Array

Golkar Versi Munas Ancol Desak Novanto Dikenai Sanksi

Esti Utami Suara.Com
Rabu, 09 Desember 2015 | 16:01 WIB
Golkar Versi Munas Ancol Desak Novanto Dikenai Sanksi
Ketua DPR Setya Novanto usai menjalani pemeriksaan di Sidang MKD, Senin (7/12/2015). (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Partai Golkar hasil munas Ancol Jakarta meminta agar Ketua DPR Setya Novanto dijatuhi sanksi terkait dugaan pelanggaran etika dalam permintaan saham dan perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

"Rekomendasi sudah disampaikan kepada Ketua Umum Agung Laksono," kata Ketua Forum Silaturahmi DPD Golkar Provinsi se-Indonesia Gusti Iskandar Sukma Alamsyah kepada pers di DPP Golkar di Slipi Jakarta Barat, Rabu (9/12/2015).

Forum tersebut telah melaksanakan pertemuan pada Selasa (8/12/2015) malam dan dihadiri pengurus dari 24 DPD Golkar. Saat menyampaikan pernyataan, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah didampingi sejumlah pengurus dan kader Golkar.

Pernyataan disampaikan untuk menyikapi dinamika politik terkait persidangan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Partai Golkar hasil munas Ancol Jakarta tetap memiliki komitmen menjalankan amanah reformasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Karena itu, lanjut Iskandar, Partai Golkar melawan tindakan yang tidak demokratis, kepemimpinan yang oligarki, otoriter dan upaya 'kartelisasi' dalam internal Partai Golkar yang dilakukan kader partai di DPR.

Hal itu didasarkan pada pentingnya tanggung jawab politik dan hubungan emosional dengan masyarakat sebagai perwujudan moto "Suara Rakyat Suara Golkar".

"Karena itu, kami memberi peringatan keras dan tegas terhadap seluruh kader untuk menjunjung tinggi cita-cita bangsa dan target Partai Golkar serta nilai-nilai moral dan etika dalam menjalankan amanat politik masyarakat tersebut," katanya.

Terkait masalah Setya Novanto, forum mendesak kepada DPP Golkar agar seluruh pelanggaran etika harus diberi sanksi tegas. Selain dikenakan sanksi etik oleh lembaga perwakilan, forum meminta dan mendesak agar Novanto diberhentikan dari keanggotaan partai.

Forum menyatakan, pelanggaran terhadap prinsip-prinsip itu oleh kader partai akan berdampak terhadap terbangunnya persepsi negatif publik kepada partai. Partai akan mengalami proses distrust yang serius di mata publik.

Prinsip ini berlaku secara umum pada seluruh lembaga perwakilan dengan tujuan agar partai bisa memberikan jaminan publik bahwa wakilnya pada lembaga perwakilan dapat mengemban amanah dengan baik.

Dalam konteks itulah DPD Golkar membentuk Forum Silaturahmi DPD Partai Golkar Provinsi se-Indonesia. Menurut Gusti Iskandar, pertemuan pada Selasa malam dihadiri pengurus 24 DPD Golkar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI