Palestina Salahkan Israel atas Mundurnya Pelapor PBB

Adhitya Himawan

Kamis, 07 Januari 2016 | 04:42 WIB
Palestina Salahkan Israel atas Mundurnya Pelapor PBB
Tentara Israel di lokasi penembakan perempuan Palestina di Beitar Illit, Tepi Barat. (Reuters/Ronen Zvulun)

Suara.com - Pemerintah Palestina yang menguasai Jalur Gaza, HAMAS, menyalahkan Israel atas mundurnya Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk situasi Hak Asasi Manusia (HAM), Makarim Wibisono.

"Keputusan Pelapor Khusus PBB untuk mengundurkan diri itu akibat kesalahan Israel yang terus menghambat tugas-tugasnya di Palestina yang diembankan oleh PBB," kata Juru Bicara HAMAS Mushir Al Masri yang dhubungi ANTARA dari Kairo, Rabu malam (6/1/2016).

Makarim Wibisono, diplomat karir Indonesia tersebut pada awal pekan ini secara resmi mengajukan pengunduran dirinya dengan asalan tidak pernah diberi akses oleh Israel untuk mengunjungi Palestina.

Surat pengunduran diri yang diajukannya kepada Dewan HAM PBB di Markas Besarnya di Jenewa itu secara efektif terhitung mulai 31 Maret 2016.

Menurut Al Masri, Pelapor Khusus PBB sudah beberapa kali berusaha mengunjungi Jalur Gaza melalui Mesir dari Pintu Penyeberangan Rafah-Gaza, namun selalu gagal.

"Kegagalan Pelapor Khusus PBB kunjungi Gaza dari Penyeberangan Rafah itu akibat desakan keras dari Israel kepada pemerintah Mesir," ungkap Juru Bicara HAMAS tersebut.

Makarim yang tercatat sebagai Pelapor Khusus ke-6 untuk Urusan HAM di Wilayah Palestina itu menyatakan kekecewaannya yang mendalam karena sepanjang masa tugasnya, Israel tidak memberikan akses ke wilayah Palestina yang diduduki.

"Sayangnya, semua usaha saya untuk memperbaiki nasib korban-korban pelanggaran HAM Palestina di wilayah pendudukan selalu menjadi sia-sia," dalam siaran persnya pada Senin (4/1).

Wibisono, sejak mengemban mandat sebagai Pelapor Khurus untuk HAM Palestina pada Juni 2014, ia sempat diyakinkan akan mendapat akses untuk meninjau wilayah-wilayah Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon sebelumnya menegaskan bahwa negaranya tidak memungkinkan memberi memberi izin Wibisono berkunjung ke Palestina karena Israel melakukan kerja sama dengan semua komite internasional yang tidak anti-Israel.

Menanggapi pernyataan Israel tersebut, Wibisono meyakinkan bahwa ia akan bekerja secara obyektif dan independen tanpa berpihak kepada pihak manapun.

Namun Israel telah berulang kali menuduh Wibisono berpihak kepada Palestina dan tidak menghiraukan pendapat Israel.

Sementara itu, berbagai media massa di Timur Tengah secara luas memberitakan pengunduran diri Makarim Wibisono.

Surat Kabar berpengaruh di Timur Tengah, Al Hayat, melaporkan bahwa Wibisono bernasib sama dengan pendahulunya, Richard Folk, dari Amerika Serikat yang juga tidak pernah dizinkan Israel untuk berkunjung ke Palestina.

Koran Al Akhbar menyebut Israel bersikap arogan dengan tidak mengizinkan Pelapor Khurus PBB untuk menjalankan tugasnya secara aman.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:12 WIB

Mossad Israel Pecat 2 Pejabat Senior Usai Rencana Gulingkan Pemerintah Iran Gagal

Mossad Israel Pecat 2 Pejabat Senior Usai Rencana Gulingkan Pemerintah Iran Gagal

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat

Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:17 WIB

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Israel Makin Jauh dari Amerika, Benjamin Netanyahu Mau Serang Iran Sendiri

Israel Makin Jauh dari Amerika, Benjamin Netanyahu Mau Serang Iran Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris

Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Ibu Hamil Tewas Dibom Israel di Gaza, Nyawa Satu Keluarganya Juga Melayang

Ibu Hamil Tewas Dibom Israel di Gaza, Nyawa Satu Keluarganya Juga Melayang

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Terkini

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×