Warga: Tak Ada Metromini Tak Masalah, Ada Ojek Online

Siswanto

Senin, 21 Desember 2015 | 15:28 WIB
Warga: Tak Ada Metromini Tak Masalah, Ada Ojek Online
Terminal Pasar Senen, Jakarta Pusat [suara.com/Eva Aulia]

Suara.com - Sebagian masyarakat Jakarta mendukung pemerintah mengandangkan armada metromini tak laik jalan demi keselamatan masyarakat. Bagi mereka, tidak ada masalah kalaupun tak ada metromini.

"Sebenarnya nggak adanya metromini tidak terlalu berpengaruh bagi saya, karena kan saya biasa naik kopaja AC, tetapi saya mendukung bila adanya penertiban seperti ini, karena kan demi keselamatan penumpang juga, jadi tindakan yang dilakukan dishub (dinas perhubungan) itu sudah tepat. Supaya metromini yang ugal-ugalan dan bobrok dilakukan peremajaan atau pembenahan," kata Raka, karyawan.

Menurut Raka, di Jakarta, sekarang sudah banyak alternatif alat transportasi, apalagi sejak ada muncul layanan transportasi berbasis aplikasi internet.

"Kalau saya yang biasa naik metromini nggak ada metromini ya beralih ke ojek online, jadi nggak terlalu pengaruh buat saya," kata mahasiswa bernama Alif.

Tapi, bagi pegawai seperti Novita agak susah pergi ke kantor kalau metromini tidak ada. Seperti gara-gara supir mogok operasi dalam beberapa hari terakhir.

"Sempat bingung karena kan saya biasa naik metromini 62 dan nggak ada yang beroperasi jadi saya harus naik angkutan umum lain jadi sempat terganggu sebenarnya," kata Novita.

Gara-gara penertiban metromini tak laik jalan yang dilakukan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, dalam beberapa hari terakhir, sebagian besar supir angkutan berwarna orange mogok operasi.

Pagi tadi, puluhan supir metromini unjuk rasa di sekitar Terminal Pasar Senen. Mereka protes dengan kebijakan penertiban metromini.

"Sebenarnya tadi pagi sekitar jam 09.00 WIB itu bukan aksi demo, tetapi untuk menyalurkan aspirasi dari sekitar 30 orang," kata Kepala Terminal Senen, Laudin Situmorang, kepala Suara.com di Terminal Senen.

Menurut pengamatan Suara.com, pada siang hari, beberapa mobil Dinas Perhubungan dan Transportasi terlihat parkir di sekitar terminal. Petugas masih berjaga-jaga di sana.

"Ini sebagai bentuk penertiban, sampai kapan pun kita akan bertindak tegas jika masih ada metromini yang tidak layak beroperasi. ini demi keamanan penumpang," kata Laudin.

Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan calon penumpang karena aksi mogok supir metromini, Dinas Perhubungan mengerahkan bus-bus sekolah sebagai pengganti.

"Dari pagi tidak ada penumpukan penumpang karena mereka dapat menggunakan bus sekolah secara gratis dan operasi bus sekolah juga situasional," kata Laudin. (Eva Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Supir Minta Ahok Jangan Buang Metromini  ke Laut

Supir Minta Ahok Jangan Buang Metromini ke Laut

News | Senin, 21 Desember 2015 | 13:46 WIB

Pemandangan Berbeda Terminal Blok M Setelah Metromini Mogok

Pemandangan Berbeda Terminal Blok M Setelah Metromini Mogok

News | Senin, 21 Desember 2015 | 13:21 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×