Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

Vania Rossa | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39 WIB
Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal
Lokasi penitipan belasan bayi di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Hiskia]
  • Dinsos Sleman mengawal proses pengembalian 11 bayi dari rumah penitipan di Pakem kepada orang tua kandungnya melalui asesmen ketat.
  • Pekerja sosial melakukan verifikasi identitas dan kesiapan orang tua untuk memastikan pemenuhan hak dasar serta keselamatan anak di masa depan.
  • Pemerintah berkomitmen memberikan bantuan asistensi bagi orang tua yang memiliki kendala finansial dalam merawat anak mereka secara mandiri.

Suara.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman memastikan akan mengawal ketat proses pengembalian 11 bayi yang dievakuasi dari sebuah rumah penitipan di wilayah Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta kepada orang tua kandung mereka.

Langkah ini akan dilakukan melalui prosedur asesmen yang mendalam guna memastikan keselamatan dan pemenuhan hak-hak dasar anak di masa depan.

"Sebisa mungkin kami akan segera mempertemukan dengan ibu kandungnya atau orang tua kandungnya setelah melalui asesmen yang ketat itu ya," kata Kepala Dinsos Kabupaten Sleman, Wawan Widiantoro, Selasa (12/5/2026).

Wawan menuturkan bahwa meskipun prioritas utama adalah mengembalikan anak ke lingkungan keluarga asal, kondisi latar belakang kasus ini memerlukan kehati-hatian ekstra. 

Mengingat berdasarkan data kepolisian, mayoritas dari 11 bayi tersebut lahir dari hubungan di luar pernikahan resmi.

"Status orang tua saat ini ya kita prihatin juga terhadap kondisi-kondisi yang ada di Jogja ini, orang tuanya ada yang belum status menikah atau belum status kawin," ucapnya.

Dalam proses pengawalan ini, Dinsos Sleman telah menerjunkan pekerja sosial khusus untuk melakukan penelusuran identitas dan kelayakan pengasuhan. Verifikasi dilakukan mulai dari keabsahan surat keterangan lahir hingga kesiapan mental orang tua untuk merawat anak mereka secara mandiri.

"Ada pekerja sosial tersendiri nanti yang melakukan asesmen," imbuhnya.

Wawan bilang bahwa hak asal-usul anak harus tetap dilindungi tanpa memandang status pernikahan atau kondisi ekonomi orang tua kandungnya. 

Pemerintah menyatakan siap memberikan bantuan asistensi jika kendala yang dihadapi orang tua berkaitan dengan kemampuan finansial dalam membesarkan anak.

"Kalau orang tua kandung itu apapun kondisinya ya itu hak pertama anak itu di orang tua kandungnya dulu. Masalah tidak apa secara ekonomi tidak mampu kan kita bisa bantu bareng-bareng," tuturnya.

Hingga saat ini, Dinsos Sleman terus menjalin komunikasi aktif dengan para orang tua kandung sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak Polresta Sleman. Langkah monitoring secara berkala pun telah disiapkan bagi anak-anak yang nantinya sudah diizinkan kembali ke pelukan orang tua mereka.

Adapun sementara masih ada enam anak yang dititipkan di Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak (BRSPA) DIY setelah dievakuasi pada Jumat (8/5/2026) kemarin. Dua anak telah diambil orang tuanya dan tiga anak masih dalam perawatan di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:21 WIB

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:22 WIB

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:23 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:45 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Gaduh Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Gaduh Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB

Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas

Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:29 WIB