Kelompok Santoso Ditakutkan Berkembang Seperti Moro Filipina

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 21 Januari 2016 | 18:27 WIB
Kelompok Santoso Ditakutkan Berkembang Seperti Moro Filipina
Salah satu anggota kelompok teroris Santoso yang tewas saat baku tembak dengan anggota Brimob dan Densus 88 di bawah oleh anggota Polisi unutk diidentifikasi di Desa Sakina Jaya, Parig, Sulawesi Tengah, Jumat (3/4). (Antara)

Suara.com - Sudah setahun tim gabungan Polri dan TNI memburu pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur ‎(MIT) Santoso alias Abu Wardah, hingga kini tak kunjung tertangkap. Bahkan operasi tim gabungan dengan sandi Camar Maleo IV sudah berakhir. Sekarang dilanjutkan dengan operasi Tinombala.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan tim gabungan terus memburu Santoso sampai tertangkap. Sebab dikhawatirkan jika gerakan itu kuat dan berkembang, Poso bisa menjadi sarang ekstremis seperti kelompok separatis Moro di Mindanao, Filipina Selatan.

"Kalau tidak desak, dikhawatirkan Poso menjadi Moro (kelompok separatis) kedua setelah di Filipina," kata Anton di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/1/2016).

‎Menurut dia, Poso saat ini merupakan pusat pelatihan militer kelompok teroris di tanah air. Maka dari itu harus ditumpas supaya tidak menguat gerakannya.

"Jangan sampai Poso nanti dijadikan basic perjuangan, basic militer. Itu berbahaya," ujar dia.

Dia menambahkan, target penumpasan kelompok ekstrim Santoso ini merupakan target Pemerintah untuk secepatnya. Agar situasi nasional aman dari gangguan teror.

"Penangkapan Santoso dan kelompoknya di Poso itu target negara. Tak hanya Polisi, tetapi juga Presiden, dan DPR menyetujui," imbuhnya.

Sementara itu, paska peristiwa bom di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, kekuatan untuk penangkapan Santoso Cs ditambah. ‎Diduga kelompok ini berhubungan dengan jaringan teroris pelaku bom Thamrin pekan lalu.

"Oleh sebab itu operasi saat ini lebih diintensifkan dan dilakukan penebalan kekuatan," terang dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Narkoba dan Senjata Ditemukan di Matraman

Narkoba dan Senjata Ditemukan di Matraman

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 18:22 WIB

Saksi Tak Berkaitan, Pengacara Simpatisan ISIS Sebut JPU Blunder

Saksi Tak Berkaitan, Pengacara Simpatisan ISIS Sebut JPU Blunder

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 17:36 WIB

Sidang Simpatisan ISIS, Cerita Saksi Pesankan Tiket Tujuan Turki

Sidang Simpatisan ISIS, Cerita Saksi Pesankan Tiket Tujuan Turki

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 17:22 WIB

Pentolan ISIS Aman Abdurrahman Mungkin Akan Diperiksa

Pentolan ISIS Aman Abdurrahman Mungkin Akan Diperiksa

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 16:27 WIB

Sidang Tujuh Simpatisan ISIS

Sidang Tujuh Simpatisan ISIS

Foto | Kamis, 21 Januari 2016 | 16:05 WIB

Usai Serangan Bom Thamrin, Densus Tembak Mati Dua Orang di Poso

Usai Serangan Bom Thamrin, Densus Tembak Mati Dua Orang di Poso

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 16:02 WIB

Pos Polisi Thamrin yang Dibom Teroris Mulai Dibangun Lagi

Pos Polisi Thamrin yang Dibom Teroris Mulai Dibangun Lagi

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 15:17 WIB

Ini Keadaan Terakhir Warga Jerman Korban Bom Sarinah

Ini Keadaan Terakhir Warga Jerman Korban Bom Sarinah

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 13:43 WIB

Sidang Simpatisan ISIS di PN Jakbar, Giliran Saksi Mahkota Bicara

Sidang Simpatisan ISIS di PN Jakbar, Giliran Saksi Mahkota Bicara

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 13:21 WIB

Kesulitan Keuangan, ISIS Pangkas Gaji Tentaranya

Kesulitan Keuangan, ISIS Pangkas Gaji Tentaranya

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 13:09 WIB

Terkini

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:54 WIB

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB