Tim DVI Baru Identifikasi 19 Jenazah Korban KM Marina

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 27 Desember 2015 | 02:15 WIB
Tim DVI Baru Identifikasi 19 Jenazah Korban KM Marina
Evakuasi Korban KM Marina

Suara.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan yang melakukan proses identifikasi dan rekonsiliasi terhadap 20 jenazah korban baru KM Marina bisa merampungkan proses identifikasi 19 jenazah setelah mencocokkan semua data ante dan post mortem.

"Kami bekerja sejak kemarin sampai malam ini pukul 21.00 Wita dan baru bisa menyelesaikan proses pemeriksaan dua dari tiga jenazah yang tersisa," ujar Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel Kombes Pol Raden Harjuno di Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan, proses identifikasi dan rekonsililasi yang dilakukan terhadap tiga jenazah tersisa ini sepenuhnya dibantu Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Mabes Polri.

Raden menyebutkan, dua korban yang telah diidentifikasi itu berhasil dilakukan setelah data ante mortem diberikan secara lengkap oleh pihak keluarga korban.

Dengan mencocokkan data post mortem korban saat jenazah ditemukan yakni data-data yang melekat pada korban seperti seragam, tanda lahir dan sebagainya itu akan lebih memudahkan anggota forensik.

Dua nama yang telah teridentifikasi itu yakni, Ratnawati (30) dengan label jenazah B019 ini diketahui identitasnya setelah melihat hasil sidik jari dan data ante mortem lainnya. Korban Ratnawati diketahui adalah warga Ladongi, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

Korban kedua yang diberikan label B020 diketahui adalah Hasnani (50) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Hasnani diketahui setelah mencocokkan semua data ante da post mortem yang antara lain pemeriksaan gigi dan terdapat tambalan. Sedangkan data post mortemnya yakni memakai baju gamis dan celana legin hitam.

"Untuk dua korban ini mudah kita ketahui identitasnya setelah semua data pendukung seperti data ante mortem itu diterima dari pihak keluarga dan dengan alat mambis Inafis Mabes Polri semakin memudahkan kita," katanya.

Sebelumnya, 17 jenazah yang telah selesai diidentifikasi di RS Siwa, Wajo antara lain : Syahrir Arief (58) asal Unaha; Lutfiana Elsa (3) asal Kendari; Pangeran (3) asal Kolaka.

Muhammad Yunus (33) asal Andowengga; Muhammad Yaya (44) asal Siwa; Rumlah (40) asal Kendari, Manawati Tuwe (44) asal Kendari; Yuliana (16) asal Wajo; Muhammad Thamrin (37) asal Pinrang.

Octaviana Elias Mana (25) asal Kolaka; Rustam alias Rustang (28) asal Wajo; Abdul Kadir (45) asal Soppeng; Maryam (18) asal Kolaka Timur; Ningsih (43) asal Kolaka; Purnawan Indrawangsyah (30) asal Luwu; Lismawati (-) asal Kendari Hasnah (47) asal Kolaka Utara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB