Negosiator KTT PBB Didesak Untuk Tagih Jaji Negara Maju

Adhitya Himawan

Sabtu, 05 Desember 2015 | 02:10 WIB
Negosiator KTT PBB Didesak Untuk Tagih Jaji Negara Maju
Perubahan Iklim

Suara.com - Para negosiator dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) PBB tentang Perubahan Iklim di Le Bourget, Paris, Perancis diminta untuk memastikan janji negara maju untuk mengatasi perubahan iklim bisa terwujud dalam kesepakatan terikat hukum atau "legally binding".

"Negosiator juga harus menagih janji negara maju untuk membantu negara berkembang mengatasi perubahan iklim," katanya Anggota DPR RI Nurhayati Ali Assegaf di sela-sela KTT Iklim di Le Bourget, Jumat (4/12/2015), waktu Prancis.

Politisi Demokrat ini mengatakan bahwa Indonesia memiliki peran yang penting dan strategis dalam mengatasi perubahan iklim. Dengan luasan hutan mencapai jutaan hektare yang menjadi paru-paru dunia, menurutnya harus ditegaskan kembali di forum internasional itu.

 
Para negosiator, menurut Nurhayati, harus proaktif dan meyakinkan negara-negara berkembang lainnya untuk bersama-sama mewujudkan harapan untuk menekan suhu bumi tidak melebihi dua dejarajat Celsius.

Selain memantau proses perundingan KTT Iklim, ia mengatakan bahwa kehadirannya di Paris juga untuk mengikuti pertemuan para anggota parlemen dunia yang digelar di Prancis.

Nurhayati merupakan ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen periode 2014-2019.

Sementara Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim, Rachmat Witoelar mengatakan bahwa hingga hari kelima, perundingan berjalan lambat dan para negosiator seperti menemui jalan buntu.

"Padahal COP Paris ini bukan bukan COP biasa. Kalau semuanya dikembalikan kepada usaha sendiri atau 'bussines as usual', untuk apa kita semua berkumpul di sini," katanya.

Ia berharap para negosiator dapat menerjemahkan visi dan misi para kepala pemerintahan masing-masing yang disampaikan pada pertemuan "Leader Event" yang digelar pada 30 November 2015.

Dalam pertemuan itu, lebih dari 100 kepala pemerintahan hadir dan menyatakan komitmen untuk bersama-sama mengatasi perubahan iklim, termasuk pemerintah Indonesia berkomitmen menurunkan emisi hingga 29 persen dengan usaha sendiri dan sebesar 41 persen dengan bantuan internasional.

Presiden Joko Widodo mengatakan dalam pidatonya menegaskan bahwa seluruh pihak harus bersatu dan berkontribusi untuk mengatasi perubahan iklim dengan menurunkan emisi sehingga suhu bumi tidak melebihi dua derajat.

Indonesia adalah negara dengan luas hutan tropis dan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia setelah Brazil.

Analisis Greenpeace berdasarkan peta tutupan lahan tahun 2011 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki 93,6 juta hektare tutupan hutan primer dan sekunder. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

×