Salah Satu Tersangka Teror Paris Warga Negara Prancis

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 10 Desember 2015 | 02:38 WIB
Salah Satu Tersangka Teror Paris Warga Negara Prancis
Korban tewas Bom Paris Jumat (13/11/2015) [Reuters]

Suara.com - Orang ketiga yang menjadi teroris yang melakukan serangan dalam konser Bataclan di Paris pada 13 November lalu telah diidentifikasi sebagai Warga Negara Perancis berusia 23 tahun. "Ia dinyatakan pergi ke Suriah dua tahun lalu," menurut pejabat yang terlibat dalam penyelidikan ke dalam beberapa serangan di ibukota Perancis .

Hasil penyelidikan mengidentifikasi namanya sebagai Foued Mohamed-Aggad. salah satu dari tiga orang bersenjata kelompok ISIS yang membunuh 90 orang di Bataclan.  "Ibunya mengakui dirinya telah diberitahu tentang kematian puteranya melalui pesan teks dari Suriah," kata pengacara keluarga Foued.

Dua dari tiga penyerang melakukan bunuh diri dengan meledakkan rompi bunuh diri dan yang lain ditembak mati oleh polisi.

Para pejabat belum memberikan informasi nama dari semua delapan orang bersenjata  dan pelaku bom bunuh diri yang terlibat langsung dalam serangan bulan lalu. Namun serangan itu diklaim dirancang oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), sebuah kelompok militan yang mengontrol  Suriah dan Irak. ISIS mengaku bertanggung jawab dalam serangan tersebut.

Mereka berhasil mengidentifikasi Mohamed-Aggad setelah diberitahu oleh ibunya dan kemudian mencocokkan DNA-nya untuk nya.

"Pesan SMS mengatakan bahwa anaknya telah meninggal, mengatakan:" Dia meninggal pada tanggal 13 November dengan saudara-saudaranya "," kata Francoise Cotta, pengacara bagi ibu dan keluarganya, yang mengatakan wanita itu mendapat pesan teks 10 hari yang lalu.

"Dia langsung disambar oleh pikiran mengerikan bahwa ia mungkin telah menjadi salah satu penyerang bunuh diri Bataclan," kata Cotta, menambahkan bahwa ia diminta oleh ibu tersangka untuk berhubungan dengan penyidik.

Mohamed-Aggad pergi ke Suriah pada akhir 2013 dengan sekelompok orang lain dari lingkungan di daerah luar kota Perancis timur Strasbourg. Tujuh kelompok ditangkap Mei 2014 setelah kembali ke Prancis.

Masih belum jelas kapan dan bagaimana Mohamed-Aggad kembali ke Perancis. Meskipun intelijen Prancis senantiasa melakukan pengawasan lebih untuk memantauan gerakan jihadi yang tumbuh di rumah-tumbuh.

Kakaknya Karim, yang juga pergi ke Suriah telah berhasil dipenjara di Perancis. 

The Bataclan penembakan adalah bagian dari serangan terkoordinasi di Paris di mana penyerang menewaskan 130 orang di string kafe, dekat stadion olahraga dan di Bataclan.

Dua penyerang lainnya di gedung konser telah dinobatkan sebagai Samy Amimour, 28, dari Drancy, timur utara Paris, dan Ismail Omar Mostefai, 29, seorang Prancis keturunan Aljazair yang tinggal untuk waktu di Chartres, barat selatan Paris.

Amimour juga menghabiskan waktu di Suriah, seperti yang dilakukan pemimpin diduga dari 13 November penyerang, Abdelhamid Abaaoud, 28, seorang Belgia asal Maroko yang meninggal dalam serangan polisi minggu berikutnya.

Lain 13 November penyerang, Salah Abdeslam, 26, Perancis dan lahir di Brussels, masih dalam pelarian. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luis Enrique Bocorkan Kondisi Cedera Dembele, Absen Lawan Arsenal?

Luis Enrique Bocorkan Kondisi Cedera Dembele, Absen Lawan Arsenal?

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 17:49 WIB

Mengatur Kembali Arah Hidup dari Buku Tiada Ojek di Paris

Mengatur Kembali Arah Hidup dari Buku Tiada Ojek di Paris

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 16:00 WIB

Pesta Penutup Musim PSG Dirusak Comeback Dramatis Paris FC

Pesta Penutup Musim PSG Dirusak Comeback Dramatis Paris FC

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 06:24 WIB

Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek

Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:04 WIB

Butter Tteok Jadi Tren Baru Kuliner Korea di Indonesia

Butter Tteok Jadi Tren Baru Kuliner Korea di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:37 WIB

Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati

Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:35 WIB

Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final

Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:32 WIB

Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor

Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan

Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan

Entertainment | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:41 WIB

Terkini

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:52 WIB

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:50 WIB

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:55 WIB

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB