Array

Aksi Kekerasan 2 Tentara AU Kacaukan Pilkades Pamekasan

Minggu, 15 November 2015 | 10:11 WIB
Aksi Kekerasan 2 Tentara AU Kacaukan Pilkades Pamekasan
Ilustrasi kekerasan. (Shutterstock)

Suara.com - Aksi pemukulan mewarnai pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Situasi keamanan terpantau memanas.

"Kasus pemukulan dalam tahapan pelaksanaan pilkades ini terjadi di Desa Teja Barat Kecamatan Kota," kata Kapolsek Kota Pamekasan AKP Khairul Anwar di Pamekasan, Minggu (15/11/2015).

Kasus pemukulan terjadi di Desa Teja Barat, Kecamatan Pamekasan, Sabtu (14/11/2015) sekitar pukul 18.30 WIB. Kasus pemukulan ini melibatkan oknum anggota TNI AU bernama Sertu Heri dan Serda Saiful Bahri.

Kedua oknum TNI AU itu bertugas dinas di Mabes TNI AU. Namun keduanya berada di Desa Teja Barat, menjelang pelaksanaan pilkades. Mereka menjadi pendukung salah satu calon.

Warga yang menjadi korban pemukulan di Desa Teja Barat, Kecamatan Kota Pamekasan bernama Rohemah. Saat itu, ia sedang tiduran di rumahnya, tiba-tiba datang sekelompok orang dipimpin Sertu Heri.

Rombongan warga yang dipimpin oknum prajurit TNI itu, lalu menyeret korban ke luar rumah dan menuduh yang bersangkutan membeli suara warga.

"Rohemah merupakan pendukung calon kepala desa Misbuddalam, sedangkan oknum TNI Sertu Heri sebagai pendukung calon kepala desa yang bernama Misnadin," tutur kapolsek.

Karena tidak terima dengan perlakukan kasar yang dilakukan oleh sekelompok orang yang dipimpin oknum TNI Sertu Heri itu, anak Rohemah, yakni Sulaiman, berupaya membantu ayahnya.

Sulaiman bermaksud membela diri dengan mengambil celurit di dalam rumahnya. Tapi belum sempat berbuat banyak, ia langsung dikeroyok oleh sekelompok orang yang dipimpin oleh Sertu Heri itu.

"Saat itu, kami langsung bertindak dengan mengamankan Sulaiman ke Mapolsek," terang Khairul Anwar.

Selanjutnya, Kapolsek bersama camat, panitia pilkades dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), calon kepala desa Misnadin dan Misbahuddin menggelar musyawarah guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi menyayangkan tindakan oknum prajurit TNI yang terlibat secara langsung dalam proses politik di tingkat desa di Desa Teja Barat, Kecamatan Kota, Pamekasan.

"Kami telah melaporkan kejadian adanya oknum TNI yang terlibat dalam politik praktik di tingkat desa itu ke pimpinan atas," katanya menjelaskan.

Kepada semua anggota Kodim ia menginstruksikan agar tetap menjaga netralitas, dan tidak menjadi pendukung salah satu pasangan calon.

"TNI harus netral dan menjadi pengayom semua kelompok masyarakat. Jika TNI berpihak, hal itu sama halnya dengan mengabaikan sikap netral, bahkan berpotensi memperkesuh situasi keamanan," ujarnya mengingatkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI