MKD DPR akan Beri Sanksi Berat ke Masinton Bila Pukul Dita

Suwarjono, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 02 Februari 2016 | 14:18 WIB
MKD DPR akan Beri Sanksi Berat ke Masinton Bila Pukul Dita
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu melaporkan kasus dugaan pemberian gratifikasi ke KPK.

Suara.com -  Wakil Ketua Majelis Kehormatan Dewan (MKD) Junimart Girsang mengatakan, kasus pemukulan kepada tenaga ahli DPR Dita Aditya (27), yang diduga dilakukan oleh anggota DPR Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu,  maka yang bersangkutan bisa mendapat sanksi berat.

"Ya berat (sanksi) lah. Namanya juga penganiayaan, itu sudah tidak punya perikemanusiaan. Apalagi dilakukan terhadap perempuan," kata Junimart di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Menurut Junimart, kasus ini merupakan masalah personal, bukan masalah politik. "Tapi perlu saya sampaikan, ini bukan masalah politik, ini masalah personal di antara mereka (Dita dan Masinton) anggota DPR dan stafnya, silahkan selesaikan sendiri. Jadi nggak perlu dibawa ke ranah politik," ujar Junimart di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/1/2016).

Meski begitu, dirinya mengaku belum mengetahui kebenaran kasus pemukulan yang dilakukan Masinton. MKD pun kata Junirmart, akan meminta pernyataan Masinton, jika telah menerima laporan adanya pemukulan terhadap tenaga ahli DPR, yang diduga dilalukan Masinton.

"Tentang motif, ya kalau ada pemukulan kenapa dipukul, kan ini belum jelas. Kami juga mau minta klarifikasi sama Pak Masinton di MKD, kalau sudah ada laporan. Kalau belum ada laporan ya kita nggak bisa berbuat apa-apa lagi,"tuturnya.

Junimart juga meminta kepada Dita, untuk berani melaporkan kasus pemukulan yang diduga dilakukan Masinton kepada MKD. Dirinya berharap, Dita bisa langsung melaporkan ke MKD, tanpa didampingi kuasa hukum.

"Saya minta lapor saja ke MKD, tidak melalui kuasa hukum, tidak melalui siapa-siapa. Toh dia juga, yang bekerja di DPR sudah biasa di sini. Setahu saya yang bersangkutan sering lewat sini (MKD), laporlah ke MKD, tidak perlu pakai kuasa hukum, biar lebih fair dan lebih murni," tuturnya.

Junimart menegaskan, jika Dita langsung melaporkan ke MKD, MKD bisa langsung berkomunikasi secara langsung soal kasus pemukulan yang dialaminya.

"Kita masih menunggu ada laporan itu, kalau ada laporan itu (pemukulan) kita verifikasi ,kita akan dalami. Kalau masih kurang bukti untuk itu, kami minta (keterangan )kepada pelapor atau pengadu," kata Junimart.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR Pantau Kasus Penganiayaan Staf Ahli oleh Masinton

Ketua DPR Pantau Kasus Penganiayaan Staf Ahli oleh Masinton

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 12:28 WIB

MKD Belum Terima Laporan Dugaan Masinton Pukul Staf Cantik

MKD Belum Terima Laporan Dugaan Masinton Pukul Staf Cantik

News | Senin, 01 Februari 2016 | 19:57 WIB

Politisi PDIP: Ada Nuansa Politik di Balik Laporan Dita

Politisi PDIP: Ada Nuansa Politik di Balik Laporan Dita

News | Senin, 01 Februari 2016 | 16:49 WIB

Masinton Dilaporkan Pukul Staf Cantik, DPR Serahkan ke Polisi

Masinton Dilaporkan Pukul Staf Cantik, DPR Serahkan ke Polisi

News | Senin, 01 Februari 2016 | 16:01 WIB

MKD DPR Pantau Kasus Dugaan Pemukulan Masinton

MKD DPR Pantau Kasus Dugaan Pemukulan Masinton

News | Senin, 01 Februari 2016 | 13:41 WIB

Terkini

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Rincian Diskon Tiket Kereta, Kapal, dan Pesawat untuk Libur Nataru

Rincian Diskon Tiket Kereta, Kapal, dan Pesawat untuk Libur Nataru

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Peluru Nyasar? Polisi Selidiki Temuan Proyektil yang Bikin Kap Mobil di Cibubur Penyok

Peluru Nyasar? Polisi Selidiki Temuan Proyektil yang Bikin Kap Mobil di Cibubur Penyok

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:21 WIB

14 Siswi SMP Tangsel Jadi Korban Bullying Minuman Racikan, Ketua Komisi X DPR: Ini Sangat Ekstrem

14 Siswi SMP Tangsel Jadi Korban Bullying Minuman Racikan, Ketua Komisi X DPR: Ini Sangat Ekstrem

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kasus 1,16 Ton Ketamin: 7 WNI ABK Kapal MT Global 168 Dibebaskan karena Tak Tahu Angkut Narkoba

Kasus 1,16 Ton Ketamin: 7 WNI ABK Kapal MT Global 168 Dibebaskan karena Tak Tahu Angkut Narkoba

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Bukan Sekadar Berita, Konten Media Lokal Kini Bisa Jadi Aset Bisnis

Bukan Sekadar Berita, Konten Media Lokal Kini Bisa Jadi Aset Bisnis

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Dimas Seto Ajak Ribuan Pelari Bantu Palestina dan Difabel di Run for Humanity 2026

Dimas Seto Ajak Ribuan Pelari Bantu Palestina dan Difabel di Run for Humanity 2026

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Rekor! 166 Pihak Disanksi Denda Rp2,23 Triliun Gegara Mafia Saham

Rekor! 166 Pihak Disanksi Denda Rp2,23 Triliun Gegara Mafia Saham

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:42 WIB

×