Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Bella

Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
Ilustrasi rokok. (Pixabay/@realworkhard)
  • CISDI mengungkapkan harga rokok di Indonesia sangat murah dan mengancam efektivitas program Makan Bergizi Gratis pemerintah.
  • Pengeluaran rumah tangga untuk rokok berisiko memicu kekurangan gizi serta menghambat tumbuh kembang optimal pada anak Indonesia.
  • CISDI mendesak pemerintah mereformasi kebijakan cukai rokok untuk meningkatkan penerimaan negara dan melindungi kesehatan masyarakat kelompok rentan.

Suara.com - Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mengungkap fakta terkait pengendalian tembakau di Indonesia. Hingga saat ini, harga rokok di Tanah Air dinilai masih terlalu murah, bahkan lebih rendah dibandingkan harga seporsi makanan di warung pinggir jalan.

Founder dan Chief Executive Officer CISDI, Diah Satyani Saminarsih, menyebut kemudahan akses terhadap rokok menjadi ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan intervensi gizi.

"Di Indonesia, Bapak Ibu menyadari harga rokok yang dijual di supermarket masih ditemukan dengan kisaran harga antara 10.000 hingga 15.000 per bungkus. Lebih murah dari rata-rata seporsi makanan dengan lauk dan sayur yang kita dapatkan di warung makan di pinggir jalan," ujar Diah dalam pembukaan acara diseminasi riset di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Ancaman bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Diah menyoroti risiko besar jika pemerintah tidak segera mereformasi kebijakan cukai hasil tembakau. Menurutnya, anggaran besar yang digelontorkan negara untuk memperbaiki gizi anak bisa berakhir sia-sia jika lingkungan keluarga masih terpapar asap rokok dan anggaran rumah tangga habis untuk membeli rokok.

"Ratusan triliun yang dikeluarkan negara untuk MBG (Makan Bergizi Gratis) mungkin akan sia-sia jadinya apabila itu tetap... terpapar juga oleh asap rokok sehingga publik kita makin tidak sehat," tegasnya.

Ia menambahkan, keluarga perokok cenderung mengalihkan belanja pendidikan dan nutrisi demi rokok.

"Akibatnya anak dalam keluarga perokok memiliki potensi kekurangan gizi dan gagal mengalami tumbuh kembang yang optimal serta ideal,” tuturnya.

Beban ekonomi versus honor kader kesehatan
Berdasarkan studi CISDI, beban biaya konsumsi rokok di Indonesia pada 2019 mencapai Rp410 triliun. Angka ini dinilai ironis jika dibandingkan dengan kesejahteraan tenaga kesehatan di daerah.

"Kami baru saja mengadakan workshop di area Tegal dan Brebes... rata-rata (kader kesehatan) dibayar antara 250.000 hingga 600.000 per tahun. Per tahun. Bayangkan bila uang (Rp410 triliun) itu kita pakai untuk menggaji guru ataupun tenaga kesehatan," lanjut Diah.

Politik jangka pendek dan tantangan reformasi cukai

Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Prof. Arief Anshory Yusuf, mengakui reformasi cukai rokok memang berat karena adanya fenomena Democratic Myopia Hypothesis atau hipotesis rabun jangka pendek dalam demokrasi.

"Pemimpin itu sering susah untuk mikir terlalu jauh... Reform di tobacco control itu saya kira sangat vulnerable ke Democratic Myopia Hypothesis karena impact-nya jangka panjang. Jangka pendeknya mungkin akan ada gejolak, voter hilang," ungkap Arief.

Meski demikian, ia menekankan bahwa secara teori ekonomi mikro, rokok merupakan barang inelastis. Karena itu, kenaikan cukai dinilai sebagai langkah logis untuk meningkatkan penerimaan negara.

"Kalau barang itu inelastis, naikin teksnya (pajak/cukai) naikin revenue. Sederhana itu mah... Terus kenapa kalau asumsinya mau naikin revenue kok cukai enggak dinaik-naikin? Pasti something else di ujungnya," sindirnya.

Menutup pernyataannya, Arief mengutip Randy Pausch untuk menyemangati para aktivis kesehatan dalam mendorong perubahan kebijakan.

"Brick wall is there for us to walk around it. Itulah yang telah dilakukan CISDI," pungkasnya.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, saat ini terdapat sekitar 70 juta perokok aktif di Indonesia. Melalui riset terbarunya bertajuk Menakar Harga, Melindungi Warga, CISDI mendesak pemerintah melakukan simplifikasi struktur cukai dan menaikkan harga rokok secara signifikan guna melindungi kelompok rentan serta memperkuat fiskal negara.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:30 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

5 Motor Listrik dengan Spek Lebih Oke dari Motor Listrik MBG, Harga Lebih Murah Cuma Seperlimanya

5 Motor Listrik dengan Spek Lebih Oke dari Motor Listrik MBG, Harga Lebih Murah Cuma Seperlimanya

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 18:00 WIB

KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo

KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 15:18 WIB

Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?

Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:40 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan

Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB

Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda

Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 16:58 WIB

KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar

KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:01 WIB

Terkini

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB