Ogah Nonton Ahok Bersaksi, Lulung: Bohong Semua Sih

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 04 Februari 2016 | 19:28 WIB
Ogah Nonton Ahok Bersaksi, Lulung: Bohong Semua Sih
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Lulung), tampak hadir saat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama bersaksi di sidang kasus korupsi pengadaan UPS di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/2). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) mengaku tidak betah berlama-lama mendengarkan kesaksian Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply pada APBD Perubahan tahun 2014. Ahok bersaksi untuk terdakwa Alex Usman.

"Ya, habisnya bohong semua sih. Pertama dia bilang nggak tahu soal UPS, tapi kok ada dinomenklatur?" ujar Lulung. Lulung pun memilih meninggalkan pengadilan.

Menurut Lulung Ahok tahu soal pengadaan UPS. Ahok, katanya, tentu menerima laporan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

Lulung kecewa saat Ahok mengaku tidak tahu siapa yang menandatangani Peraturan Daerah APBD Perubahan tahun 2014. Tapi, Ahok baru ingat setelah pengacara Alex menunjukkan dokumen.

"Hakim kan tanya, apakah yang buat eksekutif? Dia bilang, bukan, yang bikin BPKAD dan Bappeda. Nah kan gugup, kan dia, BPKAD sama Bappeda kan memang eksekutif," kata Lulung.

Lulung mengaku puas melihat Ahok gugup di persidangan tadi.

"Gue ketawa saja pas dia bilang bukan eksekutif. Udah ngawur, udah deh gue pulang saja," katanya.

"Kan lucu masa TAPD nggak laporkan. Bohong, kalau nggak laporkan, itu nggak bakal jadi hardcopy, kenapa? karena segala sesuatu yang mau dilelang ada pencairan dana, darimana tanda tangannya? Ahok, gubernur," kata Lulung.

Kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp81,4 miliar ini telah menjerat empat orang. Dari kalangan eksekutif terdiri dari Alex Usman yang sekarang menjadi terdakwa dan Zaenal Soleman.

Alex diduga melakukan korupsi saat menjadi pejabat pembuat komitmen pengadaan UPS di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, sedangkan Zaenal saat itu menjadi PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.

Kemudian dari kalangan legislatif terdiri dari Fahmi Zulfikar dan M Firmansyah. Fahmi merupakan anggota DPRD dari Fraksi Partai Hanura, sementara Firmansyah adalah mantan anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat. Kedua tersangka pernah menjabat anggota DPRD DKI periode 2009-2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heran dengan Pengamanan Sidang Ahok, Lulung: Ini Konspirasi Besar

Heran dengan Pengamanan Sidang Ahok, Lulung: Ini Konspirasi Besar

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 18:55 WIB

Kesaksian Ahok Soal UPS di Tipikor Bikin Ketar-ketir

Kesaksian Ahok Soal UPS di Tipikor Bikin Ketar-ketir

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 18:35 WIB

Jadi Saksi UPS, Ahok: Kalau Saya Tahu Sudah Saya Tempeleng Duluan

Jadi Saksi UPS, Ahok: Kalau Saya Tahu Sudah Saya Tempeleng Duluan

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 17:48 WIB

Ditanya Soal Satu Ini di Tipikor, Ahok Ngaku Tak Tahu

Ditanya Soal Satu Ini di Tipikor, Ahok Ngaku Tak Tahu

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 17:35 WIB

Ahok Bersaksi di Sidang Kasus UPS

Ahok Bersaksi di Sidang Kasus UPS

Foto | Kamis, 04 Februari 2016 | 16:39 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB