Pelantikan Ade Komaruddin Sebagai Ketua DPR Diprediksi Lancar

Ardi Mandiri

Senin, 11 Januari 2016 | 08:04 WIB
Pelantikan Ade Komaruddin Sebagai Ketua DPR Diprediksi Lancar
Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago memperkirakan pelantikan Ade Komaruddin sebagai ketua DPR berjalan lancar, dengan melihat berbagai indikator dan kuatnya posisi politik yang bersangkutan.

"Pelantikan Ade Komaruddin (Akom) jadi ketua DPR diprediksi akan berjalan lancar dan hampir tidak ada hambatan yang berarti di Sidang Paripurna DPR," katanya di Jakarta, Senin (11/1/2016).

Pangi Chaniago menjelaskan, indikatornya pertama, Akom sudah ditetapkan tanggal 18 Desember 2015 di rapat paripurna penutupan masa sidang II sebagai ketua DPR definitif.

Hal itu, menurut dia, diartikan bahwa secara defacto sudah sah, tinggal pelantikannya secara dejure formalitasnya.

"Walaupun ada nama baru dari internal Golkar yaitu Agus Gumiwang, tetap kalah 'jam terbang' dan tenggelam oleh Akom," ujarnya.

Kedua, menurut Pangi, Akom dengan PDIP dan Megawati punya kedekatan historis yang sangat panjang. Dia menjelaskan, ketika naiknya Megawati jadi presiden mengantikan Abdurrahman Wahid (Gusdur), Akom punya andil besar sehingga Megawati berjalan mulus menjadi Presiden RI.

"Kita tidak bisa menafikan bahwa elite penentu di PDIP tetap Megawati yang bisa memberhentikan kegaduhan politik dan memuluskan pelantikan ketua DPR definitif," katanya.

Pangi menjelaskan indikator ketiga, Akom sangat dekat dengan tokoh-tokoh penting atau "inner circle" PDIP dengan pengalaman Akom hampir lima periode 18 tahun menjadi anggota DPR.

Menurut dia, dengan pengalaman Akom itu tentu saja sudah banyak berkomunikasi dan berteman baik termasuk dengan elite PDIP.

"Keberhasilan Akom jadi ketua fraksi bukti Akom lihat dan cerdik memproyeksi agenda seting politik," katanya.

Fadli Zon "penghambat" Namun Pangi menilai sebetulnya yang menjadi batu sandungan nyata atau penghambat pelantikan ketua DPR itu adalah Fadli Zon. Menurut dia, mantan ketua DPR Setya Novanto pasti akan menganggu pelantikan ketua DPR definitif agar Fadli Zon tetap jadi plt ketua DPR.

"Fadli Zon loyalis dan geng Setnov. Setnov akan recokin pelantikan Akom. Semakin lama pelantikan semakin menguntungkan Fadli Zon jadi plt Ketua DPR yang lama," katanya.

Pangi menilai skenario PDIP tetap membiarkan ketua DPR definif dilantik dulu, nanti di tengah jalan PDIP menyiapkan skenario revisi UU No 17 tahun 2015 tentang MD3 sebagai pintu masuk kocok ulang pimpinan DPR.

Menurut dia, apabila revisi UU MD3 dilakukan sekarang akan memakan waktu cukup lama, sehingga tentu semakin lama semakin menguntungkan Fadli Zon sebagai plt ketua DPR.

"Sudah hampir dipastikan dengan mudah PDIP berhasil merebut ketua ketua DPR, diprediksi secara kalkulasi matematika politik hampir tidak ada perlawanan dari kubu KMP kalau voting revisi UU MD3," katanya.

Dia mengatakan terkait ketidakhadiran PDIP saat pelantikan ketua DPR karena bersamaan dengan Rakernas PDIP, tidak akan menghalangi atau membatalkan pelantikan Akom.

Menurut dia, bisa saja kompromi pelantikan Akom setelah Rapimnas PDIP dan kalau soal dukungan PDIP Akom jadi ketua DPR sudah jelas. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ade Komaruddin Tunggu Proses Politik Untuk Jadi Pimpinan DPR

Ade Komaruddin Tunggu Proses Politik Untuk Jadi Pimpinan DPR

News | Jum'at, 18 Desember 2015 | 13:09 WIB

Ade Komaruddin Ditunjuk Golkar Gantikan Novanto Pimpin DPR

Ade Komaruddin Ditunjuk Golkar Gantikan Novanto Pimpin DPR

News | Jum'at, 18 Desember 2015 | 12:09 WIB

Terkini

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB