Koarmabar Tangkap 3 Perompak Kapal Minyak Singapura

Ruben Setiawan

Kamis, 24 Desember 2015 | 05:45 WIB
Koarmabar Tangkap 3 Perompak Kapal Minyak Singapura
Panglima Komando Armada Kawasan Barat Laksamana Muda TNI Ahmad Taufiq Rahman pada lomba ketangkasan prajurit. (Suara.com/Muhamad Ridwan)

Suara.com - Tim reaksi cepat Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) menangkap tiga orang pelaku perompakan kapal berbendera Singapura MT Joaquim yang terjadi di perairan Selat Malaka pada 8 Agustus 2015.

"Orang yang diduga terlibat perompakan berinisial HU, AG, dan AS. Mereka ditangkap di kawasan Bandung, Jawa Barat, pada 14 Desember 2015. Kita juga berhasil menemukan kapal Kharisma-9," kata Panglima Koarmabar Laksamana Muda TNI A Taufik R di Markas Koarmabar, Gunung Sahari, Jakarta, Rabu.

Pangarmabar menjelaskan, MT Joaquim yang mengangkut 3.500 MT Light Crude Oil (LCO) dirompak di perairan saat tengah berlayar dari East Outer Port Limit (EOPL) menuju Melaka.

Perompak mengambil LCO sebanyak 2.900 MT (shiponing) dan dimuat dikapal mereka MT Kharisma-9. Perompak kemudian merusak mesin hidrolik serta jangkar MT Joaquim agar kapal tersebut tidak bisa berlayar mengikuti kapal mereka.

Koarmabar kemudian mencari keberadaan kapal tersebut dengan mengerahkan unsur-unsur KRI di sepanjang perairan Selat Malaka, Selat Karimata dan Laut Jawa serta didukung oleh Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) untuk mencari keberadaan para pelaku perompakan di darat.

"Akhirnya pada Senin, 14 Desember 2015 Tim WFQR berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus perompakan MT Joaquim, yakni HU (53) kapten kapal, AG dan AS (30) ABK Mualim I MT Kharisma 9, di Bandung, Jawa Barat," katanya.

Menurut pengakuan ketiga tersangka, setelah melakukan shiponing, MT Kharisma-9 segera berlayar menuju perairan Batam dan menurunkan 7 orang perompak di pulau Karimun Besar. Selanjutnya kapal menuju Laut Jawa dan lego jangkar di perairan Bojonegara, Banten.

Usai perompakan itu, MT Kharisma-9 telah dua kali berganti nama menjadi MT Antela serta MT Union Star. Hal tersebut diketahui setelah pada hari Selasa (15/12) Tim WFQR Koarmabar berhasil menemukan MT Kharisma-9 yang sedang lego jangkar di perairan Bojonegara, Banten, yakni antara Pulau Tarahan dan Pulau Panjang.

Saat ditemukan, kata Pangarmbar, kapal sudah berganti nama menjadi Union Star, cat lambung kapal terindikasi dicat ulang menjadi warna abu-abu dengan warna dasar hitam, mesin kapal dalam keadaan mati, tidak ada ABK.

"Ditemukan juga life jacket bertuliskan Antela, berkas fresh water sounding oleh PT Victor Stell Indonesia atas nama MT Kharisma-9, bekas shipboard marine pollution emergency plan atas nama MT Kharisma-9 serta sisa LCO sebanyak 700 KL," ujarnya.

Para pelaku yang tertangkap mengaku bahwa semua aksi ini atas perintah EN (wanita) dan dibantu oleh BU alias AN yang sampai dengan saat ini masih DPO.

Diketahui juga bahwa ada kapal-kapal yang ikut serta dalam membantu aksi kejahatan ini antara lain MT Patriajaya-1, MT Hartadika dan MT Matahari Laut.

Mereka melaksanakan kegiatan ilegal yaitu MT Matahari Laut memberikan dukungan logistik kepada ABK MT Kharisma 9 pada tanggal 20 Agustus 2015, MT Patriajaya-1 mengambil LCO sebanyak 1100 KL pada tanggal 27 Agustus 2015 dan MT Hartadika juga mengambil LCO sebanyak 1100 KL pada tanggal 3 September 2015.

"Saat ini semua kapal tanker tersebut sudah berhasil ditangkap," kata Taufiq.

Mengakhiri konferensi persnya, Pangarmabar mengatakan, sampai saat ini masih ada 10 DPO sebagai pengembangan dari tindak lanjut investigasi tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×