Intelijen Ingatkan Ancaman Serangan Teroris Jelang Imlek

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 30 Januari 2016 | 01:26 WIB
Intelijen Ingatkan Ancaman Serangan Teroris Jelang Imlek
Ilustrasi anggota polisi (suara.com/Agung Sandy Lesmana)

Suara.com - Hari perayaan keagamaan sering dipilih kelompok teroris untuk melancarkan serangan. Soalnya, pada hari raya, tempat-tempat umum biasanya dipadati lebih banyak orang.

Salah satu perusahaan konsultan keamanan di Jakarta mengingatkan rencana serangan yang dilakukan kelompok ekstrim belum berakhir. Ada kemungkinan serangan susulan setelah teror di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/1/2016) lalu yang menewaskan delapan orang (empat pelaku dan empat warga tak bersalah) dan melukai puluhan orang lainnya.

“Berdasarkan informasi intelijen terkini, jika ada serangan yang direncanakan, itu akan terjadi antara sekarang sampai akhir Februari,” kata wakil perusahaan konsultan keamanan ternama yang tidak mau disebutkan identitasnya, kepada Suara.com di Jakarta, Jumat (29/1/2016).

Pada Februari nanti, tepatnya Senin tanggal delapan merupakan hari raya Imlek.

Menurut perwakilan perusahaan keamanan itu intelijen telah menyelidiki rencana gerakan radikal di Indonesia agar pemerintah mengetahui rencana serangan dalam jangka waktu tertentu.

Saat ini, intelijen menyatakan bahwa kemungkinan terjadinya serangan di Jakarta sangat tinggi.  Dia berharap setelah akhir Februari status ini dievaluasi ulang.

“Jika semua pelaku Bom Sarinah belum ditangkap sampai ahkir Februari, jangka waktu yang diprediksi (terjadi serangan) akan diperpanjang,” katanya.

Menurut dia masukan intelijen memang belum tentu bisa 100 persen benar. Dia merujuk pada pengalaman akhir tahun 2015 lalu.

“Ingat ya, tahun yang lalu intelijens melaporkan bahwa teroris akan menyerang Jakarta pada pertengahan Desember. Namun, ternyata itu terjadi sesudah jangka waktu yang diprediksi,” katanya.

Kendati demikian, kata wakil konsultan keamanan itu, ada baiknya warga tetap berhati-hati, terutama saat berkunjung ke tempat yang berisiko, seperti mal, restoran, tempat wisata, dan gedung pemerintah.

“Yang penting, orang harus menyadari pintu keluar yang terdekat. Warga sipil jarang memperhatikan hal seperti itu. Tanya diri sendiri, apakah saya benar-benar harus berkunjung ke tempat itu?” katanya. (Meg Phillips)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agen Keamanan Australia Puji Polri Tangani Bom Thamrin

Agen Keamanan Australia Puji Polri Tangani Bom Thamrin

News | Jum'at, 29 Januari 2016 | 15:38 WIB

Dua Pelaku Bom Thamrin Dimakamkan di Jabar

Dua Pelaku Bom Thamrin Dimakamkan di Jabar

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 22:36 WIB

Dua Jenazah Teroris Thamrin Diambil Keluarga Hari Ini

Dua Jenazah Teroris Thamrin Diambil Keluarga Hari Ini

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 14:18 WIB

Terkini

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:33 WIB

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:02 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB