Kapan Puncak Musim Hujan?

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 23 Januari 2016 | 02:49 WIB
Kapan Puncak Musim Hujan?
Hujan deras di daerah kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (7/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan wilayah Indonesia hampir 90 persen telah memasuki musim hujan. Diprediksi Indonesia mengalami puncaknya pada akhir Januari sampai awal Februari 2016.

"Puncak hujan diprediksi pada Januari ke Februari dan intensitas hujan akan semakin tinggi pada 25-28 Januari," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik Mulyono Rahadi Prabowo pada konferensi pers di Gedung BMKG Jakarta, Jumat (22/1/2016) malam.

Prabowo mengatakan potensi hujan lebat diperkirakan akan menguat selama sepekan depan. Itu dipengaruhi oleh monsoon dingin Asia yang bergerak ke arah Australia melewati Indonesia.

Monsoon Asia ini memicu terjadi pertumbuhan awan hujan yang menyebabkan potensi hujan lebat di Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali, NTB, Sulawesi Tengah dan Selatan, Kalimantan bagian barat, Maluku bagian tengah dan Papua bagian Tengah.

Untuk wilayah Jabodetabek, puncak hujan terjadi pada sepuluh hari ketiga di Januari dan sepuluh hari pertama Februari 2016. Distribusi awan dan potensi hujan juga berpengaruh pada ketinggian gelombang laut yang diprediksi mencapai 1,25-2,5 meter.

Gelombang tinggi meliputi wilayah sebagian besar perairan barat Sumatera, perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat, Laut Natuna, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe, Laut Maluku, Perairan utara Papua dan Papua Barat.

Sementara itu, gelombang tinggi mencapai 2,5-4,0 meter akan terjadi di wilayah Laut Cina selatan, Perairan Kepulauan Natuna hingga utara Anambas, Perairan utara Kepulauan Talaud hingga utara Kepulauan Halmahera dan Laut Halmahera.

"Kondisi ini perlu diwaspadai dari tanggal 25 Januari 2016," ujar Prabowo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada La Nina Pertengahan Tahun 2016

Waspada La Nina Pertengahan Tahun 2016

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 01:03 WIB

Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah

Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah

Health | Rabu, 13 Januari 2016 | 08:10 WIB

Lengkapi Gayamu dengan Koleksi Terbaru dari G2000

Lengkapi Gayamu dengan Koleksi Terbaru dari G2000

Lifestyle | Selasa, 15 Desember 2015 | 18:01 WIB

Ini Cara Mudah untuk Tetap Trendi di Musim Hujan

Ini Cara Mudah untuk Tetap Trendi di Musim Hujan

Lifestyle | Rabu, 18 November 2015 | 19:06 WIB

Aher: Jabar Waspada Satu Bencana Longsor

Aher: Jabar Waspada Satu Bencana Longsor

News | Senin, 16 November 2015 | 14:00 WIB

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Dua Penyakit Ini

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Dua Penyakit Ini

Health | Kamis, 12 November 2015 | 10:58 WIB

Hujan Saat Pesta Pernikahan? Jangan Khawatir, Ini Solusinya

Hujan Saat Pesta Pernikahan? Jangan Khawatir, Ini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 11 November 2015 | 08:53 WIB

Hujan Petir Akibatkan Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Petir Akibatkan Pohon Tumbang di Bogor

News | Selasa, 10 November 2015 | 00:03 WIB

Hujan Lebat, 20 Orang Tewas Disambar Petir

Hujan Lebat, 20 Orang Tewas Disambar Petir

News | Senin, 07 September 2015 | 11:41 WIB

Berteduh di Bawah Pohon, Mahasiswa Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Bawah Pohon, Mahasiswa Tewas Tersambar Petir

News | Sabtu, 21 Maret 2015 | 12:54 WIB

Terkini

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

×