Ini Dua Ibu Anak Terduga Bandar Narkoba Matraman

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 19 Januari 2016 | 13:52 WIB
Ini Dua Ibu Anak Terduga Bandar Narkoba Matraman
Terduga dua perempuan bandar narkoba di kawasan Matraman, Jakarta Timur yang ditangkap polisi. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Sejauh ini polisi telah menangkap sekitar enam terduga bandar narkoba di kawasan Mataman, Jakarta Timur. Mereka juga diduga sebagai pelaku pengeroyokan petugas kepolisian di Jalan Slamet Riyadi 4 RT 12/04 Kelurahan Kebon Manggis, Matraman.

Dari keenam orang itu, dua di antaranya erempuan. Mereka adalah Yola dan Nita. Keduanya diketahui antara Ibu dan Anak.

Ketua RT 12/RW4, Tahidun (46) mengatakan Yola dan Nita memang warganya. Namun mereka sampai saat ini tidak menyerahkan identitas resmi ke ketua RT. Sebelumnya mereka tinggal di Kampung Berland atau RW3.

"Awalnya ngotrak dia, pas kebakaran (bulan September) nggak dibangun-dibangun sama yang punya rumah, nggak tahu kenapa dia yang bangun," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Selasa (19/1/2016).

"Dia nggak pernah lapor semenjak tinggal di sini. Setiap diminta identitasnya entar-entar mulu, saya tahu dia tinggal di RW 3 berland sana," sambung Tahidun.

Tahidun tidak mengetahu pekerjaan Yola dan Nita. Namun ia tak menutup kemungkinan kalau banyak orang tidak dikenal sering masuk ke kediaman tersebut.

"Kalau kegiatanya apa kita kurang tahu jelas, kadang ada kadang nggak, saya pikir tamunya itu sodar atau apa," jelasnya.

Semenjak tinggal di RT12/ RW4, sekitar Oktober 2015 lalau, Yola dan Nita tidak pernah membaur dengan warga, dia lebih sering bermain dengan warga berland.

"Nggak pernah membaur, dia orang Ambon, Yola tinggal sama anaknya," ujarnya.

Untuk diketahui, polisi menciduk Yola dan Nita di kampung berland, beberapa saat setelah polisi diserang oleh 15 terduga warga berland yang juga rekan dari pelaku

Sebagai informasi, penggerebekan terjadi pada pukul 15.30 WIB, Senin (18/1/2016). Sekitar lima petugas kepolisian dari Polsek Senen langsung mengamankan pelaku di dalam rumah yang diduga menyimpan narkoba, saat itu polisi mengunci pintu dari dalam rumah.

Setelah beberapa sat kemudian, salah seorang pelaku teriak, sehingga sekitar 15 warga berland datang menggunakan senjata tajam seperti parang menghakimi para petugas kepolisian.

Saat terdesak, Brigadir Patrik dan Bripka Taufik bersama beberapa orang informan menceburkan diri ke kali ciliwung untuk menyelamatkan diri. Tak lama kemudian, Patrik ditemukan dan mengalami luka bacok. Namun saat ini tengah mendapatkan perawatan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Sampai berita ini diturunkan, polisi masih mencari Bripka Taufik yang saat itu menyelamatkan diri dengan cara menceburkan diri ke kali ciliwung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Narkoba Makin Meningkat di Ibu Kota Pada 2015

Kasus Narkoba Makin Meningkat di Ibu Kota Pada 2015

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 19:22 WIB

Polres Jakarta Timur Musnahkan Barang Bukti Narkoba dan Miras

Polres Jakarta Timur Musnahkan Barang Bukti Narkoba dan Miras

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 17:26 WIB

Polres Jakbar Ringkus Pasutri Pengedar Sabu

Polres Jakbar Ringkus Pasutri Pengedar Sabu

News | Senin, 07 Desember 2015 | 18:16 WIB

Bawa Pil Ekstasi, Lelaki Ini Terjaring Operasi Cipta Kondisi

Bawa Pil Ekstasi, Lelaki Ini Terjaring Operasi Cipta Kondisi

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 10:08 WIB

Bandar Ditangkap Gara-gara Selfie Dengan Narkoba

Bandar Ditangkap Gara-gara Selfie Dengan Narkoba

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 07:13 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB