Cerita "China Town" Bengkulu yang Masih Terabaikan

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Februari 2016 | 10:46 WIB
Cerita "China Town" Bengkulu yang Masih Terabaikan
Ilustrasi perayaan barongsai sambut Tahun Baru Imlek di Kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah [Antara/Maulana Surya]

"Semua orang berharap kemakmuran serta hidup yang lebih ceria, lepas dari beban masalah," ujarnya.

Bayangkan china town

Ketika mendengar nama China Town yang ada di benak salah seorang warga Bengkulu, Hermi Ningsih, adalah kawasan yang tidak jauh berbeda dari yang digambarkan pada film-film Tiongkok bertajuk suasana oriental.

China Town itu dibayangkan menjadi kawasan dengan arsitektur bangunan yang khas dan berkarakter layaknya permukiman dan pasar tradisional di negara Tiongkok. Kawasan yang berhiaskan pernak-pernik seperti lampion serta dekorasi khas lainnya itu, sehingga membuat pengunjung yang datang merasa seperti sedang berada di Tiongkok.

"Coba rumah toko yang berada di kawasan China Town ditata rapi dengan gaya bangunan seperti di film-film Jackie Chan," kata dia lagi.

Semua itu akan menarik minat pengunjung untuk datang ke kawasan permukiman warga keturunan Tionghoa di Bengkulu. Diharapkan hal itu akan berimbas pada pariwisata Bengkulu juga akan terasa lebih hidup.

"Apalagi masyarakat sekarang mudah tertarik dengan sesuatu yang unik dan berkarakter," kata dia pula.

Lebih lanjut Hermi menjelaskan, banyak contoh diberitakan berbagai media massa bahwa kawasan-kawasan yang unik selalu diserbu pengunjung.

"Diberitakan, kebun bunga yang mempesona, banyak yang datang ke sana, juga pondok unik di pinggir pantai, mereka datang ke sana walaupun hanya untuk berfoto, bahkan kebun bunga dan pondok tersebut sampai rusak karena karena pengunjung melebihi kapasitas," ujarnya pula.

Kawasan China Town dikelilingi oleh destinasi wisata Bengkulu. Pada bagian barat diapit Pantai Malabero, di bagian timur ada Tugu View Tower Tsunami dan rumah dinas gubernur Bengkulu. Sebelah utara atau gerbang China Town saling berhadapan dengan Benteng Marlborough, dan di selatan merupakan salah satu jalan masuk ke Pantai Panjang Bengkulu.

Asal Muasal Tionghoa Sekitar tahun 1700 Masehi, etnis Tionghoa datang ke sejumlah daerah di Tanah Air, termasuk datang ke Pulau Sumatera. Etnis Tionghoa masuk ke daerah pesisir Sumatera yang memiliki dermaga, seperti Sumatera Barat, Palembang, Lampung serta daerah di bagian utara Pulau Sumatera.

"Salah satunya warga Tionghoa masuk ke Sumatera Barat atau Riau pegunungan. Dari sana asal etnis Tionghoa di Bengkulu," kata pakar sejarah yang juga akademisi Universitas Bengkulu, Agus Setiyanto MHum Dari Sumatera Barat sebagian warga etnis Tionghoa pindah ke Kota Bengkulu. Migrasi tersebut diperkirakan terjadi sekitar tahun 1800 Masehi.

"Dulu mereka hidup berpindah-pindah karena miskin, dan masuklah ke Bengkulu lewat jalur perdagangan," katanya.

Sampai di Bengkulu, usaha perdagangan etnis Tionghoa dan pekerjaan di bidang lainnya membuahkan hasil. Kesejahteraan mereka meningkat dan menjadi salah satu etnis yang diperhitungkan pemerintah penjajah Inggris yang berkuasa di Bengkulu saat itu.

Menurut Agus, dalam dokumen sejarah dari Kolonel Nawis yang ditugaskan untuk persiapan pertukaran wilayah jajahan dari pemerintah Inggris ke Kolonial Belanda tergambar kondisi tersebut.

"Itu terjadi pada tahun 1823," kata dia pula.

Bahkan berdasarkan dokumen sejarah, juga dijelaskan dua orang etnis Tionghoa mendapatkan jabatan penting di Pemerintahan Inggris di Bengkulu. Keberhasilan tersebut mendorong warga etnis Tionghoa di Bengkulu mulai membangun permukiman. Salah satunya, yakni bernama China Town atau dikenal dengan Kampung Cina.

Tidak hanya tinggal di permukiman, warga keturunan Tionghoa itu sampai sekarang hidup berdampingan dengan masyarakat pribumi. Hidup damai bersama masyarakat asli Bengkulu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK: Imlek, Semoga Damai, Makmur dan Bahagia

JK: Imlek, Semoga Damai, Makmur dan Bahagia

News | Senin, 08 Februari 2016 | 10:27 WIB

Mengintip Kemeriahan Imlek di Kuil Dinasti Qing Cina

Mengintip Kemeriahan Imlek di Kuil Dinasti Qing Cina

Lifestyle | Senin, 08 Februari 2016 | 10:21 WIB

Barongsai Hibur Penumpang Commuterline

Barongsai Hibur Penumpang Commuterline

Foto | Senin, 08 Februari 2016 | 09:33 WIB

Ini Doa yang Paling Banyak Dipanjatkan Warga Cina saat Imlek

Ini Doa yang Paling Banyak Dipanjatkan Warga Cina saat Imlek

News | Senin, 08 Februari 2016 | 09:32 WIB

Makna di Balik Tradisi Bagi-bagi Angpao saat Imlek

Makna di Balik Tradisi Bagi-bagi Angpao saat Imlek

Lifestyle | Senin, 08 Februari 2016 | 09:18 WIB

Ini Alasan Puluhan Ribu Turis asal Cina Rayakan Imlek di Bali

Ini Alasan Puluhan Ribu Turis asal Cina Rayakan Imlek di Bali

News | Senin, 08 Februari 2016 | 08:58 WIB

Jokowi Ucapkan Selamat Imlek, JK Duluan 'Bagi Angpao' di Twitter

Jokowi Ucapkan Selamat Imlek, JK Duluan 'Bagi Angpao' di Twitter

News | Senin, 08 Februari 2016 | 08:50 WIB

Mengenal Ciam Si, Ritual Meminta Petunjuk Kepada Dewa

Mengenal Ciam Si, Ritual Meminta Petunjuk Kepada Dewa

Lifestyle | Senin, 08 Februari 2016 | 08:47 WIB

Imlek di Kupang, Tahun Monyet pun Dipercaya Bawa Keberuntungan

Imlek di Kupang, Tahun Monyet pun Dipercaya Bawa Keberuntungan

News | Senin, 08 Februari 2016 | 02:23 WIB

Kelenteng di Bandung Bersiap Rayakan Tahun Baru Cina

Kelenteng di Bandung Bersiap Rayakan Tahun Baru Cina

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 20:47 WIB

Terkini

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Pakai Hair Oil yang Benar agar Rambut Tidak Lepek dan Lebih Berkilau

Cara Pakai Hair Oil yang Benar agar Rambut Tidak Lepek dan Lebih Berkilau

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:29 WIB

Wira's Playroom Buka Ruang Belajar Inklusif, Tawarkan Pendekatan Belajar Sesuai Kebutuhan Anak

Wira's Playroom Buka Ruang Belajar Inklusif, Tawarkan Pendekatan Belajar Sesuai Kebutuhan Anak

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:26 WIB

KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai

KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai

Bekaci | Selasa, 03 November 2026 | 12:26 WIB

Ramalan Zodiak Sagitarius Sepanjang November 2026: Siap Sambut Kejutan Akhir Tahun

Ramalan Zodiak Sagitarius Sepanjang November 2026: Siap Sambut Kejutan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:25 WIB

Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas

Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 12:24 WIB

Penyusutan Gletser Picu Ancaman Krisis Air di Masa Depan: Siapa Paling Terdampak?

Penyusutan Gletser Picu Ancaman Krisis Air di Masa Depan: Siapa Paling Terdampak?

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:24 WIB

×