Tentara Becanda Ada Bom di Bandara Pekanbaru

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 09 Januari 2016 | 00:07 WIB
Tentara Becanda Ada Bom di Bandara Pekanbaru
Ilustrasi pesawat milik maskapai Lion Air (Shutterstock).

Suara.com - Oknum anggota TNI berinisial S yang membuat candaan bom di kabin pesawat Lion Air JT 141 di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Dia diperiksa intensif oleh polisi militer.

"Hingga malam ini, kita masih terus memeriksa yang bersangkutan dan kita belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena pemeriksaan masih berlangsung," jelas Komandan Detasemen Polisi Militer TNI AD Pekanbaru Letkol CPM Johny JP Pelupessy di Pekanbaru, Jumat (8/1/2016) malam.

Dari pemeriksaan itu nantinya disimpulkan apakah yang perwira TNI berinisial S berpangkat Mayor itu bersalah atau tidak. Jika terbukti bersalah maka yang bersangkutan pasti akan dikenakan sanksi tegas.

Sementara itu terkait rencana penerbangan tujuan Mayor S ke Medan pada Jumat siang tadi, dia mengatakan masih terus menelusuri apakah tujuan itu merupakan bagian dari tugas atau tidak.

"Tentunya jika bagian dari tugas, maka akan ada surat jalan," ujarnya.

Sementara itu, Manager Operasi Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mengatakan sesuai undang-undang penerbangan nomor 1 tahun 2009, maka penumpang yang dengan sengaja mengganggu atau membahayakan penerbangan dapat diancam hukuman satu tahun penjara.

"Yang bersangkutan bisa diterapkan dengan UU Penerbangan tahun 2009. Namun, kita percayakan pemeriksaan itu ke Denpom TNI," tukasnya.

Sebelumnya, Lion Air JT 141 tujuan Pekanbaru-Medan yang sedianya diberangkatkan pada pukul 14.25 WIB harus tertunda akibat salah seorang penumpang berkelakar membawa bahan peledak.

Akibatnya seluruh penumpang berikut bagasi terpaksa diturunkan kembali karena ada dugaan bom di dalam pesawat sesaat akan lepas landas.

Hasturman Yunus menjelaskan seluruh penumpang, isi bagasi serta kargo diturunkan dan diperiksa ulang untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan. Dugaan tersebut ternyata adalah candaan salah satu penumpang yang kini sudah diamankan.

Hasturman menjelaskan bahwa hal itu terjadi pada saat pesawat parkir di area D6 Bandara Pekanbaru ketika proses "boarding" sekitar pukul 14.40 WIB, seorang penumpang pria yang duduk di kursi pesawat nomor 18B masih memegang tas sandangnya.

Kemudian pramugari meminta agar tas itu disimpan di bagasi atas demi kenyamanan penumpang yang diketahui berinisial S itu.

"Saat pramugari berusaha menyimpan tas tersebut, pria itu bercanda dengan mengatakan agar berhati-hati karena jika terjatuh akan meledak," jelasnya.

Sementara itu, saat ini oknum yang mengaku TNI tersebut diserahkan kepada satuan Denpom TNI AD. "Yang bersangkutan kini sudah diserahkan ke satuan TNI untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengaku Bawa Bom, Nenek Ditangkap di Bandara Yogyakarta

Mengaku Bawa Bom, Nenek Ditangkap di Bandara Yogyakarta

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 21:10 WIB

Ini Identitas Pria Anggota ISIS yang Ditembak Mati Polisi Paris

Ini Identitas Pria Anggota ISIS yang Ditembak Mati Polisi Paris

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 05:12 WIB

Indonesia Investasi Rp18 T Buat Pesawat Tempur dengan Korsel

Indonesia Investasi Rp18 T Buat Pesawat Tempur dengan Korsel

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 14:01 WIB

Keluarkan Penumpang Palestina dari Pesawat, Maskapai Minta Maaf

Keluarkan Penumpang Palestina dari Pesawat, Maskapai Minta Maaf

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 08:13 WIB

Buru Hizbullah, Israel Kembali Serang Lebanon

Buru Hizbullah, Israel Kembali Serang Lebanon

News | Selasa, 05 Januari 2016 | 04:57 WIB

Garuda Indonesia Akui Refund Tiket Jadi Risiko Bisnis yang Berat

Garuda Indonesia Akui Refund Tiket Jadi Risiko Bisnis yang Berat

Bisnis | Minggu, 03 Januari 2016 | 23:07 WIB

Pembebasan Bea Masuk Komponen Pesawat Ringankan Biaya Operasional

Pembebasan Bea Masuk Komponen Pesawat Ringankan Biaya Operasional

Bisnis | Minggu, 03 Januari 2016 | 22:30 WIB

Tentara Nigeria Mendapat Ancaman dari Boko Haram

Tentara Nigeria Mendapat Ancaman dari Boko Haram

News | Sabtu, 02 Januari 2016 | 04:31 WIB

Teror Bom Jerman, Penjagaan Polisi di Stasiun Munich Berkurang

Teror Bom Jerman, Penjagaan Polisi di Stasiun Munich Berkurang

News | Jum'at, 01 Januari 2016 | 19:27 WIB

Jerman Catat Nama Terduga Peneror Bom Tahun Baru

Jerman Catat Nama Terduga Peneror Bom Tahun Baru

News | Jum'at, 01 Januari 2016 | 19:10 WIB

Terkini

Mengapa Donald Trump Unggah Foto Dirinya Mirip Yesus?

Mengapa Donald Trump Unggah Foto Dirinya Mirip Yesus?

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:08 WIB

Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'

Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:48 WIB

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:29 WIB

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:14 WIB

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:39 WIB

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:35 WIB

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:26 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB