Doa Imlek di Mataram untuk Menghadapi MEA

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Februari 2016 | 11:05 WIB
Doa Imlek di Mataram untuk Menghadapi MEA
Ilustrasi perayaan imlek di Yogyakarta, Senin (8/2/2016). (Antara)

Suara.com - Warga keturunan Tionghoa di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mendoakan kondisi Indonesia menjadi lebih baik di Tahun Baru Imlek 2567. 'Tahun Monyet Api' ini harus penuh dengan semangat bekerja.

"Kita doakan Indonesia menjadi semakin damai dan makmur. Saya kira di Tahun Monyet Api ini kondisi ekonomi dan keamanan di Indonesia, akan bergerak lebih cepat," kata tokoh masyarakat Tionghoa, S Widjanarko, di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (8/2/2016).

Menurutnya, situasi perpolitikan di Indonesia sudah lebih baik. Kondisi itu ditandai dengan sejumlah partai politik yang sebelumnya menjadi oposisi, sudah bergabung dalam koalisi pemerintahan untuk mendukung program pembangunan, demi kesejahteraan rakyat.

"Sudah ada tanda-tanda bagus. Partai Persatuan Pembangunan, Golkar sudah bergabung mendukung pemerintahan," ujar Widjanarko.

Salah satu pengusaha sukses di Kota Mataram itu berharap di 'Tahun Monyet Api' ini semangat persatuan rakyat Indonesia untuk bekerja dan membangun negeri akan semakin kuat.

Rakyat Indonesia pun diharapkan mampu menghadapi berbagai situasi dan persaingan dengan negara-negara lain. Terutama setelah diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Kita tidak bisa bekerja sendiri, semua harus bermasyarakat. Kalau dikerjakan bersama-sama semua tantangan akan bisa dihadapi dengan mudah," kata Ketua Panitia Perayaan Imlek 2567 Vihara Bodhi Dharma ini.

Tokoh masyarakat Tionghoa lainnya, Hendy Tang Prabowo, juga berharap kondisi ekonomi Indonesia menjadi lebih bagus dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun Monyet Api, adalah tahun penuh semangat untuk perubahan menjadi lebih bagus, baik di bidang politik, ekonomi dan keamanan," ujarnya.

Puncak ritual perayaan Tahun Baru Imlek 2567, digelar pada Senin iini mulai pukul 24.00 WITA. Warga keturunan Tionghoa menggelar ritual sembahyangan di lima vihara, yang tersebar di Kecamatan Ampenan dan Cakranegara.

Salah satu vihara tertua di NTB, yang banyak didatangi warga keturunan Tionghoa, adalah Vihara Bodhi Dharma atau Klenteng Po Hwa Kong, di Jalan Niaga, Ampenan. Selain menggelar ritual ibadah, warga keturunan Tionghoa di Kota Mataram, juga menggelar berbagai jenis kegiatan bakti sosial sebagai rangkaian menyambut Tahun Baru Imlek 2567.

Kegiatan sosial yang dilakukan mulai 30 Januari, yakni pemberian bantuan untuk keluarga prasejahtera di enam lingkungan yang ada di sekitar Klenteng Po Hwa Kong. Selain itu, merayakan Imlek bersama warga lanjut usia dan umum dirangkai bakti sosial di Gedung Hakka Narmada, Kabupaten Lombok Barat, pada 21 Februari 2016.

Rangkaian perayaan tahun baru Imlek 2567 diakhiri dengan ritual sembahyangan penyambutan Cap Go Mek 2016, dirangkaian dengan bakti sosial pembagian berkat dan bayar niat, atraksi barong sai, acara makan mi panjang umur dan hiburan. Kegiatan ini digelar pada 22 Februari mulai pagi hingga malam hari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imlek Juga 'Milik' Semua Umat Beragama Keturunan Tionghoa

Imlek Juga 'Milik' Semua Umat Beragama Keturunan Tionghoa

News | Senin, 08 Februari 2016 | 10:51 WIB

Cerita "China Town" Bengkulu yang Masih Terabaikan

Cerita "China Town" Bengkulu yang Masih Terabaikan

News | Senin, 08 Februari 2016 | 10:46 WIB

JK: Imlek, Semoga Damai, Makmur dan Bahagia

JK: Imlek, Semoga Damai, Makmur dan Bahagia

News | Senin, 08 Februari 2016 | 10:27 WIB

Mengintip Kemeriahan Imlek di Kuil Dinasti Qing Cina

Mengintip Kemeriahan Imlek di Kuil Dinasti Qing Cina

Lifestyle | Senin, 08 Februari 2016 | 10:21 WIB

Barongsai Hibur Penumpang Commuterline

Barongsai Hibur Penumpang Commuterline

Foto | Senin, 08 Februari 2016 | 09:33 WIB

Ini Doa yang Paling Banyak Dipanjatkan Warga Cina saat Imlek

Ini Doa yang Paling Banyak Dipanjatkan Warga Cina saat Imlek

News | Senin, 08 Februari 2016 | 09:32 WIB

Makna di Balik Tradisi Bagi-bagi Angpao saat Imlek

Makna di Balik Tradisi Bagi-bagi Angpao saat Imlek

Lifestyle | Senin, 08 Februari 2016 | 09:18 WIB

Ini Alasan Puluhan Ribu Turis asal Cina Rayakan Imlek di Bali

Ini Alasan Puluhan Ribu Turis asal Cina Rayakan Imlek di Bali

News | Senin, 08 Februari 2016 | 08:58 WIB

Jokowi Ucapkan Selamat Imlek, JK Duluan 'Bagi Angpao' di Twitter

Jokowi Ucapkan Selamat Imlek, JK Duluan 'Bagi Angpao' di Twitter

News | Senin, 08 Februari 2016 | 08:50 WIB

Mengenal Ciam Si, Ritual Meminta Petunjuk Kepada Dewa

Mengenal Ciam Si, Ritual Meminta Petunjuk Kepada Dewa

Lifestyle | Senin, 08 Februari 2016 | 08:47 WIB

Terkini

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:50 WIB

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:40 WIB

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:21 WIB

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:47 WIB

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:08 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB