200 Ribu Warga Sipil Terjebak, Situasi Keamanan Yaman Memburuk

Adhitya Himawan

Kamis, 26 November 2015 | 09:32 WIB
200 Ribu Warga Sipil Terjebak, Situasi Keamanan Yaman Memburuk
Para pendukung kelompok milisi Houthi di Yaman membawa foto Abdul Malik al Houthi (Reuters/Khalled Abdullah).

Suara.com -  Wakil Sekretaris Jenderal PBB Urusan Kemanusiaan Stephen O'Brien mengatakan ia sangat prihatin dengan memburuknya situasi keamanan buat orang yang tinggal di Kota Taizz, Yaman Tengah, kata seorang juru bicara PBB, Rabu (25/11/2015).

Karena pertempuran meningkat di sana pada September, sebanyak 200.000 warga sipil yang rentan tinggal di dalam pengepungan nyata, sangat memerlukan air minum, makanan, perawatan medis dan perlindungan serta bantuan lain penyelamat nyawa, kata Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq kepada wartawan di Markas Besar PBB di New York, AS.

"Permukiman sipil, instalasi medis dan kompleks lain di seluruh kota tersebut terus dihantam bom, sementara pos pemeriksaan menghalangi orang pindah ke daerah yang lebih aman dan meminta bantuan," kata Hag. Ia mengutip O'Brien --yang juga adalah Koordinator Bantuan Darurat PBB.

Taizz, yang berada sekitar 205 kilometer di sebelah selatan Ibu Kota Yaman, Sana'a, adalah kota terbesar ketiga di negara Arab itu. Kota tersebut dipandang sebagai gerbang utama menuju Sana'a.

Kendati ada upaya yang berulangkali dilancarkan oleh berbagai badan PBB dan mitra kemanusiaan PBB untuk merundingkan akses dan mencapai orang, O'Brien mengatakan banyak truk tetap tertahan di pos pemeriksaan dan hanya bantuan dalam jumlah sangat terbatas telah diperkenankan masuk.

Situasi tak bisa diterima, kata O'Brien sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Ia menyeru semua pihak agar bekerjasama dengan PBB dan organisasi lain yang tak memihak untuk secara mendesak memfasilitasi pengiriman bantuan penyelamat nyawa dan perlindungan buat warga sipil serta akses aman dan tanpa halangan buat pekerja kemanusiaan memasuki Kota Taizz, tanpa penundaa lagi.

Para pendukung Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang didukung pasukan koalisi Arab, selama berbulan-bulan telah berusaha merebut kota tersebut dari petempur Al-Houthi dalam bentrokan yang telah menewaskan ratusan orang membuat banyak orang lagi menjadi pengungsi.

Koalisi pimpinan Arab Saudi telah membuat kemajuan dalam perang melawan pengikut kelompok Syiah Al-Houthi, tapi gerak maju itu berjalan sangat lamban.

Sedikitnya 5.700 orang telah tewas dalam konflik tersebut --yang meletus setelah pengikut Al-Houthi bergerak maju ke Kota Pelabuhan Aden di Yaman Selatan pada Maret dan memaksa Hadi hidup di pengasingan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!

Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Gagasan Batik-Style Diplomacy: Saatnya Indonesia Bawa Resolusi Konflik Baru ke PBB

Gagasan Batik-Style Diplomacy: Saatnya Indonesia Bawa Resolusi Konflik Baru ke PBB

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:10 WIB

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Prabowo Terima Sekjen PBB Antonio Guterres di Hambalang, Bahas Tantangan Global

Prabowo Terima Sekjen PBB Antonio Guterres di Hambalang, Bahas Tantangan Global

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Guterres dan Menlu Arrmanatha Bertemu di Kemlu, Bahas Tantangan Global

Guterres dan Menlu Arrmanatha Bertemu di Kemlu, Bahas Tantangan Global

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Nginap di Hambalang, Sekjen PBB dan Prabowo Diskusi Soal Palestina hingga Iklim

Nginap di Hambalang, Sekjen PBB dan Prabowo Diskusi Soal Palestina hingga Iklim

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Prabowo Sambut Sekjen PBB Antnio Guterres di Hambalang

Prabowo Sambut Sekjen PBB Antnio Guterres di Hambalang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Tiba di Indonesia, Sekjen PBB Antnio Guterres akan Bertemu Presiden Prabowo

Tiba di Indonesia, Sekjen PBB Antnio Guterres akan Bertemu Presiden Prabowo

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:02 WIB

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Terkini

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

×