Ada Penipuan Bayar Kuliah Modus "Cashback," UPI YAI Tertutup

Siswanto | Suara.com

Senin, 02 November 2015 | 13:23 WIB
Ada Penipuan Bayar Kuliah Modus "Cashback," UPI YAI Tertutup
Ratusan mahasiswa Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) berdemo di depan kampus mereka di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, depan RSCM, Selasa (27/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Meski kasus penipuan pembayaran uang kuliah bermodus cashback sudah ditangani polisi dan empat mahasiswa ditetapkan menjadi tersangka, pengelola Universitas Persada Indonesia Yayasan Administrasi Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, tetap tertutup.

Wartawan Suara.com sudah berkali-kali mencoba meminta penjelasan mengenai duduk persoalan kasus tersebut, namun mereka tetap sulit ditemui.

"Ibu yang bersangkutan lagi keluar kota mas, nggak ada hari ini," kata salah security UPI YAI kepada Suara.com, Senin (2/11/2015).

Ketika diminta bantuan untuk menunjukkan ruang kerja humas UPI YAI, security yang lain dengan kalimat terbata-bata mengatakan untuk bertemu pegawai humas harus minta membuat perjanjian dulu.

"Kalau mau ketemu harus ada janji dulu sebelumnya mas, kayanya juga belum datang, saya juga nggak tahu datang jam berapa," katanya.

Petugas keamanan kampus juga mengaku tidak tahu nomor telepon kantor humas.

"Nggak tahu saya mas nomornya, saya juga nggak tahu kapan pulangnya," katanya.

Sebelumnya, Kepala Polisi Sektor Senen Komisaris Polisi Kasmono mengatakan berkas empat tersangka akan dilimpahkan di kejaksaan, hari ini.

"Berkas sudah P21 dan akan dikirim ke kejaksaan," kata Kasmono di pos pengamanan Rumah Sakit Corolus, Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2015).

Kasmono menilai pengelola kampus UPI YAI merasa tidak terlibat dalam kasus penipuan tersebut.

"Pihak kampus tertutup untuk masalah penipuan, pihak kampus juga bilang tidak terlibat," kata Kasmono.

Kasmono menambahkan pengelola kampus sebelumnya sudah mencoba untuk menyelenggarakan mediasi dengan orangtua mahasiswa yang menjadi korban.

"Pihak rektorat sudah coba buat panggil orangtua korban, tapi korban tidak mau orangtuanya dipanggil," kata Kasmono.

Kasmono mengungkapkan saat ini masih ada satu tersangka lagi dalam kasus tersebut.

"Inisial (T) masih DPO dia sudah tidak lagi kuliah sepertinya senior dari empat tersangka ini," kata Kasmono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Penipuan Bayar Kuliah "Cashback" di YAI, Mahasiswa Kok Ketipu

Ada Penipuan Bayar Kuliah "Cashback" di YAI, Mahasiswa Kok Ketipu

News | Minggu, 01 November 2015 | 16:22 WIB

Ada Penipu Uang Kuliah "Cashback," Mahasiswa YAI Tak Habis Pikir

Ada Penipu Uang Kuliah "Cashback," Mahasiswa YAI Tak Habis Pikir

News | Minggu, 01 November 2015 | 16:05 WIB

Awal Mula Kasus Penipuan Uang Kuliah di YAI Terungkap

Awal Mula Kasus Penipuan Uang Kuliah di YAI Terungkap

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 06:50 WIB

Berkas Penipuan Uang Kuliah Modus "Cashback" di YAI sudah P21

Berkas Penipuan Uang Kuliah Modus "Cashback" di YAI sudah P21

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 06:41 WIB

Cerita Mahasiswa YAI Korban Penipuan Uang Kuliah Modus "Cashback"

Cerita Mahasiswa YAI Korban Penipuan Uang Kuliah Modus "Cashback"

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 06:31 WIB

Terkini

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:37 WIB

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:32 WIB

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB