Aktivis dan Pekerja Tolak Revisi Pergub Ahok, Minta Dihapus

Siswanto

Senin, 09 November 2015 | 18:10 WIB
Aktivis dan Pekerja Tolak Revisi Pergub Ahok, Minta Dihapus
Demonstrasi menolak Peraturan Gubernur 228 Tahun 2015 di depan Balai Kota Jakarta [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Aktivis Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia, Rio Ayudhia Putra, menolak revisi terhadap Peraturan Gubernur Nomor 228 tahun 2015 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum pada Ruang Terbuka yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kalau dari KPRI menolak tawaran revisi oleh Ahok. Kenapa kami menolak? Revisi yang dilakukan pasti pertama tetap membatasi ruang demokrasi sendiri. Bahasanya hanya diperhalus saja oleh Ahok (Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama)" kata Rio usai demonstrasi di depan gedung Kementerian Dalam Negeri, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2015).

Menurut Rio, Ahok hanya merevisi soal tempat dan bentuk unjuk rasa, tapi konvoi massa tetap dilarang.

"Dia hanya revisi soal lokasi dan bentuk aksinya. Kalau di pergub konvoi dilarang, padahal itu bentuk unjuk rasa. Lalu dihapus dan diperbolehkan konvoi. Intinya menolak tawaran revisi," ujarnya.

Rio dan para pekerja rencananya akan mengajukan gugatan.

"Kami fokus menghapus pergub tersebut. Kami akan melakukan langkah politik. Kalau sudah ke gubernur dan Kemendagri, kita akan melakukan gugatan ke MA," katanya.

Menurut Rio, Ahok tidak perlu Ahok menerbitkan Pergub 228 Tahun 2015 karena tidak dibutuhkan.

"Sebenarnya pergub ini tidak diperlukan karena sudah diatur. Alasan Ahok, supaya demo tertib. Tapi demo di tiga tempat, namun itu belum difasilitasi. Seperti Parkir Timur Senayan, tempat orang konser dan anak-anak muda pada nongkorong," ujarnya.

Menurut Rio penerbitan pergub hanya untuk mencari kambing hitam atas masalah yang tidak bisa diselesaikan Ahok.

"Sialnya lagi, Ahok mengatakan macet di Jakarta karena demo. Padahal Jakarta selalu macet. Ahok ingin mengkambinghitamkan pendemo karena tidak mampu untuk menangani kemacetan di Jakarta," katanya. (Nur Habibie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demonstran Bersihkan Sampah Sendiri Agar Tak Disalahkan Ahok

Demonstran Bersihkan Sampah Sendiri Agar Tak Disalahkan Ahok

News | Senin, 09 November 2015 | 16:47 WIB

Usai Kantor Ahok, Demonstran ke Kemendagri Tolak Pergub Anti Demo

Usai Kantor Ahok, Demonstran ke Kemendagri Tolak Pergub Anti Demo

News | Senin, 09 November 2015 | 16:26 WIB

Ahok Revisi Pergub 228, Tapi Tetap Larang Demo di Depan Istana

Ahok Revisi Pergub 228, Tapi Tetap Larang Demo di Depan Istana

News | Senin, 09 November 2015 | 16:00 WIB

Ahok Didemo Agar Batalkan Pergub Anti Demo

Ahok Didemo Agar Batalkan Pergub Anti Demo

News | Senin, 09 November 2015 | 15:10 WIB

Akhirnya Pergub Demo No 228 Tahun 2015 Direvisi

Akhirnya Pergub Demo No 228 Tahun 2015 Direvisi

News | Senin, 09 November 2015 | 14:51 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×