Aksi Untung dan Tamat Jatuhkan Teroris Sebelum Ledakkan Tas Bom

Siswanto, Erick Tanjung

Senin, 18 Januari 2016 | 19:36 WIB
Aksi Untung dan Tamat Jatuhkan Teroris Sebelum Ledakkan Tas Bom
Ledakan dan penembakan di sekitar kawasan Sarinah, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Perwira kepolisian perairan AKBP Untung Sangaji masih teringat ketegangan yang terjadi saat baku tembak antara polisi dan teroris di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) lalu. Saat menceritakan aksinya ikut baku tembak dengan teroris, dia masih terbawa emosi.

Ketika itu, Untung bersama Inspektur Polisi Dua Tamat menembak mati teroris yang menggendong bom yang belakangan diketahui memiliki daya ledak besar. Untung tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi seandainya dia tidak menembak teroris itu.

"Teroris yang membawa ransel itu masih ada lima bom lagi dan bersumbu cepat. Bisa dibayangkan, bom yang meledak di pos polisi saja besi paku-nya sampai ke gedung Starbucks," kata Untung di gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2016).

Untung mengatakan tidak takut menghadapi serangan kelompok teroris. Ia mengatakan siap mengorbankan jiwa raga demi melindungi masyarakat.

"Saya polisi Republik Indonesia tidak takut pada teroris itu. Tolong sampaikan kepada mereka, kami tidak takut. Sebagai perwira polisi saya sudah anggap sebelah kaki saya ada di kuburan," ujarnya.

Untung merupakan polisi yang penuh dedikasi. Demi tugas menciptakan rasa aman bagi warga, dia rela jarang ketemu keluarga.

"Bahkan, saya jarang bercumbu dengan istri. Ini sudah tugas saya sebagai aparat, sekali lagi saya tegaskan saya tidak takut dengan teroris," kata dia.


Saat terjadi ledakan pertama Kamis itu, Untung tengah minum kopi dengan rekannya, Ipda Tamat, di warung kopi komplek Sarinah.

"Baru sampai 10 menit saya ngopi terdengar ada dentuman yang suaranya kenceng bangat. Awalnya saya kira ban mobil pecah. Saat ke luar warung kopi saya lihat ratusan orang berlarian," tuturnya.

"Apa yang saya lakukan, sebagai polisi ada safety system. Kami punya sandi kecepatan, aksi darurat. Saya dan Ipda Tamat periksa peluru dan senjata, dia punya 20 peluru dan saya juga. Saya laporkan ke komandan yang beri tugas untuk minta perintah, beliau bilang laksanakan tugas dengan semua keahlian," Untung menambahkan.

Setelah itu, dia dan Tamat langsung bergerak mencari sumber ledakan.

Dia melihat dengan jelas salah satu pelaku yang menggendong, menembak polisi. Sejurus kemudian, pelaku menembak ke arah kerumunan warga yang berada di dekat pos polisi.

"Kami tidak punya pilihan lain untuk untuk mengejar pelaku tanpa harus mencari safety body (rompi anti peluru), takutnya bom di tas pelaku meledak. bomnya besar sekali, kekuatannya lebih besar dari 10 granat. Saya bersama Ipda Tamat melumpuhkan pelaku dengan menembak kakinya," kata dia.

Teror Kamis itu merenggut tujuh nyawa, empat pelaku dan tiga warga sipil tak berdosa. Puluhan warga lainnya luka-luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ormas Betawi Tantang Duel Teroris

Ormas Betawi Tantang Duel Teroris

News | Senin, 18 Januari 2016 | 18:27 WIB

22 Menit Sergap Teroris Sarinah, Kompolnas Puji Polisi

22 Menit Sergap Teroris Sarinah, Kompolnas Puji Polisi

News | Senin, 18 Januari 2016 | 18:21 WIB

DPR Dorong Presiden Terbitkan Perppu Terorisme

DPR Dorong Presiden Terbitkan Perppu Terorisme

News | Senin, 18 Januari 2016 | 17:49 WIB

IHSG Tidak Terpengaruh Teror

IHSG Tidak Terpengaruh Teror

Foto | Senin, 18 Januari 2016 | 17:48 WIB

Polisi Minta Bahrun Naim Berani Tampil ke Publik

Polisi Minta Bahrun Naim Berani Tampil ke Publik

News | Senin, 18 Januari 2016 | 17:44 WIB

Terkini

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB