Array

Kenangan Manis Putra Menteri Susi Saat Nyantri di Gontor

Siswanto Suara.Com
Rabu, 20 Januari 2016 | 19:15 WIB
Kenangan Manis Putra Menteri Susi Saat Nyantri di Gontor
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan anak-anaknya, di antaranya Panji Hilmansyah [dok. keluarga]

Suara.com - Di Pondok Modern Darussalam Gontor, Panji Hilmansyah, dikenal baik. Meski putra sulung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti itu cuma setahun nyantri, dia meninggalkan kenangan manis.

Kesan tersebut diutarakan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Hidayat Nur Wahid setelah melayat ke rumah duka di Jalan Widya Chandra V, nomor 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/1/2016).

"Meskipun hanya satu tahun di Gontor, dia mendapatkan apresiasi dan kenangan manis dari para guru-gurunya dari kawan-kawannya tentang keceriaan tentang kemampuannya berbahasa Inggris yang kemudian ia ajarkan kepada kawan-kawannya," tutur Hidayat.

Hilman meninggal dunia di Naples, Florida, Amerika Serikat, dalam usia 31 tahun. Dia meninggal dunia ketika sedang tidur. Keluarga menduga Panji mengalami gagal jantung. Panji berada di Amerika untuk menempuh sekolah pilot.

Mewakili keluarga besar Gontor, Hidayat menyampaikan belasungkawa kepada Menteri Susi dan keluarga.

"Ya jadi pertama saya, mewakili keluarga besar dari Gontor karena ternyata almarhum ini pak Hilman dulu pernah nyantri di Gontor, saya sebagai keluarga besar Gontor juga menyampaikan turut berduka," kata Hidayat.

Di dalam rumah duka tadi, Hidayat sempat berbincang-bincang sejenak dengan Menteri Susi.

"Beliau menyampaikan bahwa putra beliau diambil dalam posisi sedang baik-baiknya, tahun-tahun sebelumnya beliau katakan nakal, sangat aktif. Tapi satu tahun terakhir dia sangat baik. Pada saat baik itulah dia diambil," kata Hidayat.

Hidayat menguatkan Menteri Susi agar tabah dan menerima kenyataan.

"Tapi saya sampaikan inilah kasih sayang Allah itu tanda bahwa dia Khusnul khotimah diambil dalam kondisi sangat baik, kita nggak tahu tahun-tahun ke depan seperti apa, tapi yang paling baik adalah sekarang kita terima yang sudah menjadi takdir Allah dan kita doakan sambil melanjutkan cita-citanya dan segala kebaikan yang selalu dilakukan," kata Hidayat. (Eva Aulia Rahmawati)

Berita Menarik Lainnya:
 
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI