Korupsi UPS, Lulung: Ahok Nggak Bisa Begitu

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 17 November 2015 | 16:45 WIB
Korupsi UPS, Lulung: Ahok Nggak Bisa Begitu
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Haji Lulung), usai diperiksa kembali oleh penyidik Bareskrim Polri selama 11 jam, Senin (4/5/2015), terkait kasus dugaan korupsi pengadaan UPS. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PPP Abraham Lunggana (Lulung) tidak terima dengan pernyataan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebutkan semakin banyak pejabat pemerintah yang menjadi tersangka korupsi kasus pengadaan 25 paket uninterruptible power supply untuk sekolah-sekolah pada APBD Perubahan 2014, maka akan semakin menyeret anggota DPRD.

"Ya nggak bisa begitu juga. Nggak serta merta Pak Ahok bisa bicara seperti itu. Lagi pula harus terpenuhi unsur keterlibatan dan keterkaitan seseorang dalam kasusnya," kata Lulung, Selasa (17/11/2015).

Menurut Lulung, Ahok ikut bertanggungjawab atas dugaan korupsi pengadaan UPS yang memakai duit APBD Perubahan tahun 2014. Lulung menilai Ahok lalai dalam mengawasi satuan kerja perangkat daerah dalam memanfaatkan duit tersebut.

"Dia (Ahok) juga termasuk orang yang bertanggungjawab, gimana? bisa dong. Bisa saja kan terjadi Pak Gubernur juga ikut bertanggung jawab karena SPD (surat penyediaan dana)-nya kan dia yang tanda tangan," kata Lulung.

"Ya sudahlah, saran saya serahkan saja pada hukum, jangan sok-sokan akan menyeret orang. Kita buktikan dalam proses hukum saja," Lulung menambahkan.

Lulung mengatakan orang bisa dijerat dengan kasus korupsi kalau ada bukti-bukti kuat.

"Satu ada alat bukti, kedua ada saksi, ketiga ada pengakuan dari orang yang dituduhkan. Itu unsur terpenuhi paling sedikit ada tiga. Itu terkuak dalam pengadilan," kata Lulung yang juga pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus UPS.

Dalam kasus UPS, Bareskrim telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah anggota DPRD DKI dari Fraksi Hanura Fahmi Zulfikar, mantan anggota DPRD (periode 2009-2014) dari Fraksi Demokrat M. Firmansyah, pejabat pemerintah bernama Zaenal Soleman dan Alex Usman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lulung: Saya Maafkan Orang yang Inginkan Saya jadi Tersangka

Lulung: Saya Maafkan Orang yang Inginkan Saya jadi Tersangka

News | Selasa, 17 November 2015 | 14:35 WIB

Komentar Lulung Soal Dua Anggota DPRD Jadi Tersangka Kasus UPS

Komentar Lulung Soal Dua Anggota DPRD Jadi Tersangka Kasus UPS

News | Selasa, 17 November 2015 | 13:57 WIB

Ahok: Jika Eksekutif Banyak Jadi Tersangka UPS, DPRD Kena Juga

Ahok: Jika Eksekutif Banyak Jadi Tersangka UPS, DPRD Kena Juga

News | Selasa, 17 November 2015 | 11:39 WIB

Dewan Jadi Tersangka UPS, Ahok Sebut Kecurigaannya Benar

Dewan Jadi Tersangka UPS, Ahok Sebut Kecurigaannya Benar

News | Senin, 16 November 2015 | 17:29 WIB

Anggota Jadi Tersangka UPS, Fraksi Hanura DPRD DKI Belum Percaya

Anggota Jadi Tersangka UPS, Fraksi Hanura DPRD DKI Belum Percaya

News | Senin, 16 November 2015 | 16:57 WIB

Terkini

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

×