Ini Salah Satu Tempat yang Dipilih BNN Bangun Penjara Narkoba

Arsito Hidayatullah

Kamis, 26 November 2015 | 20:37 WIB
Ini Salah Satu Tempat yang Dipilih BNN Bangun Penjara Narkoba
Kepala BNN Budi Waseso di penangkaran buaya di Medan, Sumatera Utara. (Antara/Septianda Perdana)

Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) memilih Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, untuk lokasi dibangunnya penjara khusus bagi pengedar narkoba kelas kakap, sebagai wujud realisasi program sterilasasi dan efek jera.

"Tim sudah melihat Kangean dan menilai di sana layak didirikan penjara khusus bandar narkoba," ujar Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso, usai sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), di kantor PW Muhammadiyah Jatim di Surabaya, Kamis (26/11/2015).

Menurut dia, di Kangean saat ini telah memiliki bangunan gedung bekas lembaga pemasyarakatan sehingga mempermudah pembangunan penjara khusus tersebut.

Selain itu, jarak Kangean yang mencapai 100 kilometer dari Kabupaten Sumenep dinilainya juga menjadi salah satu alasan dipilihnya kepulauan yang terletak di Provinsi Jawa Timur tersebut.

"Realisasi segera, tim ke sana untuk mengkaji. Selain Kangean, BNN juga menyiapkan beberapa pulau terpencil lainnya di Indonesia. Seperti di Sulawesi, Papua dan Maluku," ucapnya.

Setelah dilakukan kajian, lanjut dia, pihaknya segera berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk proses persetujuannya.

Tidak itu saja, mantan Kabareskrim Mabes Polri tersebut saat ini sedang mencari buaya-buaya yang akan digunakan untuk mengamankan penjara khusus bandar narkoba.

"Saya sedang mencari buaya yang buas-buas, kemudian ikan piranha dan harimau. Nantinya, penjara akan dikelilingi sungai buaya di ring pertama, kemudian sungai ikan piranha dan terakhir harimau," katanya.

Jenderal bintang tiga itu menjelaskan tindakan tegas harus dilakukan kepada pelaku narkoba kelas kakap untuk menimbulkan efek jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Kalau yang menjaga buaya, mana mungkin mau disuap? Ini semata-mata demi menyelamatkan generasi muda dan bangsa tidak hancur karena perilaku-perilaku bandar narkoba itu," katanya.

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur Saad Ibrahim mengapresiasi Kepala BNN dengan program-program yang dicanangkannya sehingga harus mendapat dukungan dari berbagai pihak. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkopolhukam Kuatkan Lembaga Pimpinan Buwas

Menkopolhukam Kuatkan Lembaga Pimpinan Buwas

News | Selasa, 24 November 2015 | 13:32 WIB

Selain Buaya, Piranha Juga Akan Jaga Lapas Khusus Bandar Narkoba

Selain Buaya, Piranha Juga Akan Jaga Lapas Khusus Bandar Narkoba

News | Jum'at, 13 November 2015 | 17:43 WIB

BNN Akan Tempati Gedung Baru, Buwas: Terserah Mau Ditaruh di Mana

BNN Akan Tempati Gedung Baru, Buwas: Terserah Mau Ditaruh di Mana

News | Minggu, 08 November 2015 | 11:46 WIB

Makin Ganas Berantas Narkoba, Ini Langkah Terbaru Budi Waseso

Makin Ganas Berantas Narkoba, Ini Langkah Terbaru Budi Waseso

News | Jum'at, 06 November 2015 | 18:32 WIB

Terkini

Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana

Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:31 WIB

Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari

Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:23 WIB

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09 WIB

Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa

Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:00 WIB

Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap

Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:51 WIB

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB