Suara.com - Saomi Ahmad Alias Omi (28) yang menjadi buronan polisi selama empat bulan, akhirnya berhasil dibekuk polisi sektor Senen, Jakarta Pusat.
Sebelum ditangkap ia sempat mencuri sebuah Mikrolet di terminal Senen, Jakarta Pusat, Jumat (11/12/2015) malam Sekitar pukul 23.52 WIB.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Polisi Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi (Kompol) Suyatno mengungkapkan, pelaku merupakan spesialis pencuri kendaraan roda empat. Namun, anehnya, kendaaraan yang dicuri Ahmad adalah sebuah Mikrolet yang merupakan angkutan umum.
Suyatno juga mengatakan bahwa pelaku sudah dua kali melakukan pencurian Mikrolet dan berhasil Lolos. "Pelaku melakukan pencurian selalu di lokasi yang sama yaitu di Terminal Senen. Terakhir mencuri angkot pada bulan juli lalu," ungkapnya saat dihubungi Sabtu (12/12/2015).
Suyatno menambahkan pelaku melakukan pencurian dengan menyamar menjadi supir tembak. Selama menjalani 'profesi' itu, Ahmad telah menjual dua mikrolet hasil curiannya Juli lalu ke seorang penadah di daerah Indramayu, Jawa Barat.
"Pelaku menjual angkot itu ke penadah di Indramayu yang bernama Krisno dengan harga murah," terangnya.
Namun, ketika akan beraksi lagi dengan menyamar menjadi supir tembak, Ahmad yang saat itu akan membawa kabur angkot jurusan Senen-Kampung Melayu 'pegangannya' Bauni (28) ke Indramayu, dicegat dan dipukuli hingga babak belur oleh Bauni dan para supir lainnya.
"Bauni mendapatkan informasi tentang aksi Ahmad dari supir-supir lain di Terminal Senen yang pernah menjadi korbannya. Makanya dia segera melapor ke polisis Sektor Senen dan bersama para supir lainnya menjebak pelaku," urai Suyatno merinci.
"Pelaku akhirnya tertangkap sebelum sempat kabur ke Indramayu untuk menjual angkot hasil curiannya tersebut, karena hasil curian dua angkot di bulan juli lalu sudah habis uangnya, makanya dia mencuri kembali," jelas Suyatno.
Akibat perbuatannya itu, kini Ahmad mendekam di penjara.