Teror Thamrin Ternyata Juga Turunkan Jumlah Penumpang KRL

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 08 Februari 2016 | 06:16 WIB
Teror Thamrin Ternyata Juga Turunkan Jumlah Penumpang KRL
Ilustrasi penumpang KRL Commuter Line di Jakarta. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mengklaim aksi teror yang terjadi di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1), telah menurunkan jumlah pengguna kereta rel listrik (KRL).

"Sejak ada bom Thamrin dan sampai hari ini, data kami menunjukkan ada penurunan jumlah penumpang KRL," ungkap Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadhila di Stasiun Jakarta Kota, Minggu.

 
Menurut dia, sebelum ada ledakan pada wilayah yang dikenal dengan istilah "ring 1" tersebut, pengguna KRL mencapai 830.000 orang setiap harinya.

Namun, setelah peristiwa nahas yang menewaskan delapan orang dan melukai 32 orang itu terjadi, total penumpang KRL berkurang sekitar 30.000 orang, menjadi 800.000 orang per hari.

"Bahkan, kadang angkanya bisa kurang dari 800.000 pengguna sekarang," kata Fadhila.

Namun, menurut dia, turunnya peminat KRL itu juga dapat disebabkan karena wilayah Ibu Kota telah memasuki musim penghujan, hingga kemudian mayoritas pengguna KRL yang merupakan masyarakat urban, lebih memilih membawa kendaraan pribadi.

Kendati demikian, Fadhila tetap optimistis angka pengguna KRL akan semakin meningkat ketika memasuki Maret 2016.

"Pengalaman tahun-tahun kemarin, mulai bulan tiga itu tren pengguna KRL selalu naik, jadi saya yakin bulan depan akan naik angkanya. Apalagi, penumpang kami tahun lalu meningkat pesat hingga sekitar 25 persen jika dibandingkan 2014," tambahnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sinyal Sudah Diperbaiki, Commuter Line Masih Antre

Sinyal Sudah Diperbaiki, Commuter Line Masih Antre

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 12:09 WIB

Antisipasi Teror, Kapolda Kumpulkan Satpam dan Pengelola Gedung

Antisipasi Teror, Kapolda Kumpulkan Satpam dan Pengelola Gedung

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 03:15 WIB

Wapres JK Tegaskan KRL Impor dari Jepang Masih Bagus

Wapres JK Tegaskan KRL Impor dari Jepang Masih Bagus

Bisnis | Jum'at, 08 Januari 2016 | 00:51 WIB

Terkini

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:23 WIB

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:21 WIB

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB