Intelijen: Banyak Penyelewengan Dana Otsus Papua

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 09 Februari 2016 | 14:50 WIB
Intelijen: Banyak Penyelewengan Dana Otsus Papua
Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso didampingi Deputi 6 Bidang Komunikasi dan Informasi Bambang Wiyono dan Deputi 2 Bidang Dalam Negeri Tamrin [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mencatat banyak penyelewengan di alokasi dana otonomi khusus untuk Papua dan Papua Barat. Dana triliunan rupiah itu tidak tepat sasaran.

Hal ini disampaikan Sutiyoso dalam rapat kerja dengan DPD bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan serta Wakil Gubernur Papua Barat Irene Manibuy di Ruang Komite I, DPD, Jakarta, Selasa (9/2/2016)

"Perdasus (Penerimaan dana Otsus) untuk jadi guide pelaksana otsus. Alokasi pembagian dana otsus, banyak terjadi praktek penyelewengan dana Otsus," ucapnya.

 Hanya saja Sutiyoso mengklaim pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) di Papua telah mengakomodir berbagai aspek seperti keadilan, kesejahteraan dan keamanan.

"Otsus yang diberikan mengakomodir pertama bidang ideologi, pemerintah memberi kebebasan untuk beribadah. Fasilitas bagi pemuka agama juga Politik kebebasan untuk berserikat dan berpendapat. Pendirian ormas dan LSM lokal," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sutiyoso memberi masukan KPK perlu menelisik ke mana saja dana ini mengalir ke tempat yang tidak semestinya. Selain itu BPK juga perlu memeriksanya.

"Kita perlu evaluasi otsus Papua setiap tahun. Setiap tahun, harus kita evaluasi, kita pisahkan secara jelas dananya. Dan perlu adanya KPK menindaklanjuti temuan BPK (penyelewenangan dana otsus Papua)," kata dia.

Tahun 2016 ini dana otsus yang diberikan ke Papua sebesar Rp5 triliun. Dana ini naik di banding tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPD, BIN dan Dua Gubernur Rapat Otsus Papua

DPD, BIN dan Dua Gubernur Rapat Otsus Papua

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 11:28 WIB

Masyarakat Peringati 161 Tahun Injil Masuk Papua

Masyarakat Peringati 161 Tahun Injil Masuk Papua

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 11:42 WIB

Protes, Jenazah Pelajar Diarak ke Kantor Wali Kota Sorong

Protes, Jenazah Pelajar Diarak ke Kantor Wali Kota Sorong

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 15:36 WIB

Menapak Sejarah Injil Masuk ke Papua

Menapak Sejarah Injil Masuk ke Papua

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 13:44 WIB

Bank Papua Selenggarakan Pameran Rumah Murah

Bank Papua Selenggarakan Pameran Rumah Murah

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 21:25 WIB

BIN Ajak 10 Anggota OPM Tamasya ke Jakarta

BIN Ajak 10 Anggota OPM Tamasya ke Jakarta

News | Senin, 01 Februari 2016 | 17:38 WIB

Pokja Papua: Kunjungan Jokowi ke Papua Memang Amat Penting

Pokja Papua: Kunjungan Jokowi ke Papua Memang Amat Penting

News | Senin, 01 Februari 2016 | 04:38 WIB

Inilah 2 Penyebab Program Otsus Papua Belum Efektif

Inilah 2 Penyebab Program Otsus Papua Belum Efektif

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 04:27 WIB

Pokja Papua: Perempuan Papua Hadapi Tekanan Sangat Berat

Pokja Papua: Perempuan Papua Hadapi Tekanan Sangat Berat

News | Senin, 01 Februari 2016 | 02:41 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB