BIN: Pelaku Teror Thamrin Dua Kali Tunda Serangan Bom

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 15 Januari 2016 | 18:53 WIB
BIN: Pelaku Teror Thamrin Dua Kali Tunda  Serangan Bom
Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso mengatakan mendeteksi lokasi yang akan diserang teroris tidak mudah. Soalnya, sekarang mereka tidak mengenal tempat, waktu, dan sasaran.

"Sulit sekali dideteksi, kapan akan dilakukan, dimana akan dilakukan, karena pada saat bicara waktu, tempatnya dimana, siapanya ini. Mereka nggak ada komunikasi lewat jaringan," ujar Sutiyoso dalam jumpa pers di kantor BIN, Kalibata, Jakarta, Jumat (15/1/2016).

Sutiyoso mengatakan hal ini sehari setelah serangan teror mengguncang Jakarta. Starbucks dan pos polisi di Jalan M. H. Thamrin dijadikan sasaran bom bunuh diri dan menewaskan tujuh orang, termasuk lima pelaku.

Sutiyoso menyebut teror di Jalan Thamrin, kemarin, mirip serangan di Paris, Prancis, tahun 2015.

"Masalahnya aksi teroris itu, dia tidak kenal ruang tempatnya di mana, waktunya kapan semua dilakukan dan ketiga sasarannya. Umumnya bukan di Indonesia saja, waktu di Paris serangan itu obyek vital yang jaga ketat, ternyata yang diserang tempat konser dan restoran," katanya.

BIN, katanya, sebenarnya sudah menangkap sinyal pada November 2015 bahwa mereka akan melakukan serangan.

"Itu sinyal bahwa dia memiliki kemampuan untuk menyerang orang-orang. Dari monitoring kita, terjadi pelatihan seperti militer dilakukan kelompok radikal, jadi memang keberadaan ISIS eksis ada," kata Sutiyoso.

Sinyal yang ditangkap intelijen negara, antara lain muncul jelang Natal tahun 2015 dan tahun baru 2016. Tapi rencana aksi dengan mengambil dua momentum itu berhasil dicegah aparat keamanan. Lalu, mereka merencanakan aksi lagi.

"Mereka akan melakukan aksi, begitu ketatnya aparat dari kepolisian sehingga serangan ditunda. Lalu informasi yang kita dapatkan tanggal 9 Januari, akan ada serangan, nyatanya tidak terjadi lagi, jadi bisa saja dia ubah sehingga kemarin (15/1/2016) dilakukan," tuturnya

BIN mengajak kerjasama masyarakat untuk selalu waspada dengan lingkungan masing-masing.

"Kami imbau kepada masyarakat agar waspada dan selalu minta bantuan kepada kita khususnya aparat intelijen terkait informasi, jika melihat di sekeliling ada hal yang mencurigakan, yang aneh atau tidak lazim," katanya.

Sutiyoso juga mengatakan saat ini banyak ratusan orang Indonesia yang menjadi pendukung ISIS di Suriah dan sebagian telah kembali ke Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Starbucks Thamrin Tutup Usai Diserang Bom, Muncul Starling

Starbucks Thamrin Tutup Usai Diserang Bom, Muncul Starling

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 18:12 WIB

Terkini

GJLS: Berapi-Api Rilis Official Poster, Rigen, Rispo, & Hifdzi Ngamuk Gara-Gara Gambarnya Ngeblur!

GJLS: Berapi-Api Rilis Official Poster, Rigen, Rispo, & Hifdzi Ngamuk Gara-Gara Gambarnya Ngeblur!

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 17:25 WIB

Ini Akademisi yang Diundang Prabowo Bahas Lahan Gambut, Ada yang dari Nottingham University

Ini Akademisi yang Diundang Prabowo Bahas Lahan Gambut, Ada yang dari Nottingham University

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:22 WIB

Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Level Eropa, Pelatih Malaysia Buat Pernyataan Mengejutkan

Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Level Eropa, Pelatih Malaysia Buat Pernyataan Mengejutkan

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 17:22 WIB

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:20 WIB

Kesan Pertama Pemain Bangladesh Kali Pertama Injak Kaki di Jakarta, Takjub dengan Hal Ini

Kesan Pertama Pemain Bangladesh Kali Pertama Injak Kaki di Jakarta, Takjub dengan Hal Ini

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 17:17 WIB

Komnas HAM Usul Yusril atau Mendagri Berkantor di Jayapura 3 Bulan untuk Tangani Kekerasan Papua

Komnas HAM Usul Yusril atau Mendagri Berkantor di Jayapura 3 Bulan untuk Tangani Kekerasan Papua

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:16 WIB

Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat

Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:15 WIB

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 17:11 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:10 WIB

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:08 WIB

×