Warga Pondok Labu Kelimpungan Cari Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:18 WIB

Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander

Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 18:17 WIB

×