Usung "LGBT," AJI Gelar Workshop Jurnalistik

Ririn Indriani | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Minggu, 24 Januari 2016 | 07:09 WIB
Usung "LGBT," AJI Gelar Workshop Jurnalistik
Ketua Aji Indonesia Suwarjono saat menjadi pembicara di Workshop Juranlistik 'Better Journalists For LGBT' di Griya Patria House, Jakarta, Sabtu (23/1/2016). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menggelar workshop bagi jurnalis. Workshop yang diselenggarakan pada Sabtu (23/1/2016) dan Minggu (24/1/2016) ini mengangkat isu keragaman gender dan seksualitas dengan tema 'Better Journalists For LGBT' (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender).

Ketua AJI Indonesia Suwarjono mengatakan, tidak banyak media yang memuat isu LGBT dengan lebih berimbang dan positif dalam menggambarkan LGBT. Menurutnya, pemberitaan yang muncul di media lebih memunculkan isu orientasi seksual dengan mengedepankan unsur sensasional dan judul bombastis.

"Banyak media yang menyabotase berita yang kurang berimbang, bahkan banyak menampilkan korban (LGBT) yang dianggap mempunyai nilai berita yang tinggi dan dicap yang sangat tidak wajar, ini banyak terjadi," ujarnya di Workshop Jurnalistik 'Better Journalists For LGBT', di Jakarta, Sabtu (23/1/2016).

Beranjak dari fakta itulah AJI, lanjut Suwarjono menggelar workshop jurnalistik untuk meningkatkan pemahaman jurnalis media massa tentang keragaman gender dan seksualitas, serta memperbaiki kualitas pemberitaan.

"Ini penting (workshop jurnalistik), karena paling tidak, dari sisi media kita tidak jadi bagian yang merusak hak mereka, tapi bagaimana membuat liputan yang netral," imbuhnya.

Suwarjono menambahkan bahwa AJI Indonesia terus mengkaji media-media yang melakukan peliputan isu LGBT. Selain itu, dia juga menengaskan bahwa pihaknya prihatin dengan kelompok marjinal tersebut lantaran hak-haknya dirampas.

Untuk diketahui AJI Indonesia menggelar workshop jurnalistik yang diikuti 20 peserta, baik media cetak, elektronik dan online dari berbagai daerah di Indonesia seperti Banda Aceh, Medan, Lampung, Gorontalo, Pontianak, Bengkulu, Yogyakarta, Lampung, Semarang, Palembang, Sintang, Malang dan Jakarta.

Mereka difasilitasi mentor dari kalangan praktisi dan pemerhati isu LGBT dan AJI, untuk memperdalam usulan liputan tentang realitas kelompok LGBT di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AJI Indonesia: Teror Jurnalis di Lumajang Sangat Serius

AJI Indonesia: Teror Jurnalis di Lumajang Sangat Serius

News | Senin, 09 November 2015 | 13:31 WIB

Stop Kekerasan terhadap Lesbian, Gay, dan Biseksual

Stop Kekerasan terhadap Lesbian, Gay, dan Biseksual

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 11:34 WIB

Terkini

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB