Kamus Ini Diterbitkan untuk Jaga Kerukunan Umat di Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 02 Desember 2015 | 14:37 WIB
Kamus Ini Diterbitkan untuk Jaga Kerukunan Umat di Indonesia
Ilustrasi toleransi beragama. (Shutterstock)

Kompleksitas masalah itu tidak akan dibahas pada pedoman umum membaca KIK Hindu. Pedoman umum ini tidak memuat masalah yang berkaitan dengan asal-usul kata, perbedaan artinya dengan kata sal, sumber rujukan, bentuk dasarnya, bentuk jadinya, perubahan pemakainya atau perkembangannya dalam segi semantik. Pembaca hanya dipandu untuk memahami bagaimana cara membaca setiap entri istilah yang dimuat dalam KIK Hindu, khususnya berkaitan dengan bahasa Sanskerta.

Pada kata pengantar KIK Buddha, tim penulisnya menyatakan bahwa konsep atau istilah dapat saja sama pada agama lain, tetapi memiliki definisi, makna, pengertian, dan akutalisasi yang berbeda dalam agama tertentu.

Hal ini tidak dapat dianggap identik dan sama. Dengan demikian, istilah itu akan memperkaya khazanah keagamaan dan membuka secara luas kesempatan untuk saling memahami suatu konsep yang baru diperoleh dari agama lain yang dianut. Sikap membuka diri pemeluk agama akan lebih terbuka dalam rangka memperkaya diri.

Agama Buddha sudah dianut oleh masyarakat Indonesia sejak sebelum kemerdekaan. Hal itu dimulai dengan datangnya Bhikkhu Narada dari Srilanka pada tahun 1936. Bahkan sejak zaman Kerajaan Majapahit Kuna, Sriwijaya dan Majapahit, agama Buddha berkembang cukup baik sehingga konsep dan istilah keagamaan Buddha sejak itu pula sudah digunakan oleh masyarakat secara luas.

Banyak istilah Buddha berbahasa Pali yang digunakan untuk nama gunung, kota, desa, oang, jalan dan lain-lain.

Agama Buddha banyak mewarnai kehidupan masyarakat berupa budaya dan tradisi yang baik dan bermanfaat sehingga memberikan kemudahan untuk mengerti dan memahami suatu konsep dan istilah keagamaan Buddha. Dengan adanya KIK Buddha, pemahaman terhadap suatu agama dan sikap toleransi, kerukunan beragama dan keharmonisan bersama makin meningkat. Sang Tiratana memberkahi. Sadhu.

Secara khusus tim penulis istilah keagamaan Khonghucu menyatakan bahwa entri yang digunakan terdiri atas entri berbahasa Indonesia, entri berbahasa Tionghoa eialek Hokkian dan entri transliterasi bahasa Tionghoa bersistem internasional.

Entri dialek Hokkian tidak diberikan/dipandukan cara melafal, disamping karena Matakin tidak mengacu pada suatu sistem pelafalan dialek Hokkian tertentu, juga karena pada praktiknya entri ini telah dilafalkan oleh umat dengan bebas sesuai penulisannya.

Dalam KIK Khonghucu diperkenalkan sistem pelafalan bantuan yang merupakan panduan praktis bagi pembaca KIK Khonghucu agar pengguna dapat membaca entri transliterasi dengan bunyi yang lebih tepat. Dalam KIK ini juga disertai kode-kode fonetik dalam sistem pelafalan bantuan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Datuk Sweida, Potret Toleransi Keturunan Raja Kesultanan Deli

Datuk Sweida, Potret Toleransi Keturunan Raja Kesultanan Deli

News | Selasa, 24 November 2015 | 06:34 WIB

Menag: Tolerasi Adalah Menghormati Tanpa Abaikan Keyakinan

Menag: Tolerasi Adalah Menghormati Tanpa Abaikan Keyakinan

News | Jum'at, 20 November 2015 | 05:45 WIB

Kemenag: Pendidikan Islam Indonesia Paduan Nilai Barat-Timteng

Kemenag: Pendidikan Islam Indonesia Paduan Nilai Barat-Timteng

News | Rabu, 04 November 2015 | 16:56 WIB

MUI Minta Pertahankan Toleransi Beragama di Manokwari

MUI Minta Pertahankan Toleransi Beragama di Manokwari

News | Minggu, 01 November 2015 | 18:20 WIB

Belajar dari Kerukunan Beragama di Maluku

Belajar dari Kerukunan Beragama di Maluku

News | Minggu, 18 Oktober 2015 | 14:44 WIB

MUI: Kerukunan Beragama di Indonesia Sangat Tinggi

MUI: Kerukunan Beragama di Indonesia Sangat Tinggi

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 01:25 WIB

Hari Perdamaian Dunia dan Toleransi

Hari Perdamaian Dunia dan Toleransi

Foto | Minggu, 20 September 2015 | 18:26 WIB

JK Bicara Perdamaian di Korsel

JK Bicara Perdamaian di Korsel

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 10:41 WIB

Cina Penjarakan 5 Anggota Sekte yang Dinilai Sesat

Cina Penjarakan 5 Anggota Sekte yang Dinilai Sesat

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 15:45 WIB

Cerita Toleransi Warga di Sekitar Gereja yang Dibakar di Bantul

Cerita Toleransi Warga di Sekitar Gereja yang Dibakar di Bantul

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 07:24 WIB

Terkini

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:20 WIB

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:11 WIB

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:00 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB