Survei: Publik Masih Merindukan Pemimpin Berlatar Militer

Sabtu, 30 Januari 2016 | 17:49 WIB
Survei: Publik Masih Merindukan Pemimpin Berlatar Militer
Presiden Joko Widodo di antara pimpinan TNI/Polri. (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo berhasil memutus peluang sosok militer memimpin Indonesia secara beruntun. Namun, di balik terpilihnya Jokowi, saat ini  sosok militer masih dirindukan untuk memimpin Indonesia.

"Publik masih menginginkan presiden dari latar belakang militer, karena saat ini yang memimpin adalah pihak sipil," kata Direktur Eksekutif Segitiga Institute, Muhammad Sukron di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (30/1/2016).

Sukron menjelaskan dari hasil survei yang dilakukan lembaganya mayoritas publik, atau sekitar 40,5 persen, menghendaki presiden RI 2019-2024 kembali dipegang sosok berlatar belakang militer.

"Sementara itu, 21,4 persen publik menghendaki calon presiden (capres) berlatar belakang sipil dan 27,3 persen tidak lagi mempersoalkan sipil maupun militer. Sedangkan 10,8 persen menjawab tidak tahu," kata Sukron.

Selain itu, survei ini juga menemukan alasan publik menginginkan kembali presiden berlatar belakang militer karena dinilai mampu bersikap tegas dan dapat memecahkan persoalan bangsa.

Sebanyak 40,5 persen memilih capres militer karena dinilai bisa memecahkan persoalan bangsa. 15,2 persen karena menilai karena kepribadian capres itu sendiri. 12,4 persen karena program kerja yang ditawarkan capres. 8,3 persen karena rekam jejak capres dan 4,8 persen karena latar belakang agama.

"Sisanya, di bawah  dua persen karena faktor lainnya seperti alasan ekonomi, asal suku capres, dan partai yang mengusung capres," kata Sukron.

Setelah data di atas diperoleh, Segitiga Institute mencoba memberikan pertanyaan tertutup dengan menawarkan empat nama. Nama ini dipilih karena berada di puncak tertinggi TNI, yaitu mantan Panglima TNI Djoko Suyanto, mantan Panglima TNI Agus Suhartono, mantan Panglima TNI Moledoko dan Panglima TNI saat ini Gatot Nurmantyo.

Dari hasil suirvei yang diperoleh, ternyata pilihan tertinggi jatuh pada Gatot Nurmantyo. Tingkat elektabilitas Gatot mencapai 35,9 persen. Disusul oleh Djoko Suyanto (27,4 persen), Moeldoko (22,6 persen) dan Agus Suhartono (14,1 persen).

Survei ini dilakukan pada tanggal 4- 15 Januari 2016 di 34 provinsi dengan sampel 1225 responden dengan usia 17 tahun ke atas dan latar belakang berbeda. Survei menggunakan metode multi stage random sampling dengan margin of error 2,8 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI