MKD Diperingatkan Jangan Main-main di Skandal Setnov

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Minggu, 29 November 2015 | 14:23 WIB
MKD Diperingatkan Jangan Main-main di Skandal Setnov
Ketua DPR RI Setya Novanto saat meninggalkan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sejumlah pengamat politik menilai peran Majelis Kehormatan Dewan (MKD) terkait kasus dugaan pelanggaran ‎etik Ketua DPR Setya Novanto yang meminta jatah saham kepada PT Freeport Indonesia dengan mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden dalam perpanjangan kontrak karya sangat penting dan mempertaruhkan kewibawaan parlemen.

Jika MKD 'bermain' dalam arti mendukung kepentingan politik tertentu, maka citra DPR akan hancur di mata rakyat Indonesia.

‎"Kalau MKD main-main, tidak memenuhi aspirasi publik, dia akan kehilangan simbol kehormatan. ‎Maka simbol MKD mengalami kehancuran," kata budayawan sekaligus aktivis sosial Romo Benny Susatyo, ‎dalam diskusi tentang sidang MKD atas pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto di Kafe Deli, Jalan Sunda No 7, Jakarta Pusat, Minggu (29/11/2015).

Romo Ben‎ny menilai ada kekuatan pemodal/pengusaha yang bermain dibalik rencana sidang MKD terhadap Setya Novanto. Disinyalir sidang MKD nanti partai Golkar tetap mempertahankan Setya sebagai pimpinan DPR.

"Ada kekuatan kapital dibalik itu. Ada yang mempertahankan Ketuanya (Setnov) dengan cara membuat sidang MKD tidak melakukan fungsi. Jadi MKD jangan main main, ‎bila simbol tercemar maka parlemen akan ditinggal publik," ujarnya.

Pengamat politik Lingkar Madani, Ray Rangkuti menuturkan pertemuan Setya Novanto dengan seorang pengusaha minyak dan bos PT Freeport Indonesia yang meminta pembagian saham itu jelas pelanggaraan kode etik. Sebagai seorang pimpinan DPR Setya tidak bisa bebas bertemu dengan pengusaha.

‎"Setnov bertemu dengan bos PT Freeport dalam kapasitasnya sebagai pimpinan DPR itu adalah pelanggaran etik. Tapi kalau pun dia bertemu atas nama individu, seharusnya hal itu terbuka dan bukan rahasia negara. ‎Jadi buka saja rekaman pembicaraan itu secara terbuka ke publik," tandasnya.

"Kasus ini sangat besar, jadi fokus saja usut kasus tersebut hingga tuntas".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Teaterikal Setya Novanto Dikejar-kejar Rakyat di HI

Aksi Teaterikal Setya Novanto Dikejar-kejar Rakyat di HI

News | Minggu, 29 November 2015 | 12:44 WIB

Sudirman Said Siap Beri Keterangan Tambahan soal Skandal Freeport

Sudirman Said Siap Beri Keterangan Tambahan soal Skandal Freeport

News | Minggu, 29 November 2015 | 07:06 WIB

Ical: Perombakan Anggota MKD Perkuat Posisi Golkar

Ical: Perombakan Anggota MKD Perkuat Posisi Golkar

News | Sabtu, 28 November 2015 | 06:42 WIB

MK: MKD Periksa Setnov Ibarat 'Jeruk Makan Jeruk'

MK: MKD Periksa Setnov Ibarat 'Jeruk Makan Jeruk'

News | Sabtu, 28 November 2015 | 06:28 WIB

JK: Surat ESDM untuk Freeport Bukan Penyalahgunaan

JK: Surat ESDM untuk Freeport Bukan Penyalahgunaan

News | Sabtu, 28 November 2015 | 06:13 WIB

Tanggapi Kasus Setya Novanto, Rahmat Effendi 'No Coment'

Tanggapi Kasus Setya Novanto, Rahmat Effendi 'No Coment'

News | Sabtu, 28 November 2015 | 12:30 WIB

Kapolri: Rekaman Setnov-Bos Freeport Bukan Penyadapan

Kapolri: Rekaman Setnov-Bos Freeport Bukan Penyadapan

News | Jum'at, 27 November 2015 | 23:15 WIB

Anggota MKD Tidak Bisa Rangkap Posisi

Anggota MKD Tidak Bisa Rangkap Posisi

News | Jum'at, 27 November 2015 | 21:23 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB