Menteri dan Wapres Bahas Kemiskinan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 04 Februari 2016 | 11:08 WIB
Menteri dan Wapres Bahas Kemiskinan
Aktivitas warga yang tinggal di kolong flyover Kampung Lodan, Jakarta, Selasa (5/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sejumlah Menteri Kabinet Kerja pimpinan Joko Widodo rapat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membahas penanganan kemiskinan. Rapat digelar di Kantor Wapres di Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Mereka yang rapat di ataranya Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.

Serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PPN/Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Agama Lukman Hakim, dan Menteri PDT dan Transmigrasi Marwan Jafar.

Wapres sebagai Ketua Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) memimpin rapat pleno tersebut.

Sekretaris Eksekutif TNP2K Bambang Widianto mengatakan data terkini menunjukkan tingkat kemiskinan September 2014 ke September 2015 meningkat diikuti dengan membukukan ketimpangan, utamanya ketimpangan di perkotaan yang semakin melebar.

"Salah satu penyebab ketimpangan adalah dalam akses terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur dasar dan pertumbuhan kesejahteraan yang tidak merata akibat perbedaan kualitas pekerjaan," kata Bambang.

Salah satu upaya mengurangi ketimpangan terhadap akses pelayanan dasar adalah melalui peningkatan efektivitas anggaran kementerian dan lembaga yang dialokasikan ke kabupaten/kota yang paling membutuhkan.

Bambang menjelaskan bahwa berbagai program penanggulangan kemiskinan yang selama ini dijalankan pemerintah memberi dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin.

Hanya saja peningkatan harga bahan makanan pokok khususnya beras memberikan kontribusi yang besar terhadap penurunan daya beli masyarakat miskin yang akhirnya meningkatkan angka kemiskinan.

"Karena itu upaya mengatasi kemiskinan juga harus disertai dengan langkah yang konkrit dalam mengendalikan harga-harga bahan makanan pokok," ujar Bambang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenaikan Harga Beras Dapat Perparah Kemiskinan di Indonesia

Kenaikan Harga Beras Dapat Perparah Kemiskinan di Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 03:33 WIB

Inilah 2 Penyebab Program Otsus Papua Belum Efektif

Inilah 2 Penyebab Program Otsus Papua Belum Efektif

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 04:27 WIB

Penghasilan Petani & Nelayan Ditargetkan Rp4 Juta per Bulan

Penghasilan Petani & Nelayan Ditargetkan Rp4 Juta per Bulan

Bisnis | Minggu, 31 Januari 2016 | 22:40 WIB

ADB Prediksi Kota di Indonesia Penuh Sesak di 2030

ADB Prediksi Kota di Indonesia Penuh Sesak di 2030

Bisnis | Kamis, 28 Januari 2016 | 14:45 WIB

PBB Gandeng Lionel Messi untuk Perangi Kemiskinan

PBB Gandeng Lionel Messi untuk Perangi Kemiskinan

Bola | Rabu, 20 Januari 2016 | 08:12 WIB

Satu Persen Keluarga Kuasai 50,3 Persen Kekayaan Nasional

Satu Persen Keluarga Kuasai 50,3 Persen Kekayaan Nasional

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 13:14 WIB

Presiden Jokowi Akui Ketimpangan Kaya dan Miskin Sangat Tinggi

Presiden Jokowi Akui Ketimpangan Kaya dan Miskin Sangat Tinggi

Bisnis | Minggu, 10 Januari 2016 | 15:38 WIB

Angka Kemiskinan Meningkat

Angka Kemiskinan Meningkat

Foto | Selasa, 05 Januari 2016 | 17:18 WIB

Buka Awal Tahun, Penduduk Miskin 3 Daerah Ini Bertambah

Buka Awal Tahun, Penduduk Miskin 3 Daerah Ini Bertambah

News | Selasa, 05 Januari 2016 | 10:02 WIB

BPS Akui Angka Kemiskinan di Indonesia Meningkat

BPS Akui Angka Kemiskinan di Indonesia Meningkat

Bisnis | Senin, 04 Januari 2016 | 21:10 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×