Temannya Tak Dibebaskan, Massa Warga Papua Serahkan Diri ke Polda

Arsito Hidayatullah | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 01 Desember 2015 | 12:25 WIB
Temannya Tak Dibebaskan, Massa Warga Papua Serahkan Diri ke Polda
Kerumunan massa pendemo asal Papua saat berhadapan dengan personel Polda Metro Jaya di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (1/12/2015). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Warga Papua yang didominasi oleh mahasiswa Papua, melakukan aksi demo dalam rangka memperingati kemerdekaan Papua sejak tahun 1961, di Bundaran HI, Jakarta. Dari puluhan orang Papua, baik perempuan maupun laki-laki, lantas empat orang --di mana satu di antaranya disebut mengalami luka robek di wajah-- harus ditahan polisi sebagai buntut dari bentrok dengan aparat.

Lantaran waktu unjuk rasa yang diberikan oleh pihak kepolisian hanya sampai pukul 12.00, mereka pun mau tak mau harus mengikutinya. Namun sebelum berakhir, pendemo meminta kepada pihak kepolisian untuk membebaskan rekan-rekan mereka. Hal itu tidak langsung dipenuhi oleh pihak Polda Metro Jaya. Alhasil, berusaha setia kawan dengan keempat orang itu, massa pendemo pun lantas memilih menyerahkan diri dan menaiki truk yang sudah disediakan pihak Polda.

Sebelum mereka menaiki mobil, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Haya, Kombes Pol Krishna Murti tampak masih bernegosiasi dengan Koordinator Aksi. Berdasarkan pembicaraan yang dipantau Suara.com, Krishna tampaknya memberikan jaminan penuh kepada massa soal kebebasan empat rekan mereka, asalkan massa tidak anarkis dan mengikuti segala aturan dan kesepakatan bersama.

"Iya, itu saya jamin. Itu tanggung jawab saya. Asalkan kita ikuti semua kesepakatan," kata Krishna, saat berkoordinasi dengan Koordinator Mahasiswa Papua, Aris, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2015).

Setelah mendengar arahan Krishna itulah, para mahasiswa Papua pun langsung menaiki truk yang telah disediakan untuk menuju ke Polda Metro Jaya. Lantas setelah semuanya pergi, ratusan personel polisi yang mengawasi jalannya aksi unjuk rasa pun mulai membereskan perlengkapan mereka, sebelum kemudian membubarkan diri dan beranjak pergi.

Saat ini, situasi di Bundaran HI pun sudah mulai normal kembali. Arus lalu lintas dari arah Jalan Imam Bonjol menuju Bundaran HI pun terlihat sudah mulai normal kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Tertembaknya Perwira TNI di Papua

Kronologis Tertembaknya Perwira TNI di Papua

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 10:48 WIB

Ini 7 Hasil Pertemuan Eksploratif Soal Papua

Ini 7 Hasil Pertemuan Eksploratif Soal Papua

Press Release | Sabtu, 21 November 2015 | 18:52 WIB

Buka Ruang Dialog, Jokowi akan Hadiri Pertemuan LMA Papua

Buka Ruang Dialog, Jokowi akan Hadiri Pertemuan LMA Papua

News | Jum'at, 20 November 2015 | 15:19 WIB

Terkini

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB