Bercanda Bawa Bom di Pesawat Terancam Penjara 1 Tahun

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 12 Januari 2016 | 04:01 WIB
Bercanda Bawa Bom di Pesawat Terancam Penjara 1 Tahun
Ilustrasi pesawat milik maskapai Malaysia Airlines (Shutterstock).

Suara.com - Manajemen PT Angkasa Pura menegaskan candaan yang bisa menimbulkan teror dan mengganggu stabilitas keamanan seperti membawa bom ke Bandara akan dijerat hukum dengan ancaman kurungan penjara selama satu tahun. Itu sesuai dengan UU penerbangan.

"Sesuai dengan Undang-undang nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan pada ayat 1, pasal 344 huruf c setiap orang yang menyampaikan informasi palsu sehingga membahayakan keselamatan penerbangan dikenakan penjara satu tahun," tegas Humas PT Angkasa Pura I Hary Budi Waluyo di Makassar, Senin (11/1/2016).

 Sebelumnya, seorang PNS Pemprov Papua bernama Dominggus H Simunapendi terpaksa dihentikan petugas pengamanan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin atau Aviation Security Service (Avsec) siang tadi saat transit di bandara setempat.

Petugas curiga saat diperiksa menggunakan alat "Walk Trough Metal Detector" (WTMD ) disaku celananya alat berbunyi mendeteksi sesuatu dianggap berbahaya. Saat ditanya beberapa kali apa itu? dengan nada candaan pelaku mengatakan ada bom.

 Tidak ingin kecolongan petugas kemudian menggiring Dominggus bersama kopernya ke ruang pemeriksaan manual. Saat diperiksa disaku celananya ditemukan korek api, dan ketika diperiksa barang dalam kopernya tidak ada barang mencurigakan sehingga dinyatakan steril.

Kendati dinyatakan aman, karena candaannya itu pelaku diamankan di Posko Avsec kemudian diserahkan ke Polrsek Bandara untuk dimintai keterangan motif menebar teror. Akibat perbuatannya seluruh penumpang di area transit turut dievakuasi termasuk memeriksa ulang seluruh barang bagasi.

Sehari sebelumnya, Minggu (10/1/2016) sore, candaan dengan membawa bom juga dilakukan Perwira Polisi Iptu Cahyo Widyanto diketahui dari Kesatuan Labolatorium Forensik Polda Denpasar. Saat itu Cahyo secara bercanda membisik kepada rekannya saat berada di SCP X Ray bahwa ada bom di tasnya.

Sontak perkataan itu didengar petugas Avsec Security Bandara Internasional Sultan Hasanuddin saat memeriksa bagasi selanjutnya meminta Cahyo untuk diperiksa secara manual di ruang pemeriksaan namun tidak ditemukan barang mencurigakan.

 Akibat ulahnya itu seluruh penumpang tujuan Denpasar akhirnya diperiksa ulang di ruangan khusus termasuk pemeriksaan barang bagasi diperiksa kembali. Setelah pemeriksaan dan dinyatakan aman pesawat diterbangkan, namun tidak membawa Cahyo karena masih menjalani pemeriksaan dari Propam Polda Sulselbar saat itu.

Berdasarkan ulah dua orang ini, pihak Bandara Sultan Hasanuddin kembali memperketat pengamanan. Sebelumnya melalui imbauan Menteri Perhubugan Desember 2015, pengamanan bandara ditingkatkan statusnya menjadi kuning.

"Selama status dari Menteri Perhubungan belum dicabut, maka statusnya tetap kuning dan pengamanan akan lebih diperketat menyusul candaan dua orang ini yang membawa kecemasan penerbangan diketegorikan masuk teror," ujar Budi Waluyo.

Kabid Humas Polda Sulselbar menegaskan dengan candaan itu tentu akan diproses hukum untuk memberikan efek jera pada pelaku dan orang yang ingin melakukan hal yang sama. Dirinya mengaku pelaku bisa dikenakan Undang-undang penerbangan nomor 1 tahun 2009.

"Tetap pengamanan diperketat dan masih status kuning, yang jelas kedua oknum ini bisa di kenakan hukuman Undang-undang penerbangan, tapi masih kita terus diselidiki apa motifnya meski itu bercanda, Untuk oknum anggota sudah dipulangkan di Denpasar dan dihukum disiplin," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

YLKI Siap Advokasi Penumpang yang Dirugikan Maskapai Penerbangan

YLKI Siap Advokasi Penumpang yang Dirugikan Maskapai Penerbangan

News | Senin, 11 Januari 2016 | 07:46 WIB

Tentara Becanda Ada Bom di Bandara Pekanbaru

Tentara Becanda Ada Bom di Bandara Pekanbaru

News | Sabtu, 09 Januari 2016 | 00:07 WIB

Indonesia Investasi Rp18 T Buat Pesawat Tempur dengan Korsel

Indonesia Investasi Rp18 T Buat Pesawat Tempur dengan Korsel

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 14:01 WIB

Garuda Indonesia Akui Refund Tiket Jadi Risiko Bisnis yang Berat

Garuda Indonesia Akui Refund Tiket Jadi Risiko Bisnis yang Berat

Bisnis | Minggu, 03 Januari 2016 | 23:07 WIB

Pembebasan Bea Masuk Komponen Pesawat Ringankan Biaya Operasional

Pembebasan Bea Masuk Komponen Pesawat Ringankan Biaya Operasional

Bisnis | Minggu, 03 Januari 2016 | 22:30 WIB

Polisi Jerman: Situasi Teror Bom Belum Reda

Polisi Jerman: Situasi Teror Bom Belum Reda

News | Jum'at, 01 Januari 2016 | 17:14 WIB

Polisi Sebut Teror Bom di Mal Teras Kota Hanya Iseng

Polisi Sebut Teror Bom di Mal Teras Kota Hanya Iseng

News | Jum'at, 01 Januari 2016 | 15:31 WIB

Kementerian Perhubungan Tetapkan Mekanisme Refund Tiket

Kementerian Perhubungan Tetapkan Mekanisme Refund Tiket

Bisnis | Kamis, 31 Desember 2015 | 23:35 WIB

Terkini

5 Cara Memilih AC Hemat Listrik dengan Teknologi Inverter, Bebas Tagihan Membengkak

5 Cara Memilih AC Hemat Listrik dengan Teknologi Inverter, Bebas Tagihan Membengkak

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 17:07 WIB

Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah

Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah

Bali | Sabtu, 05 September 2026 | 17:07 WIB

Shin Tae-yong Sesumbar Jelang Debut di Super League Yakin Persija Sikat Borneo FC

Shin Tae-yong Sesumbar Jelang Debut di Super League Yakin Persija Sikat Borneo FC

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 17:05 WIB

Menteri Pigai Geram Vonis Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dipangkas Desak Pengacara Ajukan Kasasi

Menteri Pigai Geram Vonis Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dipangkas Desak Pengacara Ajukan Kasasi

News | Sabtu, 05 September 2026 | 17:00 WIB

Erupsi Anak Krakatau Diduga Picu Dentuman hingga Bandung Raya

Erupsi Anak Krakatau Diduga Picu Dentuman hingga Bandung Raya

Jabar | Sabtu, 05 September 2026 | 17:00 WIB

Tokoh Adat Badui Jaro Saidi Putra Wafat, Sosok Penting di Balik Ritual Seba

Tokoh Adat Badui Jaro Saidi Putra Wafat, Sosok Penting di Balik Ritual Seba

Banten | Sabtu, 05 September 2026 | 16:57 WIB

Saddil Ramdani Pamit dari Persib Bandung, Igor Tolic Buka Suara: Dia Tidak Senang

Saddil Ramdani Pamit dari Persib Bandung, Igor Tolic Buka Suara: Dia Tidak Senang

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 16:55 WIB

42 Gol dari Tiga Uji Coba, Kendal Tornado FC Makin Pede Jelang Kompetisi

42 Gol dari Tiga Uji Coba, Kendal Tornado FC Makin Pede Jelang Kompetisi

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 16:52 WIB

Jelang Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa, Kapolres Bojonegoro: Tak Ada Konvoi!

Jelang Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa, Kapolres Bojonegoro: Tak Ada Konvoi!

Jatim | Sabtu, 05 September 2026 | 16:45 WIB

Usai Water Bombing, Respati Ardi Upayakan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo

Usai Water Bombing, Respati Ardi Upayakan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo

Surakarta | Sabtu, 05 September 2026 | 16:41 WIB

×